TROUBLEMAKER
Karena dari kemarin Hyunjin minta BBQ-an terus dan setelah dua hari mengambil keputusan akhirnya mereka BBQ-an.
Kata Yoonbin mah "umur gada yang tau, bisa jadi itu permintaan terakhirnya."
Yaudah, diiyain sama yang lain, kasian.
Haechan dari tadi fokus ke api yang gak nyala nyala, akhirnya dia kesel sendiri. "Ini gada yang inisiatif bantuin apa gimana dah, KAGA MAU NYALA API NYA WOII!!"
Renjun yang liat Haechan misuh langsung nyamperin. "Mancing api aja gabisa lo tapi kalo mancing emosi orang paling jago." Cetus Renjun yang dibalas kekehan tengil dari Haechan.
"Hehe, bantuin atuh."
"Minggir sia setan."
Haechan minggir demi keamanan negara, fokusnya beralih ke Bomin sama Yunseong yang lagi makanin daun Selada.
"Bagi dikit euy."
"Ga ga gak! Ganggu orang lagi bersihin pencernaan aja lo." Usir Yunseong ke Haechan.
"Najis ih, pelit pisan ka babaturan teh sia mah!"
Bomin garuk-garuk kepalanya yang gak gatal, "si Haechan dari tadi ngenyunda kasar mulu, heran."
"Lagi instal ulang sistem, isi kepalanya virus semua." Balas Yunseong santai.
"Heh, aing denger yaa."
Jeno asik membolak-balik daging disebelahnya ada Hyunjin yang sedang memandang daging dengan tatapan laparnya. Jeno jadi ngeri.
"Sepengen itu, Jin?" Hyunjin ngangguk antusias.
"Gausah kaya anjing lo." Cetus Jeno.
"Loh kan emang anjing, Jen."
Raesung membawa nampan untuk daging yang udah mateng. Ngeliat Hyunjin yang antusias banget membuat Raesung mau gak mau harus ngebabu.
Btw mereka cowo semua. Dikarenakan sekarang jam satu malam jadi yang cewe ga dibolehin ikut, dibawah umur katanya bacot banget.
Lagi-lagi itu gak berlaku buat Yubin. Dia mengawasi teman-teman cowonya yang bisa aja khilaf gak sengaja ngebakar nih villa. Kan gak lucu.
"Padahal gue mau bobo bareng gara-gara Hyunjin sialan gue jadi bau asap." Kata Sunwoo gak nyambung. Sunwoo sekarang lagi telentang di matras.
"Diem kalo gak gue cabut nyawa lo!" Balas Hyunjin galak.
"Lo siapa anjing."
"Bahasanya tolong bahasanya dijaga. Jangan pake bahasa binatang."
"Eh ada neng Yubin, gue kira bidadari jatuh dari langit."
"Basi banget bidadari-bidadari segala, mabok lo?" Yubin ikut duduk disebelah Sunwoo yang lagi telentang itu.
Tiba-tiba badannya terhuyung ke belakang, salahkan oknum Eric dan Jisung yang lagi kejer-kejeran terus gak sengaja nabrak bahu Yubin.
"Sakit banget sialan." Yubin ngusap bahunya pelan.
Sunwoo langsung bangkit, "Bentar ya, Bin. Dua titisan setan itu emang minta dipukuli." Kata Sunwoo terus nyusul Eric dan Jisung yang sekarang lagi lari-lari ngelilingin Jungmo dan dibalas lemparan kantong sampah.
"Lo gak ngantuk, Bin?" Baejin mengambil duduk disebelah Yubin. Yubin menggelengkan kepalanya pelan.
"Tidur aja, biar mereka semua gue yang urus." Kata Baejin lagi.
