chapter 16

22 2 2
                                    

Hari ini Alena agak gk enak badan tapi dia memaksakan untuk ke sekolah

Alena berjalan turun ke bawah tangga dan menuju meja makan untuk bersarapan

"Ehh anak mama udah turun,ayok makan dulu" ajak mamanya

"Mah kakak dimana,tumben biasanya dia duluan yg udh stay di meja makan"

"Ohh kakak mu pergi duluan ,gk sempat sarapan tapi mama siapin Bekal, katanya penting jadi harus duluan"

"Yudh kamu sarapan cepat,nanti biar diantar sama sopir "

Alena menganguk dan duduk di kursi makan dan langsung melahap nasi goreng buatan mamanya dengan lahap,selesai sarapan alena bergegas untuk ke sekolah

"Aku ke sekolah yh mah" Alena mencium punggung tangan mama nya ,mamanya pun mencium kening milik alena

Alena berjalan keluar untuk segera ke sekolah,karena sopir sudah daru tadi menunggu Alena

Alena berjalan untuk masuk kedalam mobil

Tiba2 Reyhan datang dan menghampiri Alena

"Pagi bby" sapa reyhan

Alena tak menghiraukan sapaan reyhan

Dan langsung masuk kedalam mobil dan menyuruh sopir untuk melajukan mobil

Tiba2 Reyhan menarik tangan alena

"Na gua minta maaf ,gua reflek kemaren karna lagi emosi"

Alena menghempas cekakan tangan Reyhan

"Dan lu pikir gua peduli!!" Ucap Alena

"Na maafin gua,gua janji gk bakal lakuin lagi" mohon reyhan

"Pak jalan ,nanti saya terlambat" perintah alena

Sopir melajukan mobil meninggalkan Reyhan yg sudah berdiri disana

Alena hanya terdiam di dalam mobil,jujur saja sebenarnya dia tidak tega kepada Reyhan ,tapi gengsinya sangat tinggi

Alena sudah sampai di depan sekolah dan langsung keluar dari mobil memasuki area sekolah

Sementara Reyhan menarik rambut kesal dan langsung melajukan mobilnya menuju sekolah

Alena berjalan melewati rooftop sekolah dan banyak pasang mata siswa siswi yg melihat dirinya daru ujung rooftop

"Kok tumben dia gk sama Reyhan" ucap salah satu murid

"Ehh iyh biasanya kan dia gandengan " balas lagi siswi lainnya

Alena menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah para sisw itu

"Bisa diam gk,gk usah bacot" ucap alena dengan cetus ke arah para gerombolan siswi tersebut

"E-hh maaf " ucap salah satu murid
Dan mereka langsung masuk kedalam kelas mereka masing2 dan membubarkan diri karena takut kepada alena

Reyhan melakuy motornya dan memasuki area SMA pradja murti menuju parkiran

Ia berjalan meninggalkan parkiran seusai memarkirkan motornya dan menuju kelas dengan melewati rooftop sekolah

Alena berjalan menuju kelas tiba2 dicekal oleh anggel dan 2 babunya

"Ehh Alena tumben gk sama Rey" ucap anggel dengan gaya bicara mengejek

"Gua lgi gk mau berurusan sama Lo, mendin Lo Minggir gua muak liat muka Lo" ucap alena

"Ehh marah santai dong "ucap Angel

"Gk usah bacot minggir sana" perintah alena

"Upsss pasti putus sama Rey yh,garaw Rey kemaren lebih mentingin gua dari pada Lo" ucap anggel

AlreyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang