[03]

238 36 2
                                    


"Ku mohon.. berhenti bukan aku pelakunya"
" Dasar kau.. rasakan ini"

Kim Tan melihat siluet Eun Tak yang melewatinya. Dengan suaranya yang bergetar ia pun meminta Ji Eun Tak untuk menolongnya.

"Ji Eun Tak... Tolongggg".

Flashback off

Kim Tan mengingat masa-masa kelamnya saat kecil. Dimana ia dikhianati oleh temen masa kecilnya. Perasaan benci dan ingin balas dendam pun membuncah dalam hatinya.

"Aish.. Kenapa aku tiba-tiba mengingatnya. Kenapa aku tidak bisa melupakannya, dan kenapa tiba-tiba wajah yang sangat aku benci bisa muncul dalam fikiranku. Aish... benar-benar".

Hingga tanpa sadar ia tertabrak oleh seorang perempuan. Akan tetapi sebelum Kim Tan melihat siapa yang menabraknya. Perempuan tersebut sudah lebih dulu pergi.

"Aish.. ada apa dengannya, bukanya meminta maaf justru malah lari terbirit-birit. Menyebalkan"

"Haiss, kau tak boleh mengumat seperti itu Kim Tan, bagaimanapun dia tetaplah perempuan" sahut Kim Bum.

"Yaa. Betul itu Hyung"

"Dooh Wan'aa.. kenapa kau tidak membelaku. Apa salahnya aku, memang benar dia yang salah bukan"

"Arasso.. Arasso, memang benar dia yang salah Hyung. Tapi tetap saja dia itu perempuan hyung"

"Aaa.. sudahlah, kalian memang tidak pernah memihakku"

"Yakkk.. Hyung jangan marah"

Sebelum mereka melanjutkan jalanya kembali. Kim Tan mendengar suara teman-temanya yang sedang bergosip. Seakan-akan apa yang mereka bicarakan merupakan sesuatu yang menarik jika dilewatkan. Entah kenapa Kim Tan ingin mengetahui apa yang temanya bicarakan. Padahal sebelumnya ia merupakan orang yang tidak peduli akan sesuatu. Tapi entah kenapa hati dan fikiranya berkata lain. Fikiranya berkata, jangan pedulikan itu tetapi hatinya berkata kau harus mengetahuinya. Dan akhirnya Kim Tan pun mengikuti kata hatinya.

"Kalian sedang apa, kenapa sepertinya seru sekali". Sapa Kim Tan pada teman-teman perempuanya.

Sedangkan yang disapa mereka malah menjerit-jerit histeris. Karna seumur-umur Kim Tan tidak pernah berbicara duluan, bahkan perempuan yang selalu mendekatinya tidak pernah mendapatkan tanggapan darinya. Seakan-akan suatu keajaiban muncul karena disapa oleh Kim Tan pangeran tampan di sekolahnya.

Sebelum gendang telinganya pecah. Kim Tan pun berbalik arah dan menanyakan kepada teman laki-lakinya diikuti kedua temanya yaitu Kim Bum dan Dooh wan.

"Sebenarnya ada apa, kenapa kalian sangat asik sekali membicaran sesuatu"

"Yakk.. Hyung, kenapa kau bersemangat sekali. Seperti bukan dirimu saja". Sahut Dooh wan

"Aish.. Diamlah"

Karna takut amukan Kim Tan akhirnya Dooh wan pun berhenti bicara. Dan Kim Tan tetap fokus pada apa yang ditanyakan pada temanya.

"Kau tak tau, bahkan seisi kampus pun tau berita yang menghebohkan ini"

" Yak.. Cepat katakan intinya saja"

"Baiklah.. Kalian tau Ji Eun Tak. Dia sekarang hidup di jalanan, aku dengar keluarganya mengalami kebangkrutan.. kasihan sekali dia"

"Kenapa kau mengasihani dia, itu mungkin ganjaran karna apa yang telah dia lakukan selama ini" sahut teman Kim Tan yang lain.

"Ji Eun Tak"


Hai yeorobun, akhirnya update juga

Ditunggu kritik dan saranya ya

Dan jangan lupa vote dan komen

Terimakasih





A Flower of Ji Eun TakTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang