Puisi tentang burung dara

7 0 0
                                    


Burung dara-ku

Kau ramaikan gubuk ini

Gubuk sunyi nan gelap

Saat sayapmu diam tanpa kepak

Hinggap di jendela yang lama tak terawat


Dalam gelap, samar kulihat

Sepasang sayap putih tanpa noda

Dengan sepasang mata indah menyala

Milik seekor burung dara

Yang mungkin turun dari surga


Perlahan gelap itu sirna

Kau datang dengan secercah cahaya

Kau obati satu demi satu luka

Sehingga akhirnya yang tersisa

Hanya impian agar kau di sini selamanya


Dahaga itu lenyap tanpa bekas

Dibasuh sejuknya senyum hangat

Yang menetes lembut dari kepak sayap


Saat kau beranjak terbang

Wahai burung daraku

Aku sadar

Banyak hati yang menginginkanmu

Banyak impian yang mengharapkanmu

Banyak jiwa yang merindukanmu

Banyak mata yang mengagumimu

Banyak tangan yang ingin merengkuhmu


Kau singgah dari satu istana ke satu istana

Yang hanya bisa kusaksikan

Dengan tawa dan air mata


Saat besok matahari menyapa

Kembalilah wahai dara

Sebelum rembulan melepaskan senja

Akan kuubah gubuk nestapa

Menjadi sebuah surga

Tempat kita tulis semua cerita

Tentang kita dan hanya milik kita


Dengan air mata yang tak kunjung jatuh

Jombang, 16 Oktober 2021

Hati Yang LelahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang