Part 1.1

29 5 0
                                    

*Baejin's pov*

Aish, kenapa aku selalu ditinggal sendiri. Menyebalkan.

Tadinya Daehwi berjanji akan membawaku ke asrama, tapi paman Lee yang menyebalkan itu menyuruhnya kembali ke kelas dan membiarkanku sendiri. Ia bahkan hanya memberikan kunci bertulisan "309" tanpa memberi tahuku berada di bagian mana dan lantai berapa.

Sungguh menyebalkan, Phew. Aku sampai di koridor asrama sayap kanan di lantai 5, tentu saja melalui perjalanan yang panjang. Tadinya aku mencari kepala asrama di ruang pemeriksaan asrama tapi tidak ada seorangpun, dan dengan terpaksa aku harus berjalan menuju pos satpam di depan asrama untuk menanyakan mengenai kamar. Tentu saja dia tidak tau menahu tentang hal asrama, tapi dengan baik hatinya ia menelepon kepala asrama dan menanyakannya.

Begitu sampai di depan kamar 309, aku berhenti sebentar melihat name tag disana. Tertulis "Hwang Min Hyun" di baris pertama, "Kang Daniel" di baris kedua dan baris ketiga yang masih kosong. Aku memasukkan tag nama yang diberikan si Pak Lee. Tertulis " Bae Jin Young ". Aku tersenyum, bisa bisanya membiarkanku sekamar dengan manusia, untung saja aku tidak tertarik dengan mereka.

Sebelum masuk, aku mencoba mencium udara di sekitar koridor. aku bisa merasakan ada Vampire yang juga tinggal di lantai itu, tapi karena energiku yang lemah, aku tidak tau persis dimana Vampire itu berada.

 aku bisa merasakan ada Vampire yang juga tinggal di lantai itu, tapi karena energiku yang lemah, aku tidak tau persis dimana Vampire itu berada

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku lalu masuk kedalam kamar dan melihat 3 tempat tidur , yang paling depan sedikit berantakan, dengan selimut yang agak acak-acakan. Yang tengah tersusun sangat rapi dan bersih, ketika melewatinya, tercium bau parfum yang wangi. Apakah ia pria, terlalu bersih. Lalu yang berada diujung dekat jendela terlihat rapi juga, rapi dan empuk... Setelah melihat sekitar, kurasa tempat paling ujung kosong dan untukku.

Baru saja berbaring, aku merasakan ada sesuatu dibawah kakiku. Bergerak dan menabrak jari kakiku.

 Bergerak dan menabrak jari kakiku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ternyata sebuah vacuum robot. Baguslah, aku juga terlalu malas untuk menyapu. Aku menatap mesin itu, tentu saja aku tau fungsinya, hanya saja aku tidak memilikinya dirumah karena kami punya slave yang bisa disuruh bersih-bersih.

Don't Afraid, I'm HereTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang