[20.50}
"Permisi, Lulu-nya ada?"
"Eh, ada kak, tunggu aja, bentar lagi udah selesai kok shiftnya."
"Ok, makasih."
"Jeno!"
"Udah?"
"Yup."
"Mau kemana kita?"
"Ikut aja."
"Hmm, oke!"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ke minimarket dulu."
"Iya."
"Kamu apa? Susu cokelat?"
"And Cheet*s"
"Aku bayar dulu."
"Mau ngomong apa Jen?"
"Minum dulu."
"Udah. Mau ngomong apasih ?"
"Jeno ?"
"Ah ? Iya.."
"Kenapa sih?"
"Lu.."
"Iyaa~"
"Aku minta maaf ya,"
"Buat ?"
"Semuan, pokoknya aku minta maaf banget sama kamu."
"Kamu ga mau cerita masalah kamu dulu ? Mungkin aku bisa bantu Jen.."
"Gak, kamu gak akan sanggup Lu. Pokoknya aku minta maaf ya."
"Jeno.."
"Hm?"
"I love you."
"Me too, babe."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
lantas; JENO
Teen Fiction[Perihal merelakan memang skenario yang tak bisa dipungkiri sakitnya, namun percayalah bahwa semesta akan memberi yang terbaik kelak] /start/ 28/05/21 /finish/ 04/06/21 hai! terima kasih sudah mampir di cerita membagongkan ini, happy reading:) -cooc...
