'Lo gak boleh kalah sama ketakutan lo Aynara..'
Now playing : mata ke hati-hivi
🐯🐯🐯
"Siapa Shila yang lo maksud?" perkataan Reno membuat Tiva dan Dania kikuk. Ayna malah berdiri dan menantang Reno.
"Bukan urusan lo!" Perkataan Ayna membuat Reno emosi. Reno menggebrak meja Ayna lalu membuat Tiva dan Dania ikut berdiri di belakang Ayna.
"No,tahan!" ujar Vino dibelakang Reno.
"Jawab! Lo punya mulut kan?!" Bentak Reno di depan wajah Ayna. Ayna menggertakan gigi nya dan memeras rok nya.
"Mau lo apa sih?! Siapa dia juga bukan urusan lo! Apa sih peduli lo?! Angkuh,Sok jago,Gak punya hati. Jadi siapa dia juga bukan urusan lo,karena kalo gue ceritain juga lo gak akan peduli. Karena yang ada di otak lo cuma uang,uang,dan uang!" Tegas Ayna sembari terus menahan air mata yang sudah membendung. Ayna tidak bisa dibentak,sedikit saja Ayna dibentak Ayna akan langsung merasa sedih.
Reno melemparkan tamparan keras pada pipi Ayna namun tidak terkena pada pipi Ayna tapi justru tangan Reno dicekal oleh Danta yang baru saja berdiri di depan Ayna. Danta menggeleng sembari melepaskan tangan Reno. Ayna sudah menangis dibelakang punggung Danta.
"Lo nyadar gak siapa yang mau lo tampar? dia ini cewek no!" ujar Danta tegas pada Reno. Danta selalu jadi malaikat pelindung Ayna dimanapun Ayna berada. Janji Danta adalah selalu melindungi Ayna dari siapapun yang ingin menyakitinya.
"Gue cuma nyuruh dia buat jawab. Lo gak akan ngerti Ta!" Reno mengatakannya dengan tegas lalu pergi dari kantin diikuti oleh Vino dan Ergo dibelakang nya. Enzo dan Aksa langsung menghampiri Ayna.
"Neng,maafin Reno ya" ujar Enzo sembari menepuk bahu Ayna dan langsung pergi bersama Aksa. Ayna kembali terduduk lemah dan masih terkejut dengan cara Reno membentak nya. Tiva dan Dania terus menenangkan Ayna. Danta duduk disebelah Ayna dan mencoba membuat Ayna merasa baik baik saja.
"Kenapa Reno bisa sampai ngebentak lo gitu?" tanya Danta dengan tutur katanya yang lembut namun Ayna malah melemparkan tatapan kosomg pada Danta lalu pergi meninggalkan kantin. Tiva dan Dania saling lihat lalu menyusul kepergian Ayna.
🐯🐯🐯
Reno masih terus memikirkan kejadian di kantin tadi. Bagaimana bisa si cewek menyebalkan itu menyebut nama adik nya. Reno berfikir apalah Ayna dan Shila adiknya saling mengenal atau Shila yang Ayna maksud bukanlah adiknya. Saat teman temannya sedang fokus mendengar penjelasan dari Pak Prawoto fikiran Reno justru hanya fokus pada Shila. Apa Shila baik baik saja diluar sana dengan mama nya atau justru sebalik nya.
"Reno!" pak Prawoto memanggil Reno dari depan karena menyadari tatapan Reno yang kosong. Tak menyadari dirinya dipanggil pak Prawoto,Vino pun menepuk bahu Reno dan membuat Reno tersadar.
"Mikirin apa kamu dari tadi? jelaskan ulang apa yang saya jelasin di depan tadi!" Reno terdiam mendengar perintah pak Prawoto lalu mengangkat kedua pundak nya acuh.
"Keluar kamu! Gak usah ikut pelajaran bapak sampai pulang" ujar pak Prawoto dengan nada tegas namun Reno menurutinya dengan pasrah karena memang ini yang dia butuhkan,keluar dari kelas dan mencari udara segar. Saat Reno berjalan keluar kelas pak Prawoto kembali memanggilnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Reno Baskara
Fiksi RemajaAynara Lily Handini cewe remaja seperti remaja kebanyakan yang harus nya menikmati masa SMA dengan indah tapi justru malah dipertemukan dengan Reno Baskara Hanggana,putra bungsu dari keluarga Hanggana Keluarga yang dikenal kaya raya. Kedekatan Aynar...
