03

128 100 188
                                    

slamat membaca mantemans, jangan lupa tinggalkan jejak kalian:)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Brakkkk

Tubuh Reina dijatuhkan ke lantai kamar mandi.

"KNAPA SIH VAL?!" Tanya Reina dengan nada tinggi.

"Brani lu ya sama gue! Ngapain lo deketin Vano?! Kek gaada cowok lain aja lu! Dasar kegatelan!" Tegas Valien.

"APA MAU LO VAL? GUE GA DEKETIN VANO GOBLOK!" Balas Reina sambil bangkit dari jatuhnya.

"DIEM BISA GAK LU!"

Tangan Valien yang sudah siap siap menampar Reina ditahan oleh tangan Vania.

"Mau apa lo? Rebutan cowo ya? Dasar! Dewasa dikit woy! Udah kelas 11!" Vania melemparkan tangan Valien.

*umm maksudnya bkn melempar kek putus tangan nya yh gengs, mkstnya tu kek mm gimana yh ah gatau deh hiksrot

Vania dengan gayanya yang cool berdiri membelakangi Reina. Dan bertatapan dengan Valien. Ia mendongakkan kepalanya seakan akan mengatakan "apa?"

"DASAR SEKERTARIS OSIS SOK IKUT URUSAN ORANG!" Kata Valien sambil meninggalkan Reina dan Vania di kamar mandi.

"Tu orang ngapa sih rein?" Tanya Vania.

"Biasa lah, murid sinting!" Jawab Reina sambil membersihkan roknya.

"Dah yok!" Ajak Vania.

Vania adalah teman yang lumayan dekat dengan Reina. Dia menjadi sekretaris osis di SMA Tunggal. Vania dan Reina sama sama di kelas 11 IPA 1.

5 menit lagi kelas dimulai, Reina dan Vania sudah duduk di bangku mereka masing masing. Valien yang bangkunya dibelakang sedang membicarakan Reina pasal masalah tadi bersama anggota geng nya.

Jam pelajaran pertama sudah selesai, para murid berlarian menuju kantin untuk mencoba menu baru yaitu bakso micin mantap.

"Enak banget gila!"

"Namanya gitu banget wakakak"

"Kata penjualnya sih itu usulan dari salah satu murid!"

"Siapa ya kira kira?"

Pendapat murid murid yang sudah mencoba menu baru membuat reina yang sedang mengantre makin tidak sabar.

"Rein! Pesenin 2! Gue jaga kursi!" Kata Vania.

"Ngoghey!"

Akhirnya reina sampai ke barisan paling depan.

"Pak bakso micin mantap nya 2!" Pesan Reina.

"Siap nih nomor nya! Ditunggu di bangku yah!"

"Siap makasih!" Reina pun segera menuju tempat Vania duduk.

5 menit kemudian

"Nih non, bakso micin mantap nya!"

ARSHENTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang