Day-4 : Fuji Q Highland

260 42 9
                                        

chansoofestID

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

.
.
chansoofestID
.
.
.

Pagi-pagi sekali, Chanyeol sudah berangkat menuju rumah ibu Kyungsoo. Dari semalam ia tidak bisa tenang memikirkan kekasihnya, bahkan dia belum tidur sama sekali.
Saat Chanyeol tiba di rumah ibu Kyungsoo, dia melihat ibu Kyungsoo baru saja pulang dari pasar.
"Selamat pagi bu!" sapa Chanyeol.
"Chanyeol! Kenapa pagi-pagi begini sudah disini, ibu pikir kamu akan ke sini siang nanti," ucap ibu Kyungsoo yang terkejut melihat Chanyeol sudah ada di depan rumahnya.
"Masuklah kedalam, Kyungsoo juga sepertinya belum bangun," tambahnya.
"Baik ibu, biar aku bantu membawakan belanjaannya," katanya sambil mengambil belanjaan dari tangan ibu Kyungsoo, lalu berjalan masuk ke rumah.

Kyungsoo keluar dari kamarnya, dia terlihat baru bangun dan berapa terkejutnya is melihat Chanyeol ada disana sedang membantu ibunya menyiapkan makanan.
"Apa yang kamu lakukan disini?" tanya Kyungsoo.
"Kyung..." ucap Chanyeol.
"Aku bertanya pada mu, apa yang kamu lakukan disini?" sekali lagi Kyungsoo bertanya.
"Apa kamu tidak bisa melihatnya? menantu ibu ini sedang membantu ibu membuat sarapan," ucap ibunya.
"Bu, berhenti memanggilnya seperti itu!" tegas Kyungsoo.
"Soal semalam, aku minta maaf Kyung. Aku sangat egois dengan tidak memikirkan perasaan mu, tapi aku bersungguh-sungguh dengan apa yang aku lakukan," Chanyeol mencoba berbaikan dengan Kyungsoo, sementara Kyungsoo hanya diam.
Memasang wajah datarnya dan tidak melihat ke arah Chanyeol sedikit pun.
"Sekarang di depan ibu mu, aku ingin mengulang kembali apa yang aku katakan semalam. Menikahlah dengan ku, Kyungsoo!" ucap Chanyeol.

Ibu Kyungsoo memperhatikan anaknya, dia mengerti perasaan dan keadaan Kyungsoo saat ini. Anaknya itu memang tipe orang yang sangat terpengaruh dengan pendapat orang-orang disekitarnya. Ibu Kyungsoo juga merasa kagum akan keberanian Chanyeol yang melamar anaknya di hadapan banyak orang dan sekarang di hadapannya langsung.
"Kyung, ibu tahu apa yang sedang kau pikirkan. Dengarkan ibu, kebahagian mu bukan ditentukan oleh pendapat orang-orang diluar sana. Kebahagian mu ditentukan oleh diri mu sendiri," kata ibu Kyungsoo.
Perlahan Kyungsoo melihat ke arah Chanyeol, wajahnya sangat sedih dan sedikit pucat. Ia menjadi khawatir dengan keadaan kekasihnya itu.
"Kenapa wajah mu pucat Chan?" tanya Kyungsoo.
"Aku hanya kurang tidur Kyung, apakah kamu memaafkan ku? Kamu menerima lamaran ku kan Kyung?" timpalnya.
"Iya aku memaafkan mu tapi soal lamaran itu, boleh kah aku memikirkannya dulu. Tolong beri aku waktu," minta Kyungsoo.
"Aku aka memberi mu waktu Kyung, aku sanggup untuk menunggu jawaban mu," jawab Chanyeol.
Akhirnya mereka pun berbaikan dan menikmati waktu bersama ibu Kyungsoo seharian itu.

Ketika mereka kembali ke rumahnya, Chanyeol ingin menebus rasa bersalahnya pada Kyungsoo.
"Kyung, bagaimana kalau besok kita menghabiskan waktu bersama?" ajak Chanyeol.
"Tapi kita harus membuka cafe," jawab Kyungsoo.
"Tidak apa-apa tutup sehari lagi saja Kyung," ucapnya.
"Baiklah, kita akan pergi kemana?" tanya Kyungsoo.
"Kamu akan tahu besok," jawab Chanyeol.

Keesokan harinya, Chanyeol dan Kyungsoo berangkat menuju tempat kencan mereka. Sesampainya di tempat yang dituju Kyungsoo cukup terkejut dengan pikiran Chanyeol.
"Taman bermain?" tanyanya.
"Yup, taman bermain. Ayo kita menghabiskan waktu disini," ucap Chanyeol.
Ia menggandeng tangan Kyungsoo, hari itu Kyungsoo sangat berbeda. Perbedaan yang membuat Chanyeol bahagia, karena Kyungsoo tidak melepaskan gandengannya saat itu. Biasanya jika dikeramaian seperti itu, Kyungsoo sangat menjaga jarak denganya. Chanyeol sangat-sangat senang melihat hal itu.

Satu persatu wahana di taman bermain itu mereka naiki, sampai pada wahana terakhir.
"Ayo naik ini Chan," ajak Kyungsoo.
"Rollercoaster" ucap Chanyeol.
"Ya, apakah kamu takut?" ejek Kyungsoo.
"Tidak, aku berani menaikinya," katanya dengan percaya diri.
Akhirnya mereka pun naik wahana rollercoaster itu.

"Kamu berteriak sangat kencang Chan, telinga ku sangat sakit mendengarnya," ejek Kyungsoo setelah turun dari wahana.
"Bukannya kamu yang berteriak sangat kencang Kyung, dengar suara mu saja berubah," balas Chanyeol mengejek Kyungsoo.
Mereka benar-benar menikmati waktu kebersamaan mereka hari itu, tidak terasa sudah sore dan waktunya mereka pulang.
Saat mereka bersama, terasa waktu berjalan dengan sangat cepat.

TOGETHER (end)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang