Chapter 7

155 9 0
                                        

Shawn's P.O.V

Bel Pulang sekolah telah berbunyi,aku masih mencari emmalynn.Anak anak yang lain sudah keluar dan pulang"Shawn,gue duluan ya"kata Kath yang melewatiku

Aku tersenyum"okey,oh iya,bilangin ya,gue nanti pulang sendiri bye"kataku

"oke,bye"Kath akhirnya keluar.

Aku mencari ke seluruh ruangan,ruang musik,ruang fisika,ruang bahasa,dan lain lain,tapi hasilnya kosong.Emmalynn tidak aku temukan.

1.30

Aku menatap ke arah jam digitalku,dan aku baru menyadari,aku sudah 1 jam di sekolah mencari emmalynn.Mungkin Emmalynn sudah pulang,akhirnya aku memutuskan pulang.

Emmalynn's P.O.V

Dari makan siang tadi,aku di toilet bersama 3 idiot ini.Aku dikunci bersama mereka di toilet ini.Queen,Amanda dan Madison."Jadi apa?"kataku yang daritadi hanya mendengar cacian dari Queen

Aku tak mengerti.Seharusnya,aku dibully,tetapi tak ada satu pun dari mereka yang berani memukulku."Queen,dari tadi kok lu cuma ngomong aja sih,kapan mukulnya"bisik Madison yang masih bisa terdengar keras olehku

Queen akhirnya menghela nafas,mengehela nafas berat dan Tangannya langsung menampar pipiku,perih.Belum sempat membuka mata,Rambutku yang dikuncir,ditarik kuat oleh seseorang,perutku juga dipukul dengan keras,dan mereka terus menendangi kakiku.

Queen memukul pipiku berulang kali,dan akhirnya dia mencekiku"Denger ya..jangan pernah deket sama Matt lagi,dan jangan pernah kasih tau kejadian ini sama siapapun!ngerti?!"katanya,lalu dia melepaskan cekikannya

Aku mengangguk dan mereka pergi,Seluruh wajahku terasa membesar.Aku yang bersandar di dinding mencoba berjalan dan melihat ke kaca,"ugh"kataku.Wajahku penuh dengan luka lebam,hidungku mimisan,sudut bibirku berdarah dan pipiku merah dan bergores.Aku juga mencoba membuka perutku dan luka biru memenuhi perutku.

Aku mencuci semua luka diwajahku,membersihkan darah yang tersisa,dan membereskan rambutku.Akhirnya aku memutuskan untuk keluar,tampak sepi.

Aku melihat ke jam digitalku dan benar ini sudah lebih 1 jam sejak pulang sekolah,aku berusaha secepat mungkin.

Aku berjalan dengan terpincang pincang menuju ke rumah.Langit gelap,berangin dan dingin.Angin bertiup,membuat luka lukaku menjadi lebih perih karena jujur angin membuat semuanya terasa perih.

Gerimis,aku berjalan secepat mungkin,secepat yang aku bisa"ikit lagi huh"kataku yang berusaha mnyemangati diriku.Dan hujan deras turunmberuntung di dekat situ ada halte,jadi aku bisa berteduh beberapa saat dan halte tersebut tidak ramai,hanya ada satu orang disana

Aku berjalan ke arah halte tersebut dan duduk.Cowok tinggi dan berambut coklat berdiri agak ke kiri di depanku dan sepertinya aku mengenalnya.Dia memakai kaus putih di dalam dan jaket jeans yang sangat aku kenal,siapa ya dia?

Aku pun terbatuk dan dia berbalik.Itu SHAWN!,oh tidak,jika dia melihat wajahku yang seperti ini,bagaimana.

"Emmalynn?!"katanya dengan senyuman yang mengembang di wajahnya,"wait muka lo kenapa?"tanyanya dengan wajah bingung.

Dia mendekat ke arahku dan akhirnya duduk di sampingku"gapapa,tadi jatoh dari tangga"kataku

"boong,terus tadi lu darimana?lo ga keliatan pas selesai istirahat"katanya

Wah,aku harus jawab apa?haduh"tadi kan gue jatoh dari tangga,terus gue disuruh ke UKS sama Mrs.Berry"kataku,kurasa kalimatku ini bisa membohongi Shawn

"bohong,gue udah nyari ke UKS dan disana dipake buat praktek kimia seharian penuh"kata Shawn

Waduh,aku diam dan berpikir.Aku berusaha menahan air mata.Dia tersenyum lalu melepaskan jaketnya dan itu membuat tubuhnya terbentuk lalu memasangkannya kepadaku dan dia memelukku,cukup lama,sekitar 1 menit 30 detik

"gapapa,kalo lu ga mau kasih tau.Gue disini."kata Shawn sambil tetap memelukku erat membuatku hangat tapi perutku menjadi sakit

"aw"kataku

Lalu Shawn melepaskan pelukannya"apa?mana yang sakit?"katanya,"sorry hehe"katanya

Aku hanya tertawa dan Shawn tertawa,tapi Matt tidak disini.Apakah dia mencariku saat aku hilang?

--

Matt's P.O.V

Aku tak berhenti menatap ke luar jendela,menunggu Shawn dan Emmalynn pulang.Aku merasa bersalah bertingkah seperti itu kepada Shawn.Dan sekarang,aku benar benar ingin emmalynn pulang dengan selamat.

Tanganku dingin,coba emmalynn disini.Mungkin dia sudah menggengam tanganku dengan kantung berasnya yang bodoh itu.Aku merasa bersalah tidak mencari emmalynn

2.30

Emmalynn dan Shawn belum kembali.Aku menenggak coklat panasku sambil mendengarkan teriakan Radja dan teman temannya yang sedang bermain game.Beberapa menit kemudian,aku melihat Emmalynn yang memakai jaket shawn dan Shawn yang hanya memakai kaus putih dan membawakan tas emmalynn masuk ke rumah

Aku langsung berlari turun ke lantai bawah dan menyapa mereka"Emmalynn"kataku sambil langsung memeluknya

Dia hanya tersenyum tipis dan astaga,ada apa dengan wajahnya?

"lo kenapa?"kataku panik

"jatoh dari tangga"katanya singkat,"makasih ya shawn,gue mau mandi dulu.bye matt"katanya sambil pergi ke kamarnya yang terletak di belakang tangga

Aku diam,Shwn naik ke atas"Shawn"panggilku,"emmalynn beneran jatoh dari tangga?"kataku yang benar benar panik

Shawn berhenti dan menoleh"oh,lu masih peduli sama emma?gue kira cuman peduli sama perasaan lo doang"katanya,lalu dengan santai dia berjalan ke atas

Ugh,mendengar perkataan Shawn tadi membuatku tambah merasa bersalah

--

05.00

Queen's P.O.V

Aku terbaring di kamarku dan berselimut tebal memikirkan perlakuanku terhadap Emmalynn,ada yang mengganjal perasaanku.Aku tak pernah merasa sekejam ini,aku merasa kejam.Aku merasa bersalah memukul emmalynn,dan anehnya aku tak pernah merasa bersalah jika memukul orang selama ini.

Berulang kali aku mencoba menghilangkan perasaan bersalahku dengan memajamkan mata,tapi itu malah membuatku tambah merasa bersalah.Ada apa ini,jangan jangan aku sudah tobat..tidak tidak,tidak mungkin

Ini hanya kebetulan,okay.Aku ingin meminta maaf kepadanya,membersihkan lukanya dan membuatkannya coklat panas,Hey Queen stop.Aku tidak boleh memikirkan hal hal baik terhadap emmalynn,terkadang perempuan harus main kasar.Dan aku harus bermain kasar juga.

--

Different WaysTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang