Part 5

74 10 22
                                    

Pernikahan mereka akan digelar bulan depan. Waktu yang cukup singkat karena mereka harus mengurusi banyak persiapan. Mamanya dan Ibu Sehun sudah berpesan agar ia santai saja karena mereka yang akan mengurus semuanya. Lu Han sudah terlalu lelah untuk berpikir, jadi ia setuju menyerahkan semua tetek bengek pernikahan kepada para tetua. Mamanya terlihat lebih dari senang mendengar hal ini.

Dulu mama pernah bercerita bahwa pernikahannya sangat megah. Mereka mengundang hampir semua orang di kota dan mamanya merancang semuanya sendirian. Ia memiliki percaya diri yang tinggi bisa mewujudkan pernikahan impian untuk putrinya.

Lu Han percaya itu. Mamanya memiliki bakat mengorganisir acara dengan baik, tapi ia juga punya batasan karena ialah yang akan menikah. Lu Han selalu ingin pernikahan yang sederhana, namun berkesan. Semua orang yang hadir harus ikut merasakan kebahagiaan juga.

Ia juga harus menaruh perhatian pada publik. Meskipun tidak pernah memiliki kehidupan model yang mencolok, Lu Han tetaplah salah satu model Asia ternama di Amerika. Ia tidak ingin terlalu mencuri perhatian. Apalagi pernikahannya cukup mendadak, spekulasi orang di luar bisa sangat mengejutkan. Oleh karena itu, ia memastikan bahwa undangan hanyalah keluarga terdekat dan tidak ada media.

Membayangkan tentang pesta pernikahan, membuatnya terpikir tentang Oh Sehun. Sudah seminggu berlalu dan mereka belum sempat berbicara satu sama lain. Ia hanya mendengar dari Mama bahwa Sehun sedikit sibuk dengan pekerjaannya karena harus menunda kepergian ke Amerika.

Mereka harus pergi ke kantor pencatatan sipil untuk mendaftarkan pernikahan. Mama bilang waktu yang tepat adalah hari Kamis karena biasanya mereka akan sangat sibuk di awal minggu. Lu Han sedang menunggu Sehun menjemputnya sekarang.

Sejujurnya, Lu Han sedikit gugup. Setelah menetapkan hati untuk menerima perjodohan ini, bagaimana ia harus menghadapi Sehun? Haruskah ia diam saja ketika Sehun tiba? Atau haruskah ia memberikan perhatian lebih untuk Sehun? Duh, pertemuan ini membuat Lu Han lebih gugup dari pertemuan pertama.

Satu hal lagi yang perlu Lu Han khawatirkan adalah agensinya. Ia belum menghubungi mereka sama sekali. Ia dijadwalkan untuk kembali ke New York tepat setelah pernikahan Chanlie selesai. Pernikahan Chanlie sudah berakhir 3 minggu yang lalu dan Lu Han masih di Beijing. Ia akan bertahan di sana untuk satu bulan lagi. Manajernya akan memakinya ketika ia menelpon. Ia juga harus membicarakan mengenai masalah ini dengan Sehun. Lu Han benar-benar tidak tahu bagaimana cara mengawalinya.

"Lu Han!" terdengar teriakan ayahnya dari ruang tengah. "Sehun sudah di sini!"

"Ya, aku datang!"

Lu Han menyambar mantelnya dan segera keluar. Mereka janjian jam 8.30, jadi begitu kantor buka di jam 9, mereka bisa mendapat antrian pertama.

Sehun terlihat segar dan tampan dengan kemeja putih. Ia menggulung lengan kemejanya hingga ke batas siku, menonjolkan urat-urat di lengannya. Lu Han tidak pernah tahu otot lengan seorang pria bisa menambah ketampanannya.

Lu Han sendiri sebenarnya juga terlihat cantik dengan dress selutut berwarna putih. Pakaiannya menempel di tubuhnya dengan pas, menonjolkan pinggang ramping dan kaki jenjang yang cantik.

Mereka saling menilai penampilan masing-masing selama beberapa detik, tersadar ketika ayahnya berdeham keras.

"Ayah, kami berangkat!"

"Tuan Xi, kami permisi dulu."

Tidak ada yang berkata-kata sampai mobil Sehun meluncur di jalan raya kota Beijing yang hari ini juga berkabut. Lu Han bingung harus memulai pembicaraan dari mana. Sehun juga terlihat sama bingungnya, meskipun sepertinya ia lebih pendiam daripada Luhan. Akhirnya pembicaraan mereka hanya berkisar pada cuaca dan kabar keluarga masing-masing. Untungnya perjalanan cukup singkat, hanya 15 menit dan mereka sudah sampai.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 22, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Something about LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang