Kandungan veli sudah memasuki 4 bulan dan sedikit menonjol,dan vero semakin overprotektif dan semua pekerjaan diurus pembantu.
Hari ini vero berencana mengajak veli pergi ke dokter kandungan untuk memeriksa kondisi veli dan bayinya.
Vero memakai celana treaning warna hitam dan baju putih setengah lengan dan ditutup pakai jaket gengnya.Sementara veli memakai dres biru langit dan memakai sepatu.
Setelah semuanya selesai mereka berjalan ke arah mobil dan perlahan meninggalkan apartemen.•••
Sesampainya di rumah sakit mereka turun dan menyatukan tangan mereka, vero dan veli mulai berjalan melewati koridor ia berjalan menuju tempat pendaftaran.Setelah mendapatkan nomor Vero memilih duduk dgn veli sambil menunggu gilirannya.
"Liat deh kak perut ibu ibu hamil itu gede banget"ucap Velli
"Ya kan orang hamil memang begitu kan dalamnya isinya bayi"balas vero
"Kok ngeri ya"mendadak merinding veli
"Kok ngeri?"
"Iya kyk balon mau ledak"balas veli dgn polosnya
"Iya kyk balon tapi kalau perut gk meledak ".
"Kalau gk meledak keluar dari mana kak?"
"Hmm"ucap vero sedikit bingung,veli terlalu polos atau???."Ibu Velli Alexander silahkan masuk"panggil suster
"Udh ayok masuk Lo udh dipanggil"ajak Vero
"Iya kak"jawab veliD.Ruangan
"Mari mas bantu istrinya naik"ucap seorang dokter
Vero hanya mengangguk dia memasang wajah datar dan dingin itu mah udh jadi khasnya yaa
Dokter pun mulai memasangkan selimut dan menaikkan sampai dibawah perut lalu menyingkap baju veli sedikit dan terlihat perut yg sedikit menonjol.Dokter mulai memberikan gel dingin di atas perut veli dan menunjukkan sebuah bayi yg masih berusia 4 bulan itu di monitor.vero hanya melihat dengan seksama ia tdk menyangka umur 18 sudah mau mempunyai anak.
"Sehat ya bayinya"ucap dokter
"Kira kira yg perlu diperhatikan apa saja dok?"tanya veli
"Ya seperti jangan banyak pikiran,tdk boleh terlalu stres,makan yg bergizi, minum vitamin,dan jangan lupa suaminya ikut membantu istrinya ya"jelas dokter panjang lebarVero Hanya mengangguk tanpa mau mengeluarkan suara dgn wajah datar dan dingin.
"Aneh sekali suaminya ini dingin dan datar kok bisa mbak ini betah"batin dokter
Setelah selesai dokter menurunkan baju yg sedikit terangkat dan menurunkan selimut, setelah mendapatkan resep vero dan veli lngsung keluar dan menuju apotek.
Ketika berada di apotek mereka bertemu dengan seorang wanita yg hanya menyapa vero dan melihat sinis ke veli...
"Hai Vero"sapa wanita tersebut
"..."
"Kok gk dijawab sih aku Tiara yg mau dijodohkan sama kmu, tapi karena wanita j*Lang itu kamu nolak"ucap Tiara sambil sinis ke veli
"Lo yg jalang, datang datang langsung nyocot tuh mulut,dan satu lagi jangan ngarep gw mau sama lo kyk Tante Tante girang"balas vero dgn dingin dan lngsung membawa veli yg masih menunduk."Liat aja tanggal mainnya velii,dan vero kmu akan menjadi milik aku sayang"ucap Tiara sambil tersenyum miring

KAMU SEDANG MEMBACA
BADBOY MY SWEET HUSBAND {END}✔️
Teen Fiction•Seorang gadis yang harus hidup sendiri di kontrakan sederhana dan mempunyai sahabat yg sama sekali menerima apapun keadaannyaMempunyai wajah yang cantik, baik, dan lembut yang membuat semua kaum lelaki nyaman. {Velli Alexander} •Seorang cowok bad...