Pelukan Lembut

Pelukan Lembut

  • WpView
    Leituras 48
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, ago 9, 2016
Cerita ini mengisahkan perjuangan Hidup, Cinta, Pendidikan, dan Pengorbanan nila adalah tokoh utama Waktu bergulir sangat lama hari itu, menghapus mentari menjadi malam. Langit terlihat berwarna jingga, lebih cerah dari hari sebelumnya. daun dipepohonan melambai-lambai dari kejahuan, tak sedikitpun aku ingin beranjak dari tempat duduk ku. aku merasakan kerinduan yang sangat dalam pada ayah. tak tau kapan ia kembali pulang, hampir delapan tahun ia bekerja di korea selatan sebagai buruh di sebuah pabrik otomotif. kita hanya betemu lewat video call itupun jarang, karena kadang ayah lembur dan tidak sempat memegang handphonenya. tak ku sadari air mata ini mengalir lagi seperti biasa saat aku merindukannya, secerah apapun hari ini tak merubah rindu menjadi bertemu. aku merunduk menahan suara tangis sesak di dadaku, sungguh malam itu selalu sama dengan malam-malam sebelumnya membuatku tak berhenti bertanya, kapan ayah pulang. lampu teras mulai menyala terdengar juga suara dari dalam rumah. "kamu mau duduk disitu terus,enggak mau mandi" kata ibu. aku hanya diam, dengan menahan suara tangis. enggan rasanya beranjak untuk pergi mandi. " ini udah malem loh, cepetan mandi" "iyah buk iyah." Aku berdiri, beranjak pergi dari kenyamanan itu. Bersambung
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ayesha Transmigration
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • KEAJAIBAN IV
  • Embun Pagi
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • L.E.L.A.K.I
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • Rendra & Lila [END]

Bugh "MAU NGAPAIN LO!! LO PASTI MAU PERKOSA GUE KAN, NGAKU LO!!" "Awshh, kenapa sih Lesh baru bangun kok malah nonjok muka Abang. Terus Lesh bilang apa tadi sama Abang, perkosa? HEHH CURUT, ABANG INI ABANGNYA LESHYA MANA MUNGKIN ABANG PERKOSA LESHYA. ENAK AJA NIH BOCAH KALO NGOMONG." "ABANG GUNDULMU. HEH SEJAK KAPAN GUE PUNYA ABANG, GUE TUH CUMA PUNYA ADEK. KALO MAU NIPU GUE ITU MIKIR DULU. SEKATE KATE LO SAMA GUE. LO PASTI LAGI NYULIK GUE KAN, TERUS LO MAU PERKOSA GUE, TERUS HABIS ITU GUE DI JUAL KE OM OM KURANG BELALAIAN SAMA LO KAN?" Balas Ayesha yang sedang berada dalam raga milik seseorang, sambil nyolot. "Lah ini Bocah kenapa dah. Apa karena kepalanya terbentur balok, terus baru bangun dari pingsan, makanya Amnesia sesaat kaya sinetron sinetron gitu yah..." Gumam seorang cowok pada dirinya sendiri, yang hampir terdengar seperti bisikan. "Hehh, gue nggak budek yah!!"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo