Part 2

14 3 0
                                    

"hari ini lawan kita kelas berapa?"tanya Liana

"12 ips 1"jawab Melody

"hmm? bukannya minggu lalu sama mereka?"

"enggaklah minggu lalu kita lawannya sama ips 2 sekarang ips 1"

"ohww ok"

ayoo ayoo, sekarang buat barisan, kalo nggak rapi, batal olahraga hari ini."ujar guru itu

"pak.. kalo batal, jam kosong dong kita?, bebas dong"tanya Reza

"bersihin toilet"ucap guru itu dingin

"yahh, nggak jadi deh, ayo buat barisan"kata Reza, dan ini Liana yang berbaris paling depan dan berhadapan dengan kelas ips 1, Liana melihat di kelas lawannya seperti ada yang aneh, setau Liana Reza,Doni, dan Zidan yang tinggi di kelas itu kenapa sekarang sudah 4 orang yang tinggi?, apa mungkin ada yang minum vitamin supaya cepat tinggi?, dengan penasaran yang membara Liana melihat dengan kekuatan 100% penglihatannya dengan jelas.

"dia?, oh ia kopi, dia yang tadi di restoran, hoo jadi dia di kelas ips 1"gumam Liana

"liatin siapa?"tanya Alexa yang ada di belakangnya

"itu, yang tadi pagi duduk sama aku di restoran"ujar Liana

"hmm? , mana?"kata Alexa dan melihat murid kelas ips 1 itu, "ohh ia,dia"

"Udah deh nanti aja di omongin, mending skarang kita fokus ama bapakke yang ngajarin caranya"kata Liana dan melipat kedua tangannya

"Fikss lo pernah mainin Hello Neighbor kan?"tanya Melody yang baru mendengar kalimat Liana

"Hmm, pernah, baru masuk di rumahnya aja langsung di cekik, mantapkan"Ujar Liana

"hoo wkwkw Pro preyeerr:v"tawa Alexa

"Hmm."

setelah selesai menunjukan cara bermain Dodge Ball (Bola beracun), dan sekarang giliran Liana melawan siswi Ips 1, sejujurnya Liana tidak suka permainan yang berkaitan dengan bola, namun kakinya selalu melangkah maju, walaupun tidak mau.

Dengan jantung yang berdebar kencang, Liana berusaha membuka lebar lebar tangannya agar lawannya tepat sasaran dalam melempar bola itu

Dan benar sama seperti dugaannya lawannya melempar bola itu dengan keras baru saja Liana ingin menangkap bola itu tapi sayang tangan Liana yang tadinya terbuka lebar dan siap sedia mengangkap bola namun sekarang malah menutup mukanya

BUGHHHHHH

Liana yang masih menutup mukanya dengan tangan akhirnya heran sendiri

Hmmm???,bukannya bola itu kena di aku? [ Batinnya dan membuka matanya]

"Lo???"kaget Liana yang melihat lelaki yang ia lihat tadi pagi di restoran dan tadi yang di bicarakannya dengan Alexa, kini berada tepat di depannya

"Bisa main nggak?"tanya dia dingin

"Hmm? Ohw nggak bisa."ucap Liana

"Kenapa?"

"Yah nggak bisa lah kan gua manusia.. Bisa suka ini itu dan nggak suka ini itu."ujar Liana

"Gitu?"

"Hmm"jawab Liana

"Mending lo duduk sana, gua yang gantiin"katanya dan mengambil posisi Liana

Fairy MoonTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang