Chapter 11

127 5 0
                                        

Queen's P.O.V

Aku sudah reserved tempat untuk 2 manusia.Aku juga telah menunggu disana,tak ada hentinya aku melongok ke luar jendela,memperhatikan setiap taxi yang berhenti ditempat tesebut.

Dan aku memperhatikan taxi bewarna kuning berhenti di depan restorant ini,dan itu adalah Matt.Menggunakan kemeja putih dan celana bahan,ew,terlalu sederhana.

Dia memasuki restorant ini,aku pura pura melihat lihat menu yang diberikan pelayan tadi"Queen?"suara Matt tiba tiba terdengar di dekat mejaku

Aku menoleh"Matt?duduk duduk"kataku yang sok baik

Kami memesan makanan,Matt memesan mac n' cheese dan aku memesan Salad.

Menunggu makanan kami datang,kami bercerita cerita.

"Lo sama emmalynn udah kenal lama ya?"kataku

"Yep,udah dari SD"kata Matt

"Oh,emmalynn itu orang ga mampu ya?"kataku yang sengaja berkata lebih manis dari biasanya

"Iya,dia tinggal di rumah yang kecil,dan dia tinggal cuman sama mamanya.Gue denger denger,dia itu pernah kecelakaan pesawat dan dia kepisah dari keluarganya,terus di temuin sama ibu angkatnya sekarang."kata Matt dengan panjang lebar

Aku sedikit kasihan dengan emmalynn saat mendengar cerita Matt"oh,kasian ya"kataku,"emmalynn tau?"kataku lagi

"Ga,dan jangan kasih tau.Kalo dia tau,dia bisa nangis dan kecewa banget"kata Matt

"Kalo dia nangis emang kenapa?bikin lu rugi?"kataku yang mulai nyolot

"Gue gabisa ngeliat dia nangis queen.Gue juga gamau ngeliat dia nangis."kata Matt

Aku diam,dan aku sadar ternyata emmalynn jauh beruntung daripadaku

"Kalo lu?lu pasti anak orang kaya?"kata Matt

"Gue?haha,engga biasa aja,yang kaya orang tua gue"kataku yang sok rendah hati dan baik

"hahaha,iyasih"kata Matt

Pesanan kami datang.Matt memperhatikanku selama aku makan,jangan jangan dia mulai menyukai aku Hahaha"Matt?kenapa lo ngeliatin gue mulu?"kataku

"Engga gue bingung aja,cewek disini tuh makannya salad.Termasuk lo"kata Matt

"Biar kurus"kataku sambil memakan salad ku

"Kurus?lo udah lebih dari kurus Queen,badan lo udah proposional"kata Matt,wah itu berarti aku memang memiliki badan yang bagus"ini,cobain Mac n' cheese punya gue"kata Matt sambil berusaha memasukan seseondok mac n' cheese ke dalam mulutku

Aku mencoba menghindar,"engga ah matt"kataku

Matt tertawa"cepetan,nanti pendek terus lo"katanya

"Engga ah"kataku

"Cepett,sekali aja deh"kata Matt

"Okay"kataku,aku membuka mulutku lebar dan Matt memasukan sesendok mac n' cheese ke dalam mulutku.

Aku mengunyah makanan tersebut perlahan dan memang benar,makanan ini sangat enak.

Aku mengambil mangkuk berisi mac n' cheese milik matt dan memakannya,sampai habis

"Wou,habis ya?enak kan?"kata Matt

"Ya lumayan"kataku

08.30

Setelah makan,kami pulang menaikki satu taxi."Rumah lo jauh dari sini?"kataku saat taxi mulai berjalan

"Engga terlalu sih,lumayan deket"kata Matt

"Oh okay,karena gue baik,gue bayarin"kataku

"Beneran,oke deh"kata Matt

Lalu kami memasuki sebuah gang dan berhenti di depan rumah yang besar,"makasih ya queen,bye"kata Matt sambil tersenyum dan senyumnya sangat teramat oh my god manis.

"Bye"kataku

Lalu aku kembali ke rumah.Di sepanjang jalan aku berpikir tentang emmalynn dan Matt.

Beruntung sekali emmalynn,memiliki sahabat dan keluarga yang menyayanginya.Sementara aku,keluargaku tak ada yang benar benar menginginkanku di rumah.Sekarang,Jake dan Athalea pasti sedang berpesta karna aku pergi.

Huh.Andai saja aku emmalynn

--
Matt's P.O.V

Aku berbaring di tempat tidurku sesudah makan bersama Queen.

Saat makan malam tadi,kelakuan Queen seperti tidak di buat buat,dan disaat itulah dia mirip emmalynn.

"Matt"emmalynn tiba tiba masuk ke kamarku

Aku merubah posisiku menjadi duduk"kenapa?"kataku

"Lo abis darimana?"kata Emmalynn yang berdiri di ambang pintu

Aku diam,kakiku mulai gemetaran.Haruskah aku menjawab jujur?tapi kalau nanti shawn marah?

"Jawab Matt,jawab aja lama banget buset"kata Emmalynn yang membuatku kaget

"Abis makan sama queen"oops,aku keceplosan.

"Oh,cie... lo suka ya sama queen?cieee!oh iya beruntung lo temenan sama dia,anak orang kaya HAHAHA,yaudah yaa byee"kata emmalynn yang langsung pergi dari kamarku.

Setelah emmalynn pergi,shawn datang"terus aja matt,sampe abis ini emmalynn nangis atau kenapa di kamarnya,semua karna lo sama si cabe cabean yang kaya itu siapa namanya,si qwen"kata Shawn

"Queen"kataku

"Awas lu mat"lalu shawn pergi

Aku hanya menghela nafas berat.

Emmalynn's P.O.V

Aku berbaring di kasur,dan berusaha menangis seperti layaknya perempuan yang sedang cemburu.Tapi tidak bisa

"Kath,caranya nangis gimana sih?"kataku kepada Kath yang sedang membaca buku

"Olesin bawang di bawah mata lo"katanya

"Oh okee"kataku,aku berniat berjalan ke dapur tapi,Shawn memasuki kamarku."hey shawn"kataku

"Lo cemburu ya sama Matt sama Queen?"kata Shawn

Aku diam,aku bingung ingin menjawab apa."cemburu?"kataku,"ngapain woy?!"kataku lagi

"Boong"kata Shawn singkat

"Beneran,gue ga cemburu For God Sake"kataku keras keras

"Okay,tapi kalo nanti lo nangis itu lo artinya boong"kata Shawn sambil mengancamku

"Fine"kataku,"tapi kalo nanti gue boong,lo masih mau temenan sama gue ga?"kataku ragu

Dia mengangguk sambil tersenyum"selalu."katanya singkat dan tenang,"okay bye"kata Shawn sambil menjauh

Aku menghela nafas dan tersenyum,Aku beruntung berkenalan dengan Shawn.

--

Queen's P.O.V

Aku sampai di rumah.Suara musik dari kamar Athalea sangat terdengar keras.Dugaanku benar,jika aku pergi semua senang.Aku masuk ke rumah,dan pergi ke kamarku.

Aku berbaring dengan baju baru yang masih melekat pada tubuhku,lalu berpikir sejenak.Mungkin,aku akan menang taruhan ini.Aku akan menjadi pacar Matt untuk 2 minggu lalu Madison dan Amanda kalah.Mungkin.

Tapi entah kenapa,senyuman Matt masih melekat di pikiranku.Mungkin hanya teringat,tidak sengaja lewat.Mana mungkin aku menyukainya,jangan sampai.

--

Different WaysTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang