Part 3

12 3 0
                                    

"udah kisah cintanya?"tanya Alexa

"hmmm?"bingung Liana yang baru datang

"lo gpp?, tadi kita liat lo jatoh di dodrong ama Rachel" kata Lydia sambil melihat Liana dari atas sampai bawah

"gw gpp"kata Liana

"beneran?"tanya Elina

"hmmm"

"waittt"kata Melody saat melihat darah segar yang mengalir di lutut Liana

"apa?"

"lo berdarah bego.., mending ke UKS aja"ujar Melody

"darah?, nggak kok gua baik baik aja"ucap Liana

"itu di kaki lo"ucap Melody menunjuk lutut Liana,

"ohw ia yah, mwuehe gak kerasa"

"kalo gw dah pasti kerasa"gumam Elina

"hmmm sama"ujar Lydia dan Alexa

"kalian duluan aja ke kelas, gua ke UKS dulu"ucap Liana

"beneran gak mau di temenin?"

"iaaa, udah sono, nanti gua nyusul."kata Liana dan pergi

"oke deh"ucap mereka dan menuju ke kelas

***

sejujurnya Liana tak mau datang di UKS, dia malas harus melewati kelas Ips 1, namun Liana peduli dengan dirinya, jadi dia mau ke UKS untungnya juga kelas Ips 2 alias kelasnya Rachel di lantai dua, jadi Liana tidak bertemu dengannya

baru saja lewat depan pintu Ips 1 buaya buaya di dalam kelas memulai aksinya

"wihh ada cewe Ipa"

"minta nomor dong"

"ehh jan lari dong tungguin pangeran atuh"

"pangeran dari got"

"ehh emang gua pangeran, muka gua aja dah ganteng"

"ganteng - ganteng , muka kek panci hangus aja belagu"

"jihh"

Liana yang sudah melewati kelas itu merasa terbebas dari kandang buaya, baru saja Liana mau membuka pintu UKS, namun entah tangan siapa yang memegang gagang pintu dari belakang dan membukanya

"astagaaaa"kaget Liana dan berbalik melihat orang itu

"lo lagi_-, bisa nggak sih nggak usah ngagetin orang, bikin gua jantungan aja"ucap Liana yang melihat orang yang bernama Jastin berdiri tepat di belakangnya

"masuk"

"ha?"

"itu pintu udah kebuka, apa perlu gua nambahin keset kaki yang ditulis WELCOME?"tanya Jastin

"jih"kesal Liana dan masuk ke ruangan UKS sambil di ikuti Jastin dari belakang

"kenapa ikut?"tanya Liana

"terserah gua"

"aneh"ucap Liana yang berusaha mengambil P3K di rak, namun sayang raknya terlalu tinggi untuk Liana

"bukan aneh, tapi gua mau minta maaf, gegara gua tadi lu jatoh"ujarnya dan mengambil kotak P3K di rak

"hmm?, yang salahin lu siapa?, dan juga ini karna Rachel bukan lo"kata Liana dan mengambil P3K yang ada di tangan Jastin dengan sedikit kesal

"euuhhh"gumam Jastin dan mengambil P3K itu dari Liana dan mengobatinya

"duduk"suruhnya

"gak mau"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 07, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Fairy MoonTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang