PART 25

210 5 0
                                        

Happy reading

🍁🍁🍁🍁🍁

"Sekarang siapa yg mau jelasin apa yg udah terjadi sebelum gue datang tadi?!.Sekalian jelasin kenapa kalian pada ditraktir Saka.Mangnya ada acara apa?"Saat Alvin baru kembali dari urusannya,dia langsung meminta penjelasan tentang kejadian dikelas dan juga banyaknya piring dan mangkok yg berjajaran di meja makan mereka.

Saat yg lain sibuk menikmati makanan.Salah satu diantara mereka dengan suka rela menceritakan kenapa mereka lemas dan juga ditraktir Saka.

"Jadi gini vin...."ucap Arkan memulai ceritanya

Flashback on

Pagi hari di SMA Garuda Bangsa, tepatnya di kelas XII ipa 1.Semua siswa dikelas itu sedang disibukkan dengan dua kegiatan dikelas itu.Apa lagi kalau bukan mabar dan nobar. Tapi semua itu tidak bertahan lama saat Saka datang ke kelas dan mengajukan sesuatu yg menggiurkan mereka.

"Woi!,gue mau kasih tantang sama kalian semua.kalau kalian berhasil ngelewatinya,gue bakal bayarin apapun yg kalian beli dikantin nanti.
Gimana..tertarik gak kalian?" Ucap Saka menaik turunkan alisnya dengan senyum penuh arti.

Mereka yg mendengar ucapan Saka barusan langsung semangat 45.Siapa coba orang yg mau melewatkannya. Apa lagi mereka termasuk penggemar hal itu.

"Tertarik donggg!"ucap mereka semangat

"Yaudah cepetan!....tantangan apa yg harus kami hadapi?"Saka yg mendapat pertanyaan itu langsung memulainya.

"Tantangannya sih....cukup mudah. Tapi sebelum itu,gue mau kalian tutup jendela sekalian pakai gorden sama pintu juga!"tanpa babibu mereka langsung mengikuti intruksi dari Saka walaupun terdapat tanda tanya besar dikepala mereka.

"Udah...sekarang apa lagi?"

"Kalian buat 2 bentuk persegi dari meja,habis itu kalian masuk kedalamnya.Satu untuk cowok dan satunya lagi cewek."dengan cepat mereka membuatnya dan masuk kedalam persegi itu.

Melihat semua temannya telah mengikuti intruksi konyolnya itu.Ia langsung berjalan menuju pengharum ruangan kelas tersebut dan mematikanya.Hal itu justru membuat mereka semakin bingung dan langsung mengutarakan semua yg ada dipikiran mereka.

"Ini gue bingung dah.Sebenarnya lo mau kasih tantangan apaan sih sama kami?.Pakai matiin pengharum ruangan segala.Mana pintu sama jendela juga lo suruh kami tutup lagi tadi,pengap nih"keluh Dimas.Apalagi sekarang mereka sedikit berdesakan didalam persegi itu.

"Tau tuh gak jelas banget tantangannya.Atau jangan jangan....lo lagi ngerjain kami ya?"timpal Azriel seraya menuduh saja diakhir kalimatnya.

"Sapa yg ngerjain kalian coba.Nih ya gue jelasin dulu.Begini,apa yg gue suruh sama kalian itu...berkaitan dengan tantangannya.Begitupun pengharum ruangan yg gue matiin juga termasuk kunci keberhasilan tantangan yg gue kasih.

Sekarang kalian jangan banyak bacot ok.Karna gue mau kasih kalian peraturannya dulu.Jadi kalian harus tetap didalam situ dan jangan bergerak selama satu menit.yg berati kalian gak boleh gerakin kaki sama tangan kalian walau disituasi apapun.cukup gitu aja,kalian sanggup?"

"Sanggup!"teriak semuanya walaupun ada keraguan dibenak mereka akan peraturan yg dibuat Saka.

"Ok..tapi sebelum mulai,gue mau kalian tarik nafas dalam dalam dan jangan dihembuskan sebelum gue ada diantara persegi kalian,mulai!" Semuanya langsung menarik nafas mereka dalam dalam.Melihat hal itu, Saka langsung berjalan kearah temannya secara perlahan.Namun karna sesuatu semakin mendesak keluar,membuat dia sedikit berlari dan langsung mengeluarkannya.

Preeeeeet

Mereka semua membulatkan mata mereka saat Saka mengeluarkan gas eracun dari lubang pantatnya itu. Apalagi disaat bersamaan mereka malah harus menghirup gas beracun itu.Karna Saka yg meminta mereka menahan Nafas sehingga mereka kehabisan oksigen.

"Anjiirr,ngapain lo kentut disini hah!" Teriak Dimas yg langsung menutup hidungnya.

"Ntah tu si jingan!,mana kentut lo bau bangke lagi"

"Saka sialaaaan....gue belum makan kampret!,malah lo suguhin beginian"

Saka hanya tertawa saat mendengar protesan dari semua temannya. Namun saat dia melihat temannya hendak keluar dari dalam persegi itu langsung menghentikannya.

"Stop!,kalian ngapain keluar hah!, belum satu menit nih!."

"Mau cari udara segarlah goblok!" ngegas semuanya

"Apaan,gak ada!.Kalian gak ingat apa peraturannya tadi.Kalian harus tetap diam disana dan gak boleh gerakin tangan dan kaki.So...turunin tu tangan kalian cepat!.Karna tantangannya udah dimulai dari gue kentut"

"Persetan sama tantangan lo,gue mau keluar"Baru aja mereka mau mendorong meja untuk membuat jalan.Namun tak jadi saat mendengar ucapan Saka.

"Yakin nih mau berhenti ditengah jalan...padahal tinggal 15 detik lagi loh"

"Gue butuh udara segar,tapi juga mau traktiraaaan!"teriak Rangga yg lesu ditempat karna perutnya yg kosong ditambah harus menghirup gas beracun.

Tak beda jauh dengan Rangga,mereka semua memilih bertahan hanya untuk mendapat traktiran dari Saka.

"Jangan tahan nafas ok my friends. cukup kalian hirup kentut gue yg wangi ini kalau kalian gak mau kehabisan oksigen."ucap Saka yg diakhiri tawa yg lepas.

"Wangi mbahmu,kentut bau bangke gini dibilang wangi.Lihat aja dikantin..gue habisin uang didompet lo"batin mereka semua.

Flashback off

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 29, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ALZA (Tahap Rombak Ulang )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang