Saka menghela nafas pelan sambil berjalan keluar dari ruang kepala sekolah,lebih tepatnya ruangan om nya.
"Ah,lain kali gue mau berantem lagi,biar dikasi permen lagi,asikk"
Ingin sekali rasanya saka menampar mulut nata yang berada di sampingnya.
"Idih,permen gue lo embat bangke"ucap Justine kesal.
"Satu doang,elah"
"Boleh juga berantem tiap hari,biar dapet permen tiap hari juga,anjayy"ucap atha bergurau.
"Heh!kagak boleh ngomong anjayy!" Nata memukul lengan atha.
"Lah iya anjayy!" jawab atha sambil menepuk pelan mulutnya.
Saka menggeleng tak habis pikir,tadi saat pak badai selesai mengantarkan mereka ke ruang kepala sekolah,mereka kira mereka akan dimarahi dan diceramahi mati-matian,ternyata—
Flashback on
"Kalian ini,bapak sudah tidak tahu lagi bagaimana menghadapi kalian,kalian sekarang akan bapak bawa ke ruang kepala sekolah"ucap pak badai sambil menurunkan kacamatanya.
"Dihh"sahut nata berani.
"Ayo ikut bapak"
Semua mengikuti pak badai menuju ruang kepsek,saat sampai di depan pintu,pak badai masuk,dan menyuruh mereka menunggu diluar.
"Pa banget kita disuruh nunggu"ujar nata.
"Diem deh lo nat,pusing pala gue denger lo ngomong terus"ucap atha sambil menatap nata tajam.
"Elah,gue cuma—"
"Masuk"ucap pak badai tiba-tiba muncul di depan pintu.
"Bangke,kaget gue"ujar nata pelan.
"Nongol kayak anabelle aja ni orang"sambung Justine.
"Masuk kemane pak?"tanya atha,berani.
"Ke neraka"jawab pak badai sambil tersenyum,pasrah.
"Wehh,bapak aje lah,jangan ajak-ajak kita,saya ma—"
Ucapan nata terpotong ketika saka yang dari tadi diam di belakang nya menerobos masuk ke dalam.
"Dahlah"ujar Justine,lalu menyusul saka,diikuti oleh atha dibelakangnya.
"Lah gue?"
"Sudah saya bilang,kamu masuk neraka saja,nak"
"Kapan-kapan aja deh pak,kalau saya udah nikah sama yuqi g-idle ya"ucap nata,lalu masuk ke dalam sambil tersenyum.
"Jual aja jual,budak tak da akhlaq" ujar pak badai mendramastis.
"Weh anjay"ucap nata terkejut,saat masuk ke ruang kepala sekolah.
"Nat" tegur Justine sambil menepuk pundak nata pelan.
"Oke,lupa"
Atha yang disamping saka langsung menoleh ke arah saka yang sedang bersedekap dada sambil memperhatikan om nya yang sedang memainkan game diponselnya.
"Kalah gue ama bapak-bapak"ucap Justine sambil geleng-geleng.
"Oh,kalian sudah datang,silahkan duduk"ujar pak Johnny,kepala sekolah Sma atlantika sambil tersenyum ramah.
Saka dan atha duduk di kursi yang berada di depan meja pak Johnny,sedangkan nata dan Justine berdiri di belakangnya.
"Saya dengar kalian habis berantem"ucap pak Johnny yang tiba-tiba datar,membuat nata dan Justine menelan ludahnya,sedangkan saka dan atha masih santuy di depan.

KAMU SEDANG MEMBACA
ALASKAR (Hiatus)
Ficção AdolescenteALASKAR geng penguasa SMA ATLANTIKA. Saka Guntur Cakrawala,ketua Alaskar angkatan ke-6,paling disegani di sma Atlantika,sifatnya dingin. Yang bertemu kembali dengan gadis lupa ingatan,yang berstatus sebagai pacarnya. [SLOW UPDATE] [Follow dulu sebel...