Bintang bertabur, bulan bersinar
Jalanan sepi, hanya dihiasi lampu jalan
Jam berdetik, menunggu sang fajar
Tenang dan diam, semuanya tertegun
Adalah aku sang pria malang
Sedang duduk di kamar yang hening dan gelap
Seperti ruanganku, hatiku juga remang-remang
Gelap, sunyi, lembah hati yang terkatup
Setiap detikku adalah lagu
Melodi yang indah, namun penuh pilu
Di dalam hatiku adalah kamu
Tersenyum suci melihat diriku
Setiap menitku adalah kesadaran
Kesadaran akan naifnya harapan
Kesadaran, akan pahitnya kenyataan
Kesadaraan, bahwa aku bukanlah pilihan
Sudahlah, biarkan aku terbenam
Terbenam dan larut, menuju lembah dalam
Benamkan aku, biarkan terbungkam
Terlelap dalam alunan musik, kamu, dan malam
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Malam
PoesieSebuah tulisan untuk dibaca di tengah malam, untuk merenung atau sekadar hiburan.
