9

847 170 41
                                        


Friendly reminder: part ini full narasi yaa 💛

Lagu di media bisa diplay yaa buat nemenin baca chapter ini

So enjoy~







_____________




Dua hari setelahnya,
Irene dan Mino memutuskan untuk pergi bersama sebelum jam makan siang, perjalanan yang ditempuh kurang lebih selama dua jam dari kampus mereka menuju desa yang akan menjadi tempat bakti sosial.

"Ini kita gaperlu bawa apa-apa kan ren?" Tanya mino setelah irene memasuki mobilnya, dan memasang sabuk pengaman

"Bawa surat ijin dari kampuslah"

"Hah? Serius, gue gatau ren. Ini gimana suratnya gue belum ngurus" mobil yang dikendarai mino belum keluar dari lingkungan kampus sehingga mino dapat dengan mudah menepikannya

"Udah gue yang urus kemaren, mangkannya kan gue bilang waktu itu lusa berangkatnya, karna gue mau urus surat ijin dulu" mino mengangguk-anggukan kepalanya paham dengan perkataan irene, untung irene lebih tanggap dengan hal semacm ini.

-



"Alamat desanya udah dimasukin gps kan?" Tanya irene setelah 20 menit berkendara dengan suasana hening

"Udah kok, eh ren mau beli jajan sama minum dulu ga ke Indomaret?"

"Yaudah boleh" jawab irene



Setelah berkendara beberapa saat,
Mino memarkirkan mobilnya, lalu ikut turun menyusul irene.



"Katanya ke Indomaret malah berenti di superindo"

"Parkir di superindo gabayar, kalo Indomaret bayar 2ribu hehe" irene hanya menggeleng mendengar jawaban Mino.

-


"Tadi abis brapa? Gue aja yang bayar" kata irene ketika mereka sudah masuk kembali kedalam mobil, irene terus memaksa mino memberikan struk belanja mereka tadi setelah irene kalah berdebat membayar di depan kasir sebelumnya

"Udah gausah, ga banyak kok"

"Dih jangan gitu, yaudah bagi dua bayarnya" paksa irene lagi

"Gausah irene..."


"Yaudah entar isi bensin gue yang bayar"


"Apaan udah aku isi full kok sebelum berangkat"

"Ih.. loh tu emang nyebelin ya!!" Kekesalan irene hanya dibalas dengan kekehan oleh Mino.








"Kita kayaknya emang jodoh ya ren?" Ungkap mino tiba-tiba

"Random banget pak?"


"Haha.. becanda.. kepikiran aja, kita sering banget berantem di ukm, eh sering juga ketemu di anonymous chat. Bayangin pengguna bot anon di tele tuh brapa ribu orang coba, bisa-bisanya kita ketemu berkali-kali, terus sekarang baksos kita ketemu lagi"

"Gue juga heran, gue main anon buat ketemu orang baru, taunya ketemu lo mulu"

"Lo ga takut emang ketemu stranger?"




"Kan ga ketemu di real life mino, yaaa walaupun gue pernah ditipu sekali sih, gara-gara gofood"






"Uhuk.. renn.. bisa tolong bukain minum ga, seret nih tiba-tiba tenggorokan"

"Hah? Oh iyaa.. iyaa, teh pucuk apa pocari?" Tanya irene sambil mengambil kantong belanjaan di bangku belakang mobil

"Pocari aja"

"Mau pake sedotan ga, gue ada stainless straw. Belum gue pake kok" tawar irene

"Iya deh boleh ren" irene membuka tutup botol pocarisweat ditangannya dan mengambil stainless straw yang tersimpan di pouch miliknya


"Nih minum..” irene menyodorkan minuman kedepan mulut mino, yang membuat mino sedikit terkejut dan ragu

"Udah gapapa minum aja, gausah ribet" ujar irene yang menyadari perubahan ekspresi wajah Mino "Kalau mau mam jajan bilang aja yg mana aku suapin"

"Hah? Oh.. iya ren.. gue masih bisa kok sambil nyetir, gampang mah"

𝐴𝑛𝑗𝑖𝑟 𝑘𝑒𝑛𝑎𝑝𝑎 𝑔𝑢𝑒 𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑑𝑒𝑔 𝑑𝑒𝑔𝑎𝑛! Batin mino setelah melihat perlakuan Irene terhadapnya


-

"Gue sambungin lagu ya? Spotify gue premium soalnya" kata irene

"Hahaha mau nyalain lagu ya nyalain aja kali ren, spotifynya gausah disomobongin"

"Ya gue gapunya Pajero buat disomobongin kayak lu haha"

"Dih ngeledek, bilangin gue kemarin bercandaan"

"Iya.. iyaa, eh gue nyalain lagu stray kids yaa?" Ucapan irene seperti bukan pertanyaan, melainkan pernyataan karena sebelum mino menjawab lagu skz Back Door sudah berdentum dari speaker mobil Mino


"Satu lagu aja ya ren yang koreaan, abis itu gantian yang gue tau lagunya" kata mino memelas ketika lagu yang diputar irene sudah mencapai bagian reff

"Yaudah-yaudah, gue bikin playlist baru yang accepted by ratcha. Lo suka denger lagu apa?" Tanya irene

"Hmm.. summer salt?" Jawab mino ragu

"Oh lu suka dengerin summer salt juga? Driving to Hawaii lebih enak dari Candy wrappers sih"

"Ya.. ya gue setuju, tapi kebanyakan orang tau summer salt dari candy wrappers"

Irene menganggukan kepalanya beberapa kali sebelum menyahuti Mino kembali "Selain itu? Rini lu suka ga?"

"Ah iya Rini juga, yang Aphrodite gue suka. Gue juga suka dengerin lagunya phum pivurit haha random banget gue" jawab Mino bersemangat

"Yang featuring Niki bukan?" Tanya irene tak kalah antusias antusias

"Iyaa iyaa, yang dirilis sama 88rising gue suka, Strange Land kan itu, eh kirain lu cuman dengerin lagu kpop aja ren?"

"Yaa yang utama tetep kpop lah, tapi gue masih suka lagu-lagu barat juga"

"Akhirnyaa gue nemua yang satu frekuensi musik, anak-anak astrophile walaupun seband kadang ga sama selera musiknya sama gue"

"Selera musik gue kadang random juga, selain kpop gue dengerin kayak lagunya Rini, Summer Salt, Beabadoobee juga. Eh playlist Accept by ratcha udah 20 lebih lagu yang gue masukin haha ga nyadar"

"Oh? cepet banget udah banyak aja, Playlistnya set share to public ya ren, nanti linknya kirim ke gue"

"Oke-oke entar gue kirim chat linknya, eh gue play summer salt driving to hawaii yaaa"



Lagu summer salt yang dinyalakan irene membuat perjalanan siang mereka lebih berwarna dengan bersenandung bersama.





Tbc!

[END] MINRENE : Anonymous ChatTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang