DON'T COPY MY STORY!!
FOLLOW DULU SEBELUM DI BACA
PLAGIAT?MENJAUHLAH!!
AREA GS DI LARANG SALAH LAPAK!
Mereka yang terlalu ribet dengan percintaan mereka.
Cast.
#harukyu
#hoonsuk
#yoshiho
#dodam
#jaesahi
#jeonghwan
Jihoon sedang menemani kekasihnya,saat ini,Ha Yoonbin.Pria yang sudah membuat ia bangun dari mimpi buruk nya, memberikan uluran tangan agar ia bangkit kembali dari ketidakberdayaan diri setelah hancur nya mimpi indah yang selalu ia impikan bersama dengan yang dulu.
Ha Yoonbin penyelamatnya saat ini.
"Bin,apa sudah ketemu?."yang di tanya menggeleng dengan bibir yang mengerucut lucu, sudah setengah jam mereka mencari barang yang di ingin kan oleh adik dari Yoonbin.
"Aku sudah mencarinya,ini sudah kelima toko tapi barang yang di inginkan adikku belum di temukan,aku harus apa sekarang." Jihoon mendengus geli melihat raut cemberut dari kekasih nya itu.
"Hei, bersabar lah ini baru lima toko kan?,jadi masih banyak toko yang ada Seoul ini,jadi,jangan menyerah." Yoonbin langsung tersenyum akibat senyuman manis dari sang kekasih.
"Baik,ayo,kita cari kembali, seperti nya kita saat ini akan berpetualang mencari harta karun."candanya.
Jihoon tertawa mendengar nya,Ha Yoonbin yang di kenal kaku dan dingin ternyata memiliki sikap konyol yang hanya di lihat oleh Jihoon saja,dan Jihoon bersyukur atas hal itu.
Mereka mengelilingi kota Seoul untuk mencari barang yang begitu di inginkan oleh adik dari Yoonbin,dan syukurnya sudah mereka temukan saat ini.
"Ah, syukurlah kita sudah menemukan nya,jika tidak mungkin kau akan di marahi oleh adik mu."
Yoonbin mengangguk,"ya,kau benar,untung saja kita sudah menemukannya,jika tidak,aku tidak tahu apa yang akan di lakukan Yuna kepada ku."
"Baiklah, terima kasih Kepada Tuan Putri karena sudah menemaniku keliling kota Seoul untuk mencari hadiah untuk adikku,jadi sebagai imbalannya,mari kita dinner romantis di tempat yang romantis."
Jihoon berpikir sebentar,"oh,ayolah,Ji,kau harus aku beri hadiah juga karena sudah mau menemani ku pergi keliling kota hanya untuk mencari hadiah adikku, sebagai imbalannya ayo kita dinner romantis!."sedikit memerintah karena Yoonbin paling di benci di tolak,Jihoon tidak bisa berbuat apa-apa,karena jujur ia lapar ingin makan saat ini.
"Baiklah,ayo!."
Mereka pun pergi ke tempat yang di katakan Yoonbin,di sepanjang perjalanan mereka menuju tujuan,Yoonbin tak hentinya mengenggam erat tangan sang kekasih seperti takut jika ia lepaskan maka kekasih nya akan hilang.
Jihoon tidak keberatan justru merasa nyaman,ia seperti di lindungi oleh perbuatan Yoonbin. Karena jujur apapun ia mulai jatuh dengan diri Ha Yoonbin.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . T R E A S U R E . .
"Noa,bangun, bukannya kau ingin ke kantor?."
Junkyu harus bangun pagi-pagi demi membangunkan sang suami dan menyiapkan keperluan sang suami di pagi hari.
Mereka adalah pasangan baru, pernikahan mereka baru berjalan setengah bulan.
Mereka menikah atas perjodohan,tapi bukan perjodohan yang di paksakan oleh orang tua dari kedua belah pihak,tapi kemauan mereka sendiri.
"Noa!,ayo!,bangun!."
Noa akhirnya bangun setelah Istri nya sudah meneriaki nya agar bangun,ia segera mencuri kecupan manis di bibir sang istri.
"Morning kiss nya dulu,hehe."
"Dasar,cepat sana!."
"Iya,babe jangan marah-marah nanti cepat tua."
"NOA!."
Junkyu dan Noa sudah duduk untuk menyantap makanan mereka yang di buat oleh Junkyu.
"Kyu,nanti malam aku harus berangkat ke Jeju untuk melakukan kerja sama dengan perusahaan yang di sana,mungkin aku seminggu di sana,apa kamu tidak apa-apa aku tinggal?."
Junkyu tersenyum ia menggenggam tangan Noa lembut,"tidak apa-apa,lagian ini tugas mu,kamu harus pergi kan?,demi perusahaan mu tetap berjalan lancar."
"Tapi,aku tidak tenang jika meninggalkan mu sendirian disini."
"Hei!,memangnya aku sendirian di sini,masih ada Jihoon yang menjadi tetangga kita kan?,jadi tidak usah khawatir."
Junkyu mencoba menyakinkan Noa agar ia tidak perlu mengkhawatirkan dirinya. Noa saat ini yang bertanggung jawab menjalankan perusahaan yang sudah di rintis dari awal oleh kakeknya,jadi ia yang harus pergi untuk kerja sama yang menentukan takdir perusahaan bagaimana nanti ke depan.
Noa tersenyum ia bersyukur mendapatkan istri seperti Junkyu yang memahami dirinya dan tidak menuntut berlebihan seperti istri pada umumnya.
"Terimakasih, karena sudah menjadi pendamping hidupku,Junkyu."
Noa mengerakkan genggaman pada tangan halus nan putih milik Junkyu. Ia bersyukur memiliki Junkyu dalam hidupnya,meski pertemuan dirinya dan Junkyu sangat singkat,tapi mereka bisa memahami dengan baik satu sama lain.
"Iya,aku juga,ya sudah cepat berangkat ke kantor, bukannya kau akan menyeleksi sekretaris baru?."
Noa menepuk jidatnya,ia hampir lupa jika ia akan menyeleksi orang-orang yang mau menjadi sekretaris nya.
"Oh, astaga,untung kau mengingatkan ku."
"Ayo,cepat."Junkyu memberikan tas kerja Noa.
"Aku berangkat dulu, hati-hati di rumah."
Cup
Satu kecupan lama ia berikan di kening sang istri,Junkyu menutup matanya untuk merasakan kecupan penuh cinta itu.
"Bye."
"Bye,Noa."
Di saat sudah tidak melihat bayangan Noa lagi,Junkyu pun lekas menutup pintu nya,tapi sebelum itu sebuah ada sebuah kaki yang menahannya.
Junkyu mendongak menatap orang tersebut dan betapa terkejutnya ia melihat, seseorang yang begitu ia hindari sejak dulu.
"Haruto."
"Hallo,baby kyu."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.