Happy Reading
🍁🍁🍁🍁🍁
Seorang remaja tampak sedang termenung dibawah pohon rindang ditaman sekolah.Ntah apa yg dia pikirkan disana. Yang pasti dia lebih menyukai suasana yg tenang dan damai sejak kepergian orang yg dia sayang.Dia juga tidak suka jika ada yg mengganggu ketenangannya.
Namun sepertinya remaja itu akan kehilangan suasana yg selama ini dia rasakan.Itu karna seorang remaja datang dan berdiri di sampingnya. Yap siapa lagi kalau bukan Alvin si anak baru.
Alvin Ghifari Aditama.Remaja yg memiliki kulit tan.Mata beruang dengan iris mata coklat.Bibir tipis berwarna merah muda.Pipi yg chubby dan rambut yg berwarna coklat madu.
"Ternyata lo disini.Btw kita belum kenalan secara resmi.Nama gue Alvin Ghifari Aditama." Ucap Alvin mengulurkan tangannya. Namun remaja tersebut hanya melirik sekilas lalu mengabaikan tangannya.
Tak mendapat balasan dari si empu.Alvin menarik tangannya dan mendudukkan dirinya di bangku yg sama dengan remaja tersebut. Alvin berdehem dan kembali bersuara.
"Suasana disini enak ya,tentram dan damai. Apalagi udaranya juga adem.Pantesan aja lo diam disini." ucap Alvin menutup mata seraya menikmati udara yg menerpa wajahnya.
"Pergi lo!"ucap remaja itu dingin.
Alvin yg mendapat perintah dari remaja disampingnya langsung membuka mata lalu menatap remaja tersebut
"Nggak mau!"tolak Alvin
"Masih banyak tempatkan"ucap remaja tersebut dengan tatapan tajamnya.
"Gue tau tapi gue maunya disini gimana dong?. Dan tuh mata jangan digituin.Mau gue colok?" ucap Alvin mengarahkan jari telunjuk dan jari tengah kearah mata remaja itu tanpa rasa takut.
Tepat saat Alvin mengarahkan jarinya kedepan wajah remaja tersebut.Tak sengaja manik mata remaja tersebut terkunci pada mata coklat milik Alvin.
"Kenapa?,kenapa mata lo mirip banget sama dia.Orang yg hanya sekedar mampir untuk memberikan kebahagiaan yg sesaat dikehidupan gue kemudian pergi begitu saja tanpa adanya salam perpisahan"batin remaja tersebut.
Sadar akan tindakannya barusan. Remaja tersebut langsung mengalihkan pandangannya kearah lain seraya berdiri"Terserah lo" ucap remaja itu yg tak lain adalah Zayn-pergi meninggalkan tempat tersebut.
Saksena Zayn Bimantara.Remaja yg memiliki tubuh yg tinggi.Berkulit putih bersih. Iris mata berwarna hitam pekat.Rahang yg tegas.Bibir tipis berwarna merah muda dan sorot mata yg tajam. Selain itu dia juga ketua dari geng motor Aegis.
🍁🍁🍁🍁🍁
"Dari mana aja lo vin?"tanya Arkan.
"Iya,masa dari toilet aja lama banget" timpal Gavin.
Alvin yg baru kembali ke kantin langsung mendapatkan pertanyaan dari teman barunya. Alvin memang ke toilet.Namun saat dia mau kearah kantin tak sengaja matanya melihat teman sebangkunya sedang duduk sendiri dibawah pohon rindang. Alhasil dia mengubah niat awalnya.
"Hehe maaf ya tadi ada urusan sebentar"ucap Alvin cengengesan.
"Oooo yaudah sini duduk lagi"ucap Saka.
Alvin hanya mengangguk dan mendudukkan diri dikursinya tadi. Lalu mereka semua mulai melempar canda dan tertawa bersama.Apa lagi ditambah adu mulut antara Saka dan Dimas yg menambah seru suasana mereka.
🍁🍁🍁🍁🍁
Kring kring
Bel pulang berbunyi semua siswa mulai berhamburan keluar dari kelas.Namun Alvin masih didalam kelas bersama Dimas dan Saka.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALZA (Tahap Rombak Ulang )
RandomWARNING!!! NOT B×B!!! REAL BROTHERSHIP! "Jadikan gue dan mereka sebagai tempat lo pulang sebanyak apapun luka yg lo bawa" "Kalo tempat pulang itu yg justru memberikan luka yg paling dalam gue harus apa? " "Terima kasih karna telah mengajarkan kami...
