Chapter 6

2.6K 323 13
                                    

Saat itu Name sedang makan malam dengan daging kelinci bakar serta jus strawberry yang diberi setetes darah serta ditemani Douma.

Douma selalu menempel pada Name layaknya seperti sepasang kekasih bahkan Akaza menegur douma bahkan menyeret nya karena menganggu Tuanya tersebut

Namun bagi Name itu tidak apa², diam² Kokushibo, Akaza, Douma selalu berdebat siapa yang menjaga Name Tampaknya akan ada Cinta segi empat diantara para iblis ini😂

Malamnya Name pergi diatas bukit untuk melihat kembang api karena ada festival akhir tahun.

Namun saat berada diatas bukit dia melihat Akaza sedang ada disitu

" Akaza kun sedang apa kau disini " Tanya Name

Lalu Akaza menoleh dan tersenyum lebar kala mendapati Name disitu.

" Aku sedang melihat kembang api Nona Name " Ucap Akaza

" Oh benarkah aku juga ingin melihat kembang api" Ujar Name

Saat itu lahh Momen Name dan Akaza melihat kembang api bersama

Back to story

Malam harinya Name.... Pergi ke Asakusa untuk menemui seseorang Name merubah wujudnya menjadi anak berumur 7 tahun dan menaiki Atap perumahan sampailah dia dimarkas pusat pemburu iblis

" Hai gadis kecil apa yang kau lakukan disini " Tanya pemburu iblis?

" Aku hanya ingin bertemu ketua pemburu iblis " Ucap Name

Pemburu iblis itu tidak curiga kalau Name adalah seorang iblis

" Baiklah ayo aku antar " Ucap pemburu iblis

Dan akhirnya Name pun diantar ke tempat ketua pemburu iblis tersebut.

Skip

" Ahh Kibutsuji Name ada keperluan apa kau datang kemari " Ucap Oyakata sama dengan senyum budha nya

Serentak para pilar menatap curiga ke arah Name dan menarik Nichirin mereka

Name pun mengunakan Teknik darah iblisnya dan membuat para pilar menjatuhkan Nichirin mereka

Lalu Name pun merubah penampilannya ke semula Rambut hitam panjang dengan mata berwarna merah sama seperti Muzan.

" Kagaya kau masih bisa bertahan dari penyakit itu" Ucap Name

Seketika terjadi keheningan, Name pun mendekati Oyakata sama

" Apa yang kau lakukan Iblis sialan " geram Sanemi dengan sinis

" Tenanglah Sanemi dia tidak melukai ku " Ucap Oyakata sama dengan senyumnya

Name pun mendekati Oyakata sama tepat didepan wajahnya

" Kagaya boleh kahh aku menyentuh wajah mu " Tanya Name

" Ohh tentu saja Name " Ucap Kagaya

Name pun menyentuh wajah kagaya tiba² Cahaya putih menyelimuti tubuh Kagaya

Seketika wajah kagaya kembali seperti semula dia sembuh dan bisa melihat kembali

" A-aku sembuh " Ucap Oyakata sama dengan tidak percaya

Amane dan para pilar sungguh terkejut sekaligus senang karena Kesembuhan Oyakata sama

Haii kembali lagi dengan Author maaf yahh kalo cerita ngk sesuai dengan pemikiran kalian maaf banget 😣🙏
Tapi Nanti Chapter kedepan nya aku bakal bikin panjang ok seperti biasa jangan Lupa Vote and Komen bye sampai jumpa 😇

𝗟𝗶𝘁𝘁𝗹𝗲 𝗦𝗶𝘀𝘁𝗲𝗿𝘀Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang