5!!

118 15 0
                                    

"Kukira penguntit, sialan!"

[Name] menceramahi Kuroo ketika sudah diluar cafe. Dua orang lainnya, yang tak lain dan tak bukan adalah Mayu dan Takuma membungkuk meminta maaf.

"Memang kau artis sampai memiliki penguntit?" Kuroo meledek, belum tahu dia.

' Eh? Syukurlah mereka bertiga tidak mendengarnya' ucap [Name] dalam hati, disisi lain dia bersyukur, disisi lain dia juga kesal karena Kuroo meremehkannya.

"Jadi, kita mau kemana?" tanya Takuma, [Name] dan yang lain menatap heran.

"Sejak kapan kau ada disini belalang sembah?!" Tanya Kuroo, jangan tanya kenapa dia begitu, intinya dia punya masalah pribadi dengan sang ketua OSIS.

"Ah ya aku tak sadar ada ketua!" ujar Mayu mengikuti Kuroo.

"Kalian jangan seperti itu" [Name] menasihati, takut jika sang ketua OSIS bisa tersinggung.

Padahal dia sendiri tak sadar ada Takuma.

"Tch"

"Sudahlah, bagaimana katsudon?"

"Ya?"

[Name] menghela nafas, "maksudku, bagaimana kita makan katsudon, aku yang traktir semua"

"Uangmu banyak sekali, kau tidak open BO kan?!" Kuroo menatap [Name] horor.

"Sialan, aku tak serendah itu, kau tak jadi kutraktir. Ayo Kenma, Mayu"

[Name] memukul lengan Kuroo, detik setelahnya ia menyeret Kenma dan Mayu pergi, meninggalkan Kuroo berdua dengan Takuma.

"Anak nakal" desis Kuroo.

"Sudahlah bung, aku tak tahu apa-apa tapi harus bernasib sepertimu, ditinggal [Name]-san. Lebih baik kita menyusul mereka" hibur Takuma.

"JANGAN PEGANG-PEGANG GOBLOK"

Couple : Tahan Dulu 『Kozume Kenma』HIATUSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang