acknowledgement

492 47 1
                                    




"Iya kan, makanya tadi aku minta jemput ke Sejeong," kata Jihyo sambil ngaduk ice lemon tea punya Tzuyu, "Tau banget kamu pasti lagi riweuh nyiapin ini itu,"

Tzuyu ngangguk, "Kok dia mau sih jemput kamu,"

"Namanya juga bff," sahut Jihyo cepat, kemudian nyeruput minuman punya Tzuyu.

"Beloved friend forever?"

"Best friend forever!!"

Tzuyu terkekeh pelan, "Eh mau dengerin aku gak?"

Jihyo ngangguk, "Apa apa??"

Tzuyu ngebenerin posisi duduknya, terus natap Jihyo, "Maaf ya.."

"Kenapaaa ih kok minta maaf???" sahut Jihyo sambil ngegenggam tangan Tzuyu.

"Kok aku kurang suka ya kalo kita lagi berdua terus tiba-tiba kamu ngomongin Kak Sejeong," kata Tzuyu, "Hawanya langsung gak enak aja gitu,"

Jihyo senyum, "Kamu cemburu???"

"Ih enggaaaaak," elak Tzuyu, "Aku cuma kurang seneng aja,"

Jihyo gak berhenti senyum, masih ngegenggam tangan Tzuyu, "Aku seneng deh,"

"Kok seneng????"

"Seneng akhirnya pacarku bisa cemburu!!"
















"Seneng akhirnya pacarku bisa cemburu!!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Park Jihyo, 26
Jihyo
Arsitek



Chou Tzuyu, 24TzuyuDokter hewan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Chou Tzuyu, 24
Tzuyu
Dokter hewan

love scenario [ji.tzu]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang