3

2.8K 19 0
                                    

Typo bertebaran

Bila ada salah kata langsung komen aja ok.

***

Pagi menyambut kerusuhan rumah Nila, kala itu Nila yang sedang memasak dan mengendong Atha disamping sangat terganggu dengan tingkah Vino dan Albi, yang sedaritadi kejar kejaran tanpa tau tempat tinggalnya yang baru, Biyan yang paham akan kewalahan tantenya seketika membentak Vino dan Albi

"Vino Albi" teriak Biyan memenuhi ruang makan, Nila yang tadinya menambahkan kecap kedalam nasgornya malah kebanyakan akibat teriakan ponakan sulungnya

Dan seketika Vino dan Albi berjalan menuju meja makan dan menunduk dihadapan abangnya

"Ke-kenapa bang?" Tanya Albi polos

"Kamu itu tau nggak si kita lagi dimana, kalau mau kejar kejaran jangan disini mending ditaman aja sana. Sekalian nggak usah balik bisanya bikin emosi aja" ujar Biyan ngegas

"Emang boleh tan aku ditaman, aku nggak sekolah nggak apa apa?" Tanya Vino polos, dan seketika Nila langsung menghampiri Vino dan Albi yang masih binggung dengan kalimat yang terlontar dari mulut Biyan

"Hufff....Vino Albi kalau mau main jangan disini ya, mending ditaman belakang aja nanti dan sekarang kalian buruan gih cepet makannya ntar telat loh" ucap Nila dengan kesabaran penuh

Setelah semua keponakannya selesai makan ia pun seera membereskan piring dan gelas mereka untuk dibawa di wastafel

"O iya tan ntar yang jaga Atha siapa" tanya Davin yang sedang memakai sepatu sekolahnya

"Tante ijin nggak ngantor dulu Dav, ntar tante telfon temen rante ajadeh"

"Ohh yaudah" ujar Davin

"Yang nganter kita siapa dong tan?" Tanya Albi

"Ya tante lah, ayo kalian semua naik kemobil tante. Kalau nggak muat saling pangku yaa" ucap Nila disertai kekehannya

Sesudah mengantarkan para keponakannya sekolah, Nila berhenti di ruang tamu dan duduk disofa single sambil memangku Atha yang baru saja tidur, dan langsung saja ia merogoh saku celanannya dan menelfone Vivi sahabat tercintannya

"Assalamualaikum Vi"

"Waalaikumsalam, Nil lo niat kerja nggak sii gwe tadi kena semprot ama pak CEO baru gara gara proposal yang di Lombok nggak ada" ucap Vivi panjang lebar

"Maaf maaf, gwe ijin nggak berangkat dulu Vi, ada keponakan gwe yang numpang dirumah gwe karna dia masih kecil Vi, gwe pun belom dapet pembantu rumah tangga yang ngebantu gwe buat urusin 8 keponakan gwe" ujar Nila

"Ihh anjir lo Nil, besok kalok lo masuk gimana gwe kasihan ama lo gwe yakin pasti besok lo bakal kena semprot ama pak Wil loh Nil"

"Udahh ahh nggak terlalu penting juga, yang terpenting sekarang gwe butuh art ni Vi...lo ada kenalan apa temen yang bisa bantu gwe nggak"

"Kalau art tinggal cari di biro tempat khusus art yang sudah handal gampang kalik Nil"

"O iya ya xixixixi, gwe lupa"

"Dasar lo Ni-

"Vivi mana proposal temen kamu itu, hrus saya cek lagi" ucap Wiliam marah marah diruangan Vivi

Nila yang tau suara siapa tadi lantas ia langsung mengirimkan file tersebut ke email Vivi

"Ma-maaf pak tadi Nila katanya mau ambil cuti pak, ngabarinya juga mendadak banget pak" ucap Vivi menunduk

"Nggak disiplin banget" ketus Wiliam

"Saya nggak mau tau pokonya saya mau file itu selesai saat ini juga, saya tunggu kamu diruangan saya" ujar Wiliam

komplek 8 keponakanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang