***
" Woey kak, cepetan dikit napah! " teriak gadis sekitar 14 tahun yang sedang berdiri didepan gerbang.
Seorang lelaki tampan yang hampir mirip dengan gadis yang berdiri didepan gerbang. Lelaki itu mendekati gadis itu dengan motor ninjanya.
" Nenek lampir luh! Ayo cepetan naik! " gadis itu merutuki laki-laki yang didepannya ini.
Gadis itu duduk dibelakang laki-laki itu, lalu memegang jaket yang dikenakan laki-laki itu. Dan lelaki itu menancapkan gas nya menuju ke sekolah.
***
Gadis itu turun dari motor laki-laki tadi. Lalu ia melepaskan helem yang dikenakannya tadi.
" Ntar jemput gue! Awas kalo kagak, gue aduin ke papa lo! " ancam gadis itu. Laki-laki itu langsung menoleh ke gadis itu.
" Eh dek, lu apa-apa'an sih? Ngadu-ngadu ke papa lagi, emang gue ngapain? " (nama kamu) tersenyum miring.
" Kakak gue yang paling ganteng yang namanya Alvaro Maldini Siregar, masa pura-pura gak tau sih? " Aldi kini mengelengkan kepalanya.
" Pikun banget sih! Lo pacaran kan sama kak Salsha? " mulut Aldi kini menganga lebar dengan sempurna. Dengan cepat (nama kamu) memotret wajah Aldi dengan i-phone yang digenggamnya sedari tadi.
" Yes dapat! Dah gue masuk dulu, jangan lupa jemput gue! Kalo kagak gue sebar nih foto sama gue aduin ke papa " (nama kamu) berlari meninggalkan Aldi yang sedang merutukinya.
" Ngimpi apa gue punya adek kaya gitu? " ucap Aldi.
***
(Nama kamu) berjalan menyusuri koridor sekolahnya. Kini banyak para siswa sedang berbincang-bincang mengenai idolanya. (Nama kamu) hanya bisa menghembuskan nafas beratnya.
" Gak ada yang lain apa beritanya? Cjr mulu " ucap (nama kamu) didalam hati.
***
Kini waktunya istirahat, para siswa(i) berhamburan keluar kelas menuju kantin. Dimeja pojok kantin terdapat (nama kamu) dengan Amanda. Amanda adalah sahabat terbaik (nama kamu) sejak kecil.
" Man, ntar jalan ke PIM yok " ucap (nama kamu) dengan nada bersemangat.
" Tumben ngajakin gue ke PIM, biasa juga gue yang ngajakin lo ke PIM, itupun juga lo kadang-kadang gak mau " (nama kamu) nyengir kaya kuda dan menunjukkan baby face nya.
" Hehehe, gue pengen beli sesuatu buat kakak gue " Amanda menoleh ke arah (nama kamu) dengan tatapan heran
" Kakak? " (nama kamu) mengangguk sambil tersenyum.
" Gue mau ngasih kejutan buat kakak gue " lagi-lagi Amanda bingung atas ucapan (nama kamu)
" (nama kamu) perasaan lo gak punya kakak deh " ucap Amanda. (Nama kamu) menepok jidatnya.
" Gue lupa astaga! " jerit (nama kamu).
" Nama kakak lo siapa? " dengan susah payah (nama kamu) menelan ludahnya.
" Oh nam..nam..ma kakak gue ya? " ucap (nama kamu) gemeteran.
" Yaiya lah nama kakak lo! Jangan sembunyi'in sesuatu dari gue " (nama kamu) hanya mengangguk lemah.
***
Kini ketiga cogans, ketjeh, cool sedang berkumpul di tempat tongkrongannya.
" Di, gimana hubungan lo sama Salsha? " ucap lelaki yang bernama Kiki
" Baik bang. Lo sendiri? " Aldi tanya balik ke bang Kiki.
" Bang Kiki pacaran sama siapa? " ucap Iqbaal. Kiki melototkan matanya ke arah Aldi, Aldi pun cengengesan
" Peace bang ✌ " Kiki kini melihat ke arah jam tangannya.
" Cepet banget nih waktu, udah jam 4 lagi " kini Aldi melototkan matanya
