[ON GOING]
❝Tak pernah terpikirkan jika seorang anak sma yang parasnya biasa akan di jodohkan dengan pengusaha terkenal, Mengapa pengusaha itu mau? Sedangkan banyak di luar sana banyak perempuan yang mengantri, apa yang membuat pengusaha itu tertari...
Setelah di rasa Nabila puas dengan liburannya, ia lebih memilih diam saja di rumah sembari menunggu Jaehyun pulang dari kantor, tetapi sesekali Rose, Ong dan Jaehwan main ke rumahnya.
Hari ini hari yang menurut Jaehyun sangat bahagia, kenapa tidak?, Nabila akan ikut ke kantor dengannya dan di perkenalkan sebagai istrinya.
Karena Jaehyun lelah kebanyakan karyawan wanita menanyakan apakah Jaehyun masih single atau sudah mempunyai pacar atau istri?, bahkan ada yang sampai mengira jika Jaehyun itu Playboy, karena ia baik kepada banyak perempuan, padahal dia hanya melakukan tugasnya sebagai lelaki untuk menghargai wanita.
Pagi yang cerah, Nabila terbangun dari tidurnya, karena dia sedang datang tamu bulanan, dia harus tetap membangun Jaehyun untuk sholat subuh.
"Iya ini bangun" Jaehyun dengan perlahan membuka matanya dan mulutnya masih terus-terusan menguap.
"Kakak wudhu dulu ya, habis itu baru aku mandi".
"Iya" Jaehyun beranjak dari ranjang sambil mengumpulkan nyawanya.
Nabila yang melihat itu tertawa kecil, menurutnya jika Jaehyun bangun tidur akan sangat menggemaskan.
Setelah Jaehyun berwudhu, giliran Nabila untuk mandi, saat ia keluar dari kamar mandi di lihatnya Jaehyun sudah tertidur kembali, ia hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum, lalu turun ke bawah.
Nabila pun langsung mengerjakan pekerjaannya ibu rumah tangga pada umumnya.
"Pagi-pagi ngelihat pakaian kotor banyak banget" Dirinya kesal jika bersangkutan dengan mencuci pakaian, meskipun bisa mencuci dengan instan menggunakan mesin cuci, tetapi ia lebih memilh manual menggunakan tangan, hanya saja ketika mengeringkan baru akan memakai mesin cuci.
Di rasa mencuci pakaian selesai, ia pun langsung menjemurnya dengan sedikit cepat dan bisa segera membuatkan sarapan untuk Jaehyun.
Tidak butuh waktu terlalu lama, setelah menjemur pakaian, ia langsung pergi ke dapur dan memasak seperti biasa sambil menunggu Jaehyun turun ke bawah.
Ia tidak lupa jika hari ini akan ikut ke kantor Jaehyun, oleh sebab itu dia cepat-cepat menyelesaikan pekerjaan rumah agar tidak kepikiran.
Waktunya singkat, jadi mau tidak mau ia hanya memasak nasi goreng dan telur mata sapi, karena sudah hampir menunjukkan pukul 7.
Saat Jaehyun turun ke bawah untuk sarapan, Nabila naik ke atas untuk bersiap-siap dan merias dirinya sedikit.
Jaehyun yang terkejut karena Nabila naik ke atas dengan berlarian "Kamu mau ke mana? Temenin aku sarapan".
"Aku mau siap-siap dulu, kamu sarapan aja, aku tadi udah sarapan".
"Kamu kok nggak nunggin aku, malah sarapan sendiri" Rengek Jaehyun seperti anak kecil.
Nabila yang sedikit kesal, tetapi menahan diri "Iya, maaf ya sayang, soalnya aku ingat kalau ikut kamu ke kantor, mangkanya aku sarapan duluan biar bisa siap-siap".
Dan Nabila tidak mendengarkan perkataan Jaehyun lagi, dirinya langsung pergi ke kamar untuk berganti pakaian dan dandan secukupnya.
Ia hanya memakai sedikit bedak, dan lipstik agar tidak terlihat pucat, membiarkan rambutnya terurai, dengan memakai pakaian yang bisa di bilang cukup sederhana.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.