bagian 8

1.4K 129 14
                                    

Next
.
.
.
.
.

"Hm.. souka" kata tsukasa sambil angguk angguk
"Ah, tapi setelah kuperhatikan kau tidak sedih amane.. kau bahkan terlihat sangat senang dengan yashiro san, itu membuatku muak amane" kata tsukasa sambil menatap tajam amane, amane hanya bisa melihat tsukasa dengan tubuh gemetaran
"Benar juga, tidak ada gunanya aku membunuh dia" kata tsukasa melihat teru
"I..itu benar tsu..tsukasa" kata amane sedikit lega, lalu menurunkan pisaunya
"Fyuh" hela nafas amane, tiba tiba tsukasa berada didekat amane sambil memuluk badannya
"E..e..eh, tsu..tsukasa kenapa?" Tanya amane sambil memelukku
"Amane adalah milikku" kata tsukasa ditelinga amane, pipi amane pun memerah
"Y..ya, tidak ada yang bisa menyangkal itu" kata amane sambil mencoba senyum dan sedikit menghindar dari kepala tsukasa
"Aku senang mendengarnya amane" kata tsukasa memeluk amane lebih erat
"Tapi.. milikku ini bisa direbut oleh gadis berkaki daikon itu.." kata tsukasa dengan logat sedih
"Tidak yashiro tidak mungkin mengambilku,kalo dia dekatku itu ada sebuah kerjaan tsu.." jelas amane
"Aku tidak ingin dia dekat dengan dirimu amane.. hanya aku yang boleh.. hanya aku.." kata tsukasa sambil menghentakkan kakinya
"Eh..." kaget amane, lalu terjatuh kelantai
"Amane kenapa kau memalan sisik putri duyung gendut itu demi yashiro, jadinya kau dan yashiro san itu ada sebuah hubungan, aku cemburu dengan hal itu bodoh!!" Teriak tsukasa sambil membuat amane terbaring dilantai
"Ma..ma..maaf" kata amane ketakutan
"Aku akan membunuh yashiro san" sinis tsukasa, lalu hendak berdiri tetapi tangan ditarik oleh amane
"Jangan pergi" kata amane, tsukasa yang melihat amane kaget, karena mukanya sangat merah, tiba tiba amane memeluk tsukasa
"Ak..aku sangat mencintaimu!" Teriak amane didepan muka tsukasa, lalu menciumnya
"Eh...?" Kata tsukasa pipinya juga memerah sedikit
"Benarkah?" Tanya tsukasa ketika sudah ciuman, dan amane mengangguk
"Maukah kau melakukan sex denganku?" Tanya tsukasa sambil senyum

?" Kata tsukasa pipinya juga memerah sedikit"Benarkah?" Tanya tsukasa ketika sudah ciuman, dan amane mengangguk"Maukah kau melakukan sex denganku?" Tanya tsukasa sambil senyum

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Tidak" kata amane menghindari tatapan mata tsukasa yang berbinar itu

"Setelah kau menggodaku begitu, lalu menolakku dengan enaknya" kata tsukasa sambil memegang pisau amane'Glup' amane yang melihat tsukasa seperti itu sangat ketakutan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Setelah kau menggodaku begitu, lalu menolakku dengan enaknya" kata tsukasa sambil memegang pisau amane
'Glup' amane yang melihat tsukasa seperti itu sangat ketakutan

'BRUK'

Amane memukul tsukasa dengan keras sehingga jatuh dari badan amane (maksudnya kek jatuh ke samping ato apalah gitu), lalu amane melarikan diri sambil membawa teru keluar dari rumah itu
"Maaf, tsukasa, aku sebenarnya hanya menganggapmu adikku saja, tidak lebih!!" Teriak amane, tsukasa hanya mendengarkannya saja lalu menggigit giginya

Ditoilet~!!

"NAKK!!" Teriak amane sambil menghampiri kou yang sedang bersama yashiro
"Hana-" kata kou terputus karena kaget melihat kakak berlumuran darah
"Apa yang terjadi dengan kakakku?!" Teriak kou
"Tsu...tsukasa memukulnya" tunduk amane
"Dimana anak itu?! Aku akan menghajarnya!" Kata kou yang sedang sangat marah
"Aku meninggalkannya dirumah itu.. kau tau, aku hampir saja mati" kata amane sambil duduk
"Hanako kun daijoubo? Ada yang terluka?" Tanya yashiro
"Aku baik baik saja yashiro, hei nak bawalah kakakmu itu ke rumah sakit" suruh amane
(Disini aku rada rada lupa amane panggil kou apa :'})

Ketika kou pergi pergi hanya tertinggal amane dan yashiro, suasana yang sangat hening hingga
"Yashiro, apa kau menyukaiku?" Tanya amane dengan pipi yang sedikit merah
"Eh.. a..aku t-t-ti-tidak menyukai hanako kun!!" Panik yashiro
"Begitukah" heran amane
"E..eum" angguk yashiro
"Yah, padahal aku baru saja berpikir akan punya pacar" kata amane sambil menghela nafas
"Uso desu! Aku menyukai hanako kun >//<" teriak yashiro
*uso = bohong

"Jadi, apakah kau ingin menjadi pacarku yashiro?" Tanya amane
"Y-ya!aku mau!"kata yashiro kesenangan
(Etto ano, untuk yang selanjutnya yashiro bakal kuganti² ya namanya, dari daikon :v,nene,dan namanya yashiro. Didunia asli aku panggilnya sih daikon)

Ditempat tsukasa..

'Jadi, apakah kau ingin menjadi pacarku yashiro?' 'Y-ya!aku mau!'
Sebuah radio memperdengarkan percakapan antara amane dan nene
"Jadi begitu, amane mempergunakan yashiro san untuk menghindariku" senyum sedih tsukasa
"Kalau sudah begini, sekarang gimana?" Tanya sakura
"Kuturuti saja keinginannya" senyum licik tsukasa
"Ha?" Bingung sakura
"Maksudmu kayak lama lama kalau ditinggalkan oleh mu dia bisa cinta denganmu?" Tanya natsuhiko
"Aku tidak mengerti apa yang kau bilang" kata tsukasa mencoba berpikir
"Jadi untuk apa rencana itu?" Tanya sakura
"Kita lihat saja" senyum polos tsukasa
"Ya,baikkah" kata sakura
.
.
.
.
.
.

Oke segini dulu jangan lupa vote komen, dan subs channel aku 'ray tsuki'...

Padahal aku narget hari ni sampe 1000-an kata eh tapi cuma sampe 600-an =>=
Eh btw..
Ada yg punya rekom anime yaoi yg karakternya bagus g? Kalo yg kayak junjou romatica aku gambaran tokohnya kurang suka... oke makasih udah mau baca ^^

Bye bye

Tsukasa x amaneTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang