Jika ada yang tulus, mengapa harus mencintai yang lain? Yang belum tentu menerima.
Perasaan ini muncul saat kehadirannya. Jika diteruskan siap patah. Jika berhenti, hati terus berharap.
****
"Jangan sama yang lain ya, aku pengen sama kamu" Kata itu terus terngiang dipikiran ku.
Awalnya kepercayaan hadir, tapi semakin hari semakin menunjukkan bahwa kata itu hanya ilusi kebahagiaan sesaat.
Sadar diri? Ohiya jelas harus. Ada kemungkinan hanya di inginkan tapi tidak untuk dibutuhkan, itulah permainan dalam perasaan. Berat ya? Memang. Sakit ya, padahal bukan siapa-siapa.
Mencintai orang yang salah atau menerima ketulusan seseorang? Itu tergantung lebih siap yang mana.
Pada akhirnya kita bisa berencana dengan siapa, tapi takdir lebih tau cintamu untuk siapa.
@Ys22
