Halo, selamat datang di semesta SANDHALA.
Pernahkah kamu merasa diawasi oleh sesuatu yang tidak terlihat saat berjalan di tengah keramaian kota? Atau merasa bahwa benda-benda tua di rumahmu sebenarnya menyimpan rahasia yang lebih besar dari sekadar sejarah?
Cerita ini lahir dari rasa penasaran saya, Bagaimana jika legenda Nusantara tidak pernah benar-benar mati, melainkan hanya bersembunyi di balik gedung-gedung beton Jakarta?
Lewat sosok Keysha, saya ingin mengajak kamu melihat bahwa pahlawan tidak selalu lahir dengan pedang di tangan. Terkadang, mereka adalah orang-orang biasa yang terpaksa bangun dari zona nyamannya karena sebuah takdir yang tidak bisa ditawar. Dan lewat Evan, kita akan belajar bahwa kesetiaan yang paling nyata seringkali terbungkus dalam diam yang paling dingin.
SANDHALA bukan sekadar tentang pertempuran melawan monster (Rupaka). Ini adalah perjalanan tentang pencarian jati diri, tentang rasa sakit yang harus dibayar demi sebuah fajar, dan tentang cinta yang harus memilih antara memiliki atau melindungi.
Peringatan: Siapkan mental untuk sedikit ketegangan, nuansa magis yang pekat, dan mungkin... beberapa tisu di bagian akhir.
Terima kasih sudah memilih untuk berjalan bersama Keysha dan para penjaga gerbang purba. Dukunganmu (Vote & Comment) adalah bahan bakar bagiku untuk terus menghidupkan dunia ini.
Selamat membaca. Hati-hati, jangan biarkan inti jiwamu meredup.
— Penulis
https://www.wattpad.com/story/407729764?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=nnarelia