Chanyeol dan Kyungsoo menyembunyikan fakta bahwa mereka adalah pasangan kekasih, bukan tanpa sebab mereka melakukan hal itu. Mereka takut akan pandangan orang sekitar tentang hubungan yang mereka jalin.
Namun salah satu diantara mereka tidak...
Semakin dekat dengan hari acara pensi akan dilangsungkan, Chanyeol, Sehun dan Junmyeong berlatih lebih intens, sehingga Kyungsoo lebih sering menjaga cafe sendiri. "Chan, hari ini kalian akan berlatih lagi? Sampai jam berapa?" tanya Kyungsoo "Iya Kyung, kemungkinan aku akan pulang malam," jawab Chanyeol. "Kalau begitu hari ini aku tidak akan membuka cafe, terlalu lelah membukanya sendiri," ucapnya. "Tidak apa-apa Kyung, istirahatlah di rumah. Maaf aku sudah beberapa hari tidak membantu mu menjaga cafe," Chanyeol berjalan kearah Kyungsoo dan memeluknya. "Kau sudah sangat sibuk untuk mempersiapkan penampilan mu Chan, oh ya aku juga berencana untuk mengunjungi ibu ku hari ini," jelas Kyungsoo. "Seharusnya aku ikut bersama mu," kata Chanyeol. "Aku akan memberitahu ibu kalau diri mu sibuk,"
Setelah Chanyeol berangkat latihan, Kyungsoo pun berangkat sendiri. Dia tiba di rumah ibunya, terlihat ibunya sudah menyiapkan banyak makanannya. "Ibu tidak perlu repot memasak banyak seperti ini untuk ku," ucap Kyungsoo. "Ibu masak banyak bukan untuk mu, tapi untuk menantu ibu," balas ibunya. "Oh itu, maaf bu. Aku lupa bilang kalau Chanyeol tidak ikut, akhir-akhir ini dia sangat sibuk untuk pertunjukan pensi hari minggu nanti," jelas Kyungsoo. "Padahal ibu sudah memasak makanan kesukaannya, ibu memasak opor ayam istimewa untuknya," ibu Kyungsoo terlihat sedikit kecewa. "Maaf bu, ibu bisa membungkuskan untuknya nanti dan akan anak mu ini sampaikan," kata Kyungsoo menghibur ibunya.
Ibu Kyungsoo sudah mengetahui hubungan anaknya dan Chanyeol, itu terjadi dengan tidak sengaja. Hari itu tanpa sepengetahuan Kyungsoo, ibunya datang berkunjung dan saat itu ada Chanyeol disana. Chanyeol sedang memeluk Kyungsoo dari belakang dan memanggilnya dengan panggilan sayang. Ibunya sangat terkejut saat itu, Kyungsoo perlahan-lahan menjelaskan semuanya kepada ibunya. Kata-kata Kyungsoo yang diingat jelas oleh ibunya saat itu adalah "Ibu, aku mencintainya bukan karena dia seorang laki-laki atau perempuan. Aku mencintainya karena dia adalah Chanyeol. Kalau bukan Chanyeol, aku tidak akan mencintainya." Kalimat itu membuat ibunya menyadari bagaimana cinta anaknya itu dan mencoba untuk menerimanya. Sekarang yang terjadi Chanyeol lebih seperti anaknya daripada Kyungsoo.
Sudah sore hari, Kyungsoo pamit pada ibunya untuk kembali. "Jangan lupa sampaikan salam ibu pada menantu tampan ibu," ucap ibunya. "Siap bu," jawab Kyungsoo. Sesampainya di rumah, ternyata Chanyeol belum pulang dari rumah Sehun. Kyungsoo pun membersihkan dirinya terlebih dahulu. Setelah selesai, tidak lama kemudian Chanyeol pun tiba di rumah. "Bagaimana keadaan ibu?" tanya Chanyeol. "Ibu sehat dan dia sedikit kecewa menantu kesayangannya tidak datang, padahal sudah memasakkan opor ayam istimewa untuk mu, jadi ibu membungkuskan untuk mu," jawab Kyunsoo. "Aku merasa sedih mendengarnya, maafkan menantu mu ini bu," ucap Chanyeol. "Aku akan menelpon ibu setelah makan Kyung," tambahnya, Kyungsoo tertawa kecil melihat tingkah Chanyeol. Setelah makan Chanyeol segera menelpon ibu Kyungsoo.
Waktu berlalu, hari dilaksanakan pensi pun tiba. Semuanya bersiap-siap untuk penampilan malam nanti, tidak terkecuali Kyungsoo. Dia juga sibuk membantu persiapan Chanyeol, Sehun dan Junmyeong. "Kalian urutan keberapa tampilnya Chan?" tanya Kyungsoo. "Kami urutan ke 6 Kyung," jawab Chanyeol. "Untuk menghabiskan waktu sampai saatnya tampil, bagaimana kalau kita berkeliling dulu? Banyak sekali yang membuka stan makanan," tambah Chanyeol. "Ayo kita berburu makanan!" ajak Sehun sambil menarik tangan Kyungsoo dan Chanyeol. "Hey! Apakah aku ditinggalkan?" teriak Junmyeong. "Tangan ku hanya ada 2, tidak ada tangan lebih untuk menggandeng mu," jawab Sehun. "Kyungsoo memiliki Chanyeol untuk menggandengnya, dia tidak memerlukan tangan mu," timpal Junmyeong.
Mereka berkeliling sampai dekat waktunya tampil, Kyungsoo menonton ditengah kerumunan orang tidak jauh dari panggung. Sedangkan Chanyeol, Sehun dan Junmyeong berada dibelakang panggung untuk bersiap-siap tampil. Tiba saatnya mereka dipanggil ke atas panggung. Chanyeol menyampaikan beberapa kata sebelum penampilan. "Lagu ini aku tuliskan dan aku nyanyikan untuk seseorang yang telah mengisi hati dalam waktu yang cukup lama dan untuk selamanya," setelah mengucapkan itu mereka memulai penampilannya.
Tak seperti ada dalam mimpi Dan mungkin kau rasakan hal yang sama~ Namun kau hadir disini, rasa ku berbeda Hati ku tak s'perti dulu lagi~ Serasa dunia ku hanya untuk mu Adalah harapan ku disetiap waktu~ Apakah yang kan terjadi? Ku tak tahu pasti, semuanya tentang kita berdua~ Hanyalah dirimu yang aku cinta~ Seperti dongeng yang berdengung selamanya~ Bintang dengarkanlah semua doa ku Setiap waktu ku ingin selalu bersamanya~
Selesai menyanyikan lagu tersebut, tiba-tiba layar diatas panggung memutar sebuah video. Kyungsoo sangat terkejut melihat video tersebut, karena video tersebut adalah video dirinya yang selama ini direkam oleh Chanyeol. Semua orang ditempat itu juga terlihat bingung dengan diputarnya video itu. Diakhir video terdapat tulisan "will you marry me?" Seseorang yang melihat keberadaan Kyungsoo didekatnya berkata "wah wanita mana yang berani melamar mu seperti ini?" Badan Kyungsoo terasa membeku, dia tidak berkata apa pun. Sampai Chanyeol yang berjalan turun dari panggung sambil memegang mikrofon menuju kearahnya. "Kyung, aku minta maaf karena melakukan hal ini. Aku tahu kau tidak ingin orang banyak mengetahuinya. Tapi aku tidak bisa lagi Kyung, aku tidak bisa melihat dirimu menahan diri terus. Aku tidak peduli apa yang orang katakan pada kita, terserah orang mau menilai hubungan kita," ucap Chanyeol, sementara orang-orang disekitar mereka mulai berbisik satu sama lain. Chanyeol melanjutkan ucapannya, ia berkata, "kita sudah menjalin hubungan ini cukup lama Kyung, aku ingin terus bersama mu. Menikahlah dengan ku?" "Kamu mungkin tidak peduli dengan tanggapan orang Chan, tapi bagaimana dengan ku?" tanya Kyungsoo, air matanya mulai membasahi pipinya. Chanyeol terkejut melihat reaksi Kyungsoo, ia ingin mengelap air mata itu. Namun belum sempat dia melakukannya, Kyungsoo berlari meninggalkannya di tengah kerumunan orang.
Chanyeol berusaha mengejar Kyungsoo, namun dia tidak dapat menyusulnya. Kemudian dia memutuskan untuk pulang ke rumah, berharap Kyungsoo ada disana. Sesampainya di rumah, dia tidak menemukan keberadaan Kyungsoo. Chanyeol mencoba menelpon Kyungsoo tapi itu sia-sia, Kyungsoo tidak menjawab telponnya. Hal itu membuat Chanyeol khawatir dan kebingungan.
Kringgg!!!
Telpon masuk dari ibu Kyungsoo, Chanyeol mengangkat telpon tersebut. "Nak, Kyungsoo ada di rumah ibu. Kamu tidak perlu khawatir," ucap ibu Kyungsoo. "Bagaimana keadaannya bu? Aku akan ke rumah ibu sekarang," Chanyeol sangat dengan Kyungsoo. "Sebaiknya besok saja nak, ini sudah malam. Kyungsoo tiba di rumah sambil menangis, Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya ibu Kyungsoo. "Ini semua salah ku, bu. Aku tidak memikirkan perasaan Kyung, tadi di acara pensi," Chanyeol berhenti sejenak, menarik napas yang panjang dan melanjutkan perkataannya. Katanya,"aku meminta Kyungsoo untuk menikah dengan ku." "Nak, kalian sudah dewasa. Ibu tidak ingin terlalu ikut campur, apalagi ini tentang perasaan dan masa depan kalian. Besok cobalah berbicara dari hati ke hati dengannya," jawab ibu Kyungsoo. "Baik bu," Chanyeol pun menutup telpon itu.
Malam itu menjadi malam yang sepi bagi Chanyeol, Junmyeong mengirim sebuah pesan padanya. Setelah membukanya, ternyata ada banyak postingan di twitter tentang kejadian tadi. Ada yang memberikan komentar jahat, namun banyak juga yang memberikan dukungan pada Chanyeol yang telah berani untuk terbuka. Ada rasa penyesalan dalam diri Chanyeol, namun dia tidak ingin menyerah untuk memperjuangkan kembali cintanya.