Tiongkok, Jilin 16 Agustus 2016
07:00 AM
Jia dan keluarganya hari ini akan berangkat ke korea, pagi ini mereka sudah ada di bandara Internasional Longjia Changchun dan sedang menunggu keberangkatan menuju korea.
"kalian udah sarapan?"tanya ibu Jia kepada anak anaknya.
"udah"jawab sang anak pertama kepada ibunya dan diangguki oleh ibunya.
"Jia belum mah"jawab Jia kepada ibunya, ibunya pun terlihat bingung.
"loh? kamu kenapa belum sarapan?"tanya ibu Jia kepada sang anak dan mengusap kepala Jia lembut.
"tadi Jia gak sempat sarapan"jawab Jia sambil cemberut, ibunya pun yang melihat hanya terkekeh kecil.
"yaudah kamu cari makan aja, di temenin kakak ya"ucap ibu Jia sambil melirik ke arah sang kakak sekilas, Jia pun tersenyum.
"yaudah mah, Jia cari makan dulu ya, ayo kak"ajak Jia, sang kakaknya pun mau tidak mau harus menurutinya karena demi sang adik, setelah Jia dan kakaknya pergi, ayahnya Jia yang habis dari toilet pun menghampiri sang istri yang sedang duduk sendirian di ruang tunggu.
"Mei, dimana Jia dan Biao?"tanya sang suami kepada istrinya itu, kemudian sang suami pun duduk di sebelah istrinya.
"mereka sedang mencari makanan, karena Jia tadi tidak sempat sarapan"jelas Mei yang berstatus sebagai ibunya Jia dan Jun yang berstatus sebagai ayahnya Jia pun hanya mengangguk saja, tidak lama setelah Mei dan Jun berbincang, Jia dan Biao pun datang sambil membawa 2 paper bag makanan.
"Biao, mengapa banyak sekali makanan?"tanya Mei ketika melihat 2 paper bag makanan yang di pegang oleh Biao, sedangkan Jia sedang asyik memakan es krim nya.
"tadi Biao sama Jia beli makanan ringan juga selain makanan berat"jelas Biao dan hanya di angguki oleh Mei, Jia dan Biao pun memilih untuk duduk dan mereka berdua sibuk dengan ponselnya, sedangkan kedua orang tuanya hanya berbincang-bincang, setelah 2 jam mereka menunggu, akhirnya ada panggilan untuk penerbangan ke korea, mereka pun bersiap siap untuk masuk ke gate dan akan di periksa passportnya, setelah semuanya sudah di periksa passportnya, mereka pun langsung mencari tempat duduk yang sudah di tentukan, Jun memesan tiket Business Class, setelah mereka mendapatkan tempat duduk yang sudah di tentukan, mereka pun akhirnya duduk, Mei dan Jun duduk di kursi yang bertiga bersama Biao, sedangkan Jia duduk di dekat jendela bersama orang asing, setelah beberapa menit menunggu, akhiranya pesawat pun mulai melaju, Jia pun hanya melihat pemandangan di luar lewat jendela, sungguh menakjubkan, Jia pun hanya memakai earphone nya dan menikmati lagu yang chill, Jia memutuskan untuk tidak tidur terlebih dahulu, karena sebentar lagi pihak pesawat akan memberikan makan, tidak lama semua pramugari dan pramugara keluar dari tempatnya untuk mengelilingi pesawat dan menawari makanan, setelah Jia menerima makanannya, Jia pun langsung memakannya, tetapi saat Jia sedang makan, ada seorang lelaki yang seumuran dengan Jia meminta tisu karena ia kehabisan tisu.
"permisi, boleh kah aku meminta sedikit tisu?"tanya seseorang itu sedikit ragu, Jia pun hanya mengangguk sambil tersenyum manis, Jia pun mengambilkan tisunya dan memberikannya kepada lelaki itu.
"terima kasih"ucapnya setelah menerima tisu dari tangan Jia, Jia hanya mengangguk dan melanjutkan makannya, setelah selesai makan, Jia memilih untuk tidur dengan memakai penutup mata yang di sediakan oleh pihak pesawat, tak lama Jia pun terelelap.
imut -?
siapa tu kira kira? hm dikit ya, maaf lagi buntu banget soalnya, ga perlu di ingetin lagi kalian pasti tau kan? maaf kalo banyak typo, terima kasih.
( re :percakapan yang di miringin itu lagi pake bahasa cina. )

KAMU SEDANG MEMBACA
lucid dream || mark lee [ on going ]
Teen Fictionseorang remaja berumur 20 tahun yang sering mengalami lucid dream, dimana seseorang sadar bahwa mereka sedang bermimpi, hal ini ada hubungannya dengan masa lalu, satu hal yang harus kalian ingat, mereka bertemu dengan orang yang sama di masa lalunya...