BAB 2 🐍. What is your name?

42 3 0
                                    

" BERHENTI, TOLONG JANGAN KASAR SAMA PEREMPUAN!" Teriakan lantang dari Brian.

Brian menatap perempuan itu. Lalu menatap pria paruh baya yang ia tahu pemilik rumah sewa ini yang kini sedang menatap dirinya garang,

"diam. jangan ikut campur urusan orang lain!" Teriak pria paruh baya itu marah.

" Bapak tidak boleh kasar sama perempuan, bapak bisa bicara baik-baik, saya liat dia hanya melakukan kesalahan yang sepele, kenapa harus diperlakukan kasar seperti ini?"

" Sutt, diam anak muda. Kamu tidak tau apa-apa, kamu hanya orang yang menyewa rumah besar milik saya, jangan so belagu menasehati orang tua. so bijak!"

Brian menggelengkan kepalanya, bingung menanggapi bapak-bapak keras kepala seperti ini.

" Begini pak, kalo bapak pecat dia dari sini, dia akan bekerja Dimna? Kasian keluarganya mungkin sedang menunggu di rumah. Menunggu dirinya." Ucap Brian membela Letta, entah mengapa hatinya tergerak ingin membela gadis yang belum ia kenalnya itu.

Letta hanya diam menundukkan kepalanya, mendengar perdebatan antara Brian dan bos-nya itu.

Pria paruh baya itu menghela nafas, " yasudah, jangan ulangi kecerobohan itu lagi, kerja sana, fokus lebih utama." Ucapnya menatap Letta tajam, lantas berjalan meninggalkan dirinya bersama Brian di sampingnya.

Brian tersenyum senang, karena memenangkan perdebatan.

"Terima kasih, Tuan." Ucap Letta sopan lantas melangkahkan kakinya berniat meninggalkan tempat itu. Tapi tangannya buru-buru Brian tarik sehingga tubuhnya berdekatan.

Posisi kepala Letta sekarang berada dekat di dada Brian, matanya mendongak menatap wajah Brian, letta menampilkan raut seperti bertanya ' ada apa?'

Brian tersenyum, salting. " Ah iya, nama mu siapa?" Tanya nya.

Letta kesal sendiri, bisa-bisanya pria ini membuatnya jantungan setengah mati atas tindakannya barusan, dan ternyata hanya ingin menanyakan namanya saja, ' Ck, yang benar saja!'

Letta berdecih, lantas mendorong dada bidang Brian, lalu menjauh dari tubuh Brian.

" Kepo! Tanya aja sama rumput bergoyang!" Ucap Letta galak, bercampur salting karena ulah Brian.

" Jangan galak-galak. Entar gaada yang mau baru tau rasa tuh!" Ucap Brian mengejek.

"Biarin!" Ucapnya berlalu begitu saja.

Mau tak mau, Brian mengikuti langkah kaki kecil Letta.

Merasa ada yang mengikuti, Letta mendongak ke belakang, melihat Brian yang sedang pura-pura melihat langit tanpa melihat kearahnya.

Ck. Menyebalkan.

Letta melangkahkan kakinya kembali tak peduli dibelakangnya ada seorang pria asing yang mengikutinya, ia tak ambil pusing, biarlah.

Tapi semakin lama, semakin kesal juga. Pasalnya Brian terus mengikuti langkahnya, seperti anak ayam yang terus mengekor induknya, merepotkan.

Letta tersenyum licik, di langkah berikutnya, Letta tiba-tiba membalikan badannya sehingga sekarang posisinya Letta di hadapan pria itu.

Brian terkejut bukan main, untung saja didepannya ini titisan bidadari surga, kalo titisan Dajjal, betapa masya Alloh, Allahuakbar nya dirinya.

Brian tersenyum manis. Letta mendengkus kesal, bisa-bisanya bersikap setenang itu, ketika jantungnya siap meledak kapan saja.

***

Brian sengaja bersikap seolah tenang tanpa apapun, ia hanya ingin tahu saja seberapa galaknya perempuan ini, ia menjadi ingin menjinakkannya. Ah, ngomong-ngomong menjinakkan, mengapa seperti terdengar ke binatang?

" Hey, nama mu siapa?" Tanya Brian sekali lagi, awas aja kalo gak dijawab benar, ingatkan Brian untuk menghempaskan dia ke rawa-rawa.

"Maaf, alangkah baiknya untuk seorang tuan, tidak mengetahui nama seorang pelayan rendahan ini." Ucap Letta sopan, beda dari yang sebelumnya.

Allohu. Tuh, kan.

***

Semua orang yang berada di dalam ruangan luas tak hentinya mencari seorang pemuda yang tiba-tiba menghilang , begitupun ibunya yang sekarang sedang khawatir menanti anaknya dimana.

Ia cemas.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 22, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

The Legend Of The Golden Snake(On Going)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang