Feel the pain

4.3K 185 2
                                    

Emily POV

"Hei, kau tau kan, saat emily seperti ini dia hanya ingin sendiri, aku tidak mau menganggunya" itu suara bella, sedang apa dia disini

"Stt bels, kau berisik sekali" dan itu suara torry, apa yang mereka lakukan disini?

Aku menerjap nerjapkan mataku dan mendapati 4 sahabat ku sedang terduduk di sisi kanan dan kiri ku

"Hai em, kita tidak membuatmu bangun kan?" Tanya birdy

Aku menggelengkan, untuk apa mereka disini? Bukan kah mereka harusnya masuk kelas?

Oh no

"Guys, jangan bilang kalian bolos pelajaran" kataku yang langsung membuat mereka tersenyum miris

"Oh, come on guys, apa ini karena aku? Atau kalian memang ngga ingin masuk kelas?" Tanya ku

"Both!" Jawab mereka jengah

"Aku ngga tega em, ngeliat kamu nangis terus dan, liat! Kamu punya mata panda" kata bella sambil menunjuk kearah bawah mata ku

"Lagi pula, ngapain sih masih mikir cowo kayak gitu, udah gitu langsung deket sama acacia lagi, emang dasar piece of shitty!" Kata amanda memekik

"Ams, ini juga salah aku, aku yang terlalu ngebasin dia, aku juga yang ngga bisa jaga baik baik cowo ku" kata kata ku berhasil membuat mereka melototkan matanya

"Oh emily! Kenapa kamu bisa bisanya nyalahin dirikamu sendiri?" Tanya torry

"Em! Kamu ngga pantes ngomong kayak gitu!" Kata birdy

"Em, kalo boleh, aku bakal pukul muka dia aku bikin babak belur atau cut his balls" tanya amanda lebih kepada ancaman

Aku meringis mendengarnya, segitu kesalnya kah mereka? Aku bahkan menganggap ini semua salah ku

"Omg! Kita hampir lupa!" Bella tiba tba menghadap ku

"You know what sleeping beauty? Omg! Thats awesome!" Kata kata bella membuat ku mengerutkan dahi

"Huh?"

"Finn Harries! Tadi dia yang ngasih tau kita kamu ada dimana! Omg emily! Aku rasa dia tertarik sama kamu"

Pernyataan bela membuat aku mengerutkan dahi, lagi

Finn Harries? Siapa dia?

"Dia siapa?" Dan kenapa kamu bikin kesimpulan kayak gitu?" Tanya ku yang membuat bella memutarkan bola matanya

"Makanya, jangan fokus nya sama luke doang, banyak cowo yang lebih ganteng dari dia" kata bella sambil menjitak kepalaku

"Finn Harries itu anak kelas 12, dia terkenal cuek banget, ga perduli sekitar , bener bener dingin deh! Pernah dia lagi nongkrong, and a girls get a raped! Dan dia cuek aja ngga bilang apa apa, temennya langsung nyamperin cewe itu tapi dia tetep diem aja"

Bella menjelaskan panjang lebar, yaampun, segitunya kah?

"Ya mungkin kebetulan aja dia ngeliat aku terus dia ngerasa kasian sama muka kalian semua yanh udah melas, haha"

Kata kata ku yang itu membuat mereka sedikit cemberut tetapinsedetik kemudian senyum mengembang di wajah mereka

"Thats my girl! Gitu dong, masa nangis mulu sih" kata birdy yang langsung memeluku dan yah, kita seperti teletabis sekarang

"Thanks guys, udah mau support aku"

"Thats what friend duty!" Kata amanda semangat

"Well kayaknya kita harus kekelas lagi, sekarang udah waktunya pulang" kata amanda yang langsung berdiri

***

"Bye guyss, hati hati ya" kata ku sambil melambaikan tangan kearah mereka, dan mobil mereka menghilang dari pandangan ku

Sendiri

Itu satu kata yang muncul di otaku saat masuk kedalam rumah, mom dan dad sedang keluar kota

Aku benci harus sendiri, karena aku akan mengingat apa yang paling aku hindari

Aku berjalan kedapur dan membuka kulkas, saat itu juga aku melihat sebuah coklat berbentuk hati, 2 lapis, lapis bawah coklat dan lapis atas stroberi

Aku mengbil coklat itu, masih ada tulisan "happy 3 monthsary love" aku tersenyum kecut melihat coklat ini

Flashback

"Em! Ikut aku kekantin yuk!" Tiba tiba torry menarik tangan ku kearah kantin

"Kenapa sih?" Protesku

"Udah, ikut aja"•"tunggu sini ya" tiba tiba torry menghilang

Tiba tiba saja terdengar suara gitar

Going out tonight
Changes into something red
Her mother doesn't like that kind of dress
Everything she never had she's showing off

Luke, itu suara luke, dan torry disampingnya, astaga

Driving too fast
Moon is breaking through her hair
She's heading for something that she won't forget
Having no regrets is all that she really wants

Luke berjalan kearahku sambil membawa sebuah bunga dan kotak ditanganya

We're only getting older, baby
And I been thinking about it lately
Does it ever drive you crazy
Just how fast the night changes?
Everything that you've ever dreamed of

"Happy 3monthsary love" kata luke sambil memberi bunga dan kotaknya

"Luke, ini berlebihan" kataku

"Ngga, ini ngga akan berlebihan kalau buat kamu" kata luke

Flashback Off

Airmata ku jatuh lagi, aku langsung mengusap kasar airmataku, membuang coklat itu ke tempat sampah

Aku jalan menuju kamarku yang berada dilantai atas, saat aku duduk di dudukan jendela kamar ku, flower crown bunga berwarna kuning tergeletak

"Ini, kamu suka ini kan? Yaa walaupun bunganya palsu, se ngga nya bunganya ngga akan layu atau mati"

Kata kata luke mengiang lagi kepalaku, aku menyenderkan punggung ku kearah tembok

"Aw" saat aku menghentakan punggung ku tiba tiba ada benda yang mengganjal di punggung ku

Aku membalikan badan ku dan mendapati cincin, pemberian luke, aku memakai cincin itu ditanganku,

bahkan cincin ini masih bagus untuk ku pakai

Aku menyenderkan kembali punggung dan kepala ku ditembok, aku memejamkan mata dan membiarkan airmataku turun ntah untuk yang kali keberapa.

---------------------------------------------------

Gimana nihhhh?? Seru gaa??

Comment yaaa

-kara

Paper heartsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang