"oy fred! menghindar dari bludger ituu!" teriak George. aku yang belum sempat melihat apa lagi menghindar, jatuh akibat bola sialan itu.
"kau tak apa Freddie?" tanya George khawatir "yaa, aku tak apa"
"oyy fred, kau sedang melamunkan apa sih!?" tanya wood yang menghampiri ku. "sssshhhh entahlah, tapi bisakah kalian membawa ku ke hospital wings?" tanya ku, karena aku melihat tangan ku tergores sesuatu dan berdarah.
aku digotong oleh George dan wood ke hospital wings sedangkan harry, ron mengikuti dari belakang sambil membawa sapu kami.
"ada apa ini?" tanya madam pomfrey. "oh baringkan dia disini"
"dia terjatuh dari sapunya, dan tangannya tergores" ucap George.
madam pomfrey mengecekku, lalu mengangguk "hanya luka kecil dan terkilir, asistenku yang akan menyembuhkan mu!" madam pomfrey pun pergi meninggalkan kami.
tak lama kemudian, masuk seorang gadis yang berjalan sambil menunduk. "pe-permisi, aku akan mengeceknya" bisiknya.
dia menyentuh luka ku dengan telunjuknya, anehnya luka gores ditangan ku seolah lenyap tak bersisa begitu saja.
selanjutnya dia memegang betisku, lalu bergumam tak jelas.
"aaaaakkkhhhh" teriak ku. "m-maaf ini memang menyakitkan"
"lakukan perlahan" ucapku. "ka-kalau perlahan pr-prosesnya akan lama dan tambah sakit"
dia mengeluarkan tongkatnya dan menyentuhkan tongkatnya ke betis ku, dia mengucapkan mantra dengan suara yang bahkan tak kami dengar.
"AAAAAAKKKKHHHHH" "sshhh kau bisa tidak sih!? ini terlalu sakit!" teriak ku, kakiku rasanya seperti dipotong kecil².
"m-maaf, itu memang sak-"
"ada apa ini!? aku mendengar suara George dari luar" hermione masuk dan berlari menghampiri kami.
"bukan aku, tapi fred. kakinya terkilir dan sedang disembuhkan" Kata George sambil menunjuk perempuan yang menyembuhkanku dengan dagunya.
hermione melirik perempuan tersebut lalu menyapanya "oh hai sky"
"hai hermione" "ini sudah selesai. kau bisa istirahat sebentar sebentar" ucapnya pelan lalu pergi.
"kau kenal dengannya hermione?" tanya ku. "ya tentu, aku sering bertemu dengannya di perpustakaan dan aku belajar banyak mantra penyembuhan darinya!"
"dia agak aneh, dia selalu berjalan menunduk lalu berbicara dengan suara yang pelan dan dia gagap seperti si squirrel" kata ron sambil melipat tangannya di dada.
"dia bukan aneh ron! dia hanya pemalu!" hermione menatap kesal ke ron.
"—tapi dia cukup cantik" kata wood. kami langsung menatap wood yang sedang menampilkan senyuman yang lebar. kami menatap wood karena ucapannya, 5 detik kemudian wood sadar karena kami tatap
"a-apa? anak ravenclaw emang cantik²an?" ucap wood sambil menaikkan bahunya.
💥
"tckkkkk kau melamun apa lagi sih fred?" tanya George sambil menepuk bahu ku.
"tidak, aku tidak melamun" jawabku sambil meluruskan pandangan.
"jadi apa namANYAA OOHH KAU SEDANG MENGAWASINYA YAAA FREDDIE?" George berteriak sambil menatap kedepan lalu tersenyum menggoda.
"mengawasi siapa?" tanya ku. aku mengedarkan pandangan, mencari maksud George sedang mengawasi seseorang.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
rupanya si anak ravenclaw yang dimaksud George,
"eh tak perlu malu kalau kau menyukainya freddie!" George menaikkan kedua alisnya.
" apa?! tidak, kebetulan saja dia depan ku"
kenapa gadis itu terus saja mencul didepan ku, dia memang bukan gadis yang jelek tapi tetap saja dia bukan tipe ku.
"HEYY HEYY, HEYY KAU ANAK RAVENCLAW! FRED MENYUKAI MU!!" teriak George sambil berlari menjauhi ku
"oh my goodness, George!!! stop it!!" aku mengejarnya mencoba menyumpal mulutnya dengan tangan ku. semua orang memperhatikan kami, tak terkecuali anak ravenclaw itu.
resiko punya kembaran akhlakless.
"kau menyukai sky fred?" tanya hermione menghampiri aku dan George diikuti oleh harry dan ron.
"hah? tidak!" jawab ju dengan kesal.
"tapi aku mendengar kau menyukainya" ucap hermione, Harry dan ron mengangguk.
"dasar kau sialan—, tidak itu George mengada². aku lebih memilih Angelina Johnson, terimakasih"
"hati-hati dengan ucapan mu fred, bisa saja besok kau sudah menyukainya" kata ron
"aku? menyukai dia? ah tentu tidak!"
"apa alasan mu tak menyukainnya? dia adalah gadis yang baik, pintar, cantik dan tentu jangan lupa dia pandai menyembuhkan yaa walaupun sedikit misterius" jelas hermione
"misterius hmm? oow fred, aku menantang mu! aku akan menuruti keinginan mu apapun itu, dengan syarat kau harus bisa mendekati si misterius sky" kata George sambil melipat tangannya di dada lalu menaikkan alis nya sebelah.
"aku tertarik? tentu tidak, terima kasih, walaupun kau memberikan ku 1 miliar galleon, aku tetap tak tertarik "ucapku.
"dan aku akan berikan 1 miliar poin minus untuk gryffindor karena masih berkeliaran disini" seorang pria hidung bengkok dengan pakaian serba hitam tiba-tiba muncul tepat dibelakang kami.
"30 poin untuk gryffindor, karena tetap berdiri disin—!"
kami langsung berlari menjauh dari pria hidung bengkok —profesor snape sebelum dia menyelesaikan kalimatnya.
"huuuhhh huuuuuuhhh" "seperti biasa, dia adalah orang yang gila" kata ron sambil terengah-engah. kami berlari masuk ke aula.