Part 10_Final End

10 2 0
                                    

Sang Dokter datang. Keito terkejut siapa yang terluka.

"Ah jangan-jangan Dessy-san" seru Yuri.

Lalu mereka berbondong-bondong datang dan melihat Ryosuke sedang menjaga Dessy. Tak lama Hikaru datang pura-pura terkejut walau sebenarnya sudah tahu kalau Dessy sedang terluka.

"Ada apa dengannya ?" tanya Keito.

"Mimisan" jawab Ryosuke.

Dokter pun menangani Dessy agar di obati. Dan akhirnya mimisan benar-benar berhenti dan meminta Dessy agar istirahat.

"Gomenasai" ucap Yuri.

"Tidak apa-apa. Aku sudah mendingan" ucap Dessy.

"Ku rasa kita akhiri saja pesta ini. Sebaiknya kalian menginap saja di sini" saran Keito.

"Menginap ? Duh, aku lapor orang tua dulu" ujar Dessy sambil beranjak mengambil tas.

"Aku saja yang telpon. Kau istirahat saja" cegah Ryosuke seraya pergi.

"Kalau begitu sekarang ngapain ?" tanya Daiki.

"Kita karaokean lagi saja" jawab Hikaru.

"Ah, karena kau orang kaya. Apa kau punya game ccc ?" tanya Daiki.

"Tentu saja punya"

"Asay! Jaa, kita main game yuk" seru Daiki riang.

"Yuri ?" tanya Keito.

"Aku di kamar saja bersama Dessy"

Lalu Yuri mengajak Dessy ke kamar agar bisa beristirahat. Yuri sebelum tidur sibuk treatmen wajah.

Dessy yang kelihatan sedang lelah akhirnya tidur dan tanpa ganti baju yang mana baju di pakainya kotor oleh noda darah.

"Aduh, bagaimana bisa dia tidur pakai baju itu" gumam Yuri.

Yuri pergi dari kamar sedang Dessy masih tidur.

Yuri bertemu dengan Ryosuke yang duduk di dapur bermain ponsel.

"Ryo-chan"

"Lho, kamu belum tidur ?" tanya Ryosuke.

"Aku mau saja tidur tapi Dessy-san belum ganti bajunya jadi aku bingung membangunkanya" keluh Yuri.

"Minta tolong saja sama pelayan"

"Mereka sudah balik ke asrama" jawab Yuri sambil memangku wajah.

"Ryo-chan"

"Kenapa Yuri ?"

"Hmm, apa kau bisa bantu aku bangunin Dessy ?"

"Agak susah sebenarnya"

"Aku mau minta dia ganti baju dulu, aku tidak bisa tidur kalau Dessy tidak ganti baju" pinta Yuri.

Akhirnya Ryosuke pun membantu Yuri untuk membangunkan Dessy. Saat tiba di kamar, Ryosuke masuk lebih dulu tapi tiba-tiba Yuri langsung mengunci dari luar.

"Eh?? Yuri. Kenapa mengunciku ?!"

"Gomenasai Ryo-chan"

Lalu Ryosuke menelpon Yuri.

"Yuri tolong buka pintunya"

"Aku akan bukain besok" tutup Yuri di telpon.

Lalu Ryosuke menelpon Keito namun tidak di angkat, lalu nelpon Hikaru juga tidak di angkat.

"Aish, kenapa jadi begini" rutuk Ryosuke.

Dessy terbangun dan melihat Ryosuke sedang berusaha membuka pintu. Dessy duduk sambil menguap.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 30, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

~ Sayonara Prince ~ [COMPLETE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang