I've been spending the last eight months
Thinking all love ever does is break and burn and end
But on a Wednesday in a cafe I watched it begin again....
Hampir dua tahun Seulgi berada di new york menjadi seorang sous-chef Pindah dari korea ke new york merantau untuk menata hati setelah berpisah dari mantan pacarnya. Bukan hanya itu disaat terpuruknya ia mendapat kabar bahwa kedua orang tuanya akan berpisah. Seulgi sangat yakin bahwa kedua orang tuanya memiliki chemistry yang sangat kuat untuk hidup bersama lebih lama. Tapi nyatanya kehidupan yang selama ini di perlihatkan kedua orang tuanya hanyalah untuk menutupi betapa hancurnya sebenarnya mereka selama ini. Ayahnya yang bertahan dengan ibunya sejak mereka di putuskan untuk bersama selama ini ternyata hanya bualan. Walau kedua orangtuanya berusaha untuk saling menjaga satu sama lain, Tapi perasaan itu tidak bisa disembunyikan karena akan selamanya Ayahnya mencintai orang lain yanga ada dikehidupannya sebelum ibunya dan begitupun ibu Seulgi yang juga sudah mencintai orang lain sebelum menikan dengan Ayahnya. Perjodohan bisnis yang membuat orangtuanya terpaksa bersama. Hal yang menyakitkan ini harus Seulgi terima disaat ia juga sedang terpuruk karena cinta pertamanya memutuskan hubungan mereka secara sepihak. Akhirnya Seulgi memutuskan untuk menerima tawaran seniornya saat sekolah dulu untuk bekerja di restorannya di new york.
Alarm digital yang berada pada nakas disebelah tempat tidur Seulgi berbunyi dengan setengah sadar ia mematikan alarm tersebut dan menarik selimutnya kembali beberapa menit kemudian dia duduk disamping tempat tidur mengumpulnya nyawanya dan melihat jam sudah menunjukan pukul 8 pagi. Hari ini dingin seperti biasanya new york memang selalu dingin dan terkadang hujan rintik. Seulgi hanya berbersih diri menggosok giginya mencuci muka dengan beberapa rutinitasnya lalu berganti pakaian bersih bersiap untuk pergi kerja. Selesai dengan berpakaian Seulgi memanggang rotinya dan membuat secangkir kopi untuk sarapan pagi ini. Jangan mengira semua chef yang jago masak akan selalu memasak makanan yang cukup untuk diri mereka sendiri, buktinya Seulgi hanya menyimpan makanan-makanan instan di lemari pendinginnya. Tepat pukul 9:30 ia berangkat menuju restoran.
Hanya berjarak 15 menit berjalan kaki dari apartemennya menuju restoran sekarang Seulgi sudah sampai di depan restorannya. Ia segera menolong Seokjin yang sedang memindahkan barang-barang yang baru saja datang.
"hei pagi Seulgi."
"pagi boss"
"huh tidak usah membantuku, kau persiapkan saja bahan-bahan untuk hari ini"
Kim Seokjin yang merupakan kepala chef dan juga merupakan senior Seulgi ini ialah pemilik restoran Amerika bergaya Korea ini. Restoran Seokjin memang hanya dibuka dari sore hingga jam tengah malam. Tapi karena hari ini kedatangan bahan-bahan untuk stok selama sebulan kedepan jadinya Seulgi dan beberapa staff dapur lainnya datang lebih pagi dari biasanya. Di restoran ini sebagai kepala chef Seokjin, asisten chef Seulgi kepala pelayan Yeri dibantu oleh Dahyun lalu ada beberapa staff dapur dan staff pelayan lainnya.
Setelah semua bahan disiapkan oleh tim dapur saatnya Seokjin menyuruh Yeri untuk membuka pintu restoran. Dan mulailah kehetic-an malam penyajian makan malam di restoran tersebut. Saat mulai tengah malam dimana penyajian mulai selesai Seulgi pun beristirahat dan sesekali mengunjungi para pengunjung untuk menyajikan beberapa dessert. Dengan senyumnya yang ramah dan sesekali memberi lelucon agar membuat pelanggannya merasa nyaman Wanita monolid itu tidak sadar bahwa keramahannya bisa menjadi bumerang untuk dirinya sendiri Karena ada seseorang diruangan itu yang selalu datang untuk makan malam disana hanya untuk memangdangi keramahan dan karisma seorang Kang Seulgi.
Waktu sudah hampir tengah malam New York yang mulai semakin dingin suhu semakin menurun karena matahasi sudah berganti shift dengan bulan, hujan dikota itu tidak henti sejak sore dan bahkan makin deras. Seorang pelanggan wanita yang bertubuh mungil dan sangat cantik keluar dari Restoran Seokjin, ketika akan menuju mobilnya yang diparkir cukup jauh dari restoran ia di hadang oleh hujan yang sangat deras akhirnya si wanita itu hanya bisa menunggu didepan restoran yang sudah tutup itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Short story (fanfic)
Fanfiction#1 Amnesia "Tentang Seulgi yang ingin melupakan Irene" #2 Just a Simple Things "hal-hal kecil yang selalu Irene lakukan untuk Seulgi membuatnya menyadari hal dalam dirinya terhadap sahabatnya itu" #3 Begin Agaian "Seulgi sudah salah menilai cintanya...