Malam ini hujan deras sekali,kedua suami istri itu memilih berdiam di kamar.Dan sekarang posisinya Vero yg sedang Mabar bersama kedua sahabatnya lewat hp,veli hanya melihat tayangan tv di dalam kamarnya.Veli yg sedang menonton film tiba-tiba perutnya kontraksi lagi ia langsung mengelus nya ia mulai kontraksi dari tadi bangun tidur.Vero yang mendengar desihan segera matanya beralih pada veli dan benar saja veli sedang mengusap usap perut nya dgn meringis..
"Knp lagi?"tanya vero
"Kontraksi palsu lagi kak"jawab veli
"Kerumah sakit aja ya?"ajak Vero dgn raut khawatir
"Enggak usah disini aja dulu kalau kontraksi nya makin kuat kita kerumah sakit".
"Ywdh sekarang tiduran ya aku elusin perutnya".
"Iya kak"Veli mulai berbaring dan perutnya dielus oleh vero.Vero yg sedang mengelus nya ia merasakan bahwa anaknya sedang nendang dan sedikit berputar.Ia terus mengelus nya sampai veli tertidur dan ia memutuskan untuk ikut tdr juga disamping istrinya tak lupa ia mengecup dahi veli.
"Good night My wife"
"Good night baby"•••
Sekarang sudah pukul 1 dini hari veli tiba-tiba bangun dari tidur nya karena ia merasakan perutnya semakin sakit,ia membangun kan Vero.
"Kak Vero bangunn"ucap velli sambil sedikit merintih
"Kak".
"Hm?"
"Bangunn perut aku tambah sakit kak shh"
"Ha?"Vero kaget sampai2 rasa kantuknya hilang
"Kak sakittt"veli meremas baju Vero
"Ywdh ayok ke RS"Vero perlahan turun dan memakai jaket geng motor nya,dan memakaikan Hoodie berwarna putih ke veli dan perlahan menggendong nya untuk menuju mobil.Perlahan mobil Vero berangkat meninggalkan rumah,Vero sedang menemani veli di belakang dan di depan yg menyetir pak Tono supir pribadi dari ayahnya.
Dari tadi veli merintih sakit terus sambil meremas jaket milik Vero dan sesekali menggigit bibir bawahnya karna sudah tdk tahan, sementara Vero ia membiarkan veli melakukan apa saja yg dia mau kalau itu bisa mengurangi rasa sakitnya.
"Tarik nafas buang"instruksi Vero
"Huh...huhh...huh..sakit kak"lirih veli
"Ya tenang yaa tarik nafas lagi,pak cepetan dong"pinta vero
"Ya den"Setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai di rumah sakit vero bergegas menggendong veli dan memanggil para suster untuk membantunya,sang suster lngsung menyuruh Vero menaruh veli di brankar, setelah veli dibaringkan di brankar suster pun mendorong nya untuk masuk ke ruang persalinan, sementara Vero ia harus menunggu di luar.Kemudian arah kaki mengarah kepadanya ia melihat keluarganya, sahabatnya,dan sahabat veli.
"Gmn ver veli ?"tanya Mona
"Blm"singkat Vero
"Gmn veli nak kata dokter gmn?"tanya Mama vinka
"Masih diperiksa ma"
"Wah bntr lagi jadi hot Dady nih padahal masih umur 18 tahun"ucap seno
"Yoii btw selamat ya ver".balas felix
"Anak gw blum keluar"sinis Vero
"Ya biar gk susah2 sih dari pada bilang nanti mending bilang sekarang"
"Kalau gk iklas gk usah ngucapin"datar vero
"Iklhas kok"jawab FelixCeklek
"Gmn dok?"tanya vero
"Ya mbak veli masih pembukaan 5 mungkin besok jam 5 kalau gk 6 man bayinya lahir,kalau begitu saya permisi"ucap dokter setelah itu melenggang pergi
"Busett tuh dokter tho the point bnget"ucap Seno
"Hooh aneh rumah sakit ini Nerima dokter yg bicara nya lngsung tho the point "balas felixSekarang mereka sedang berada di ruangan veli kecuali ayah Dion dan mama vinka yg pulang untuk istirahat karna disuruh oleh vero biar besok pagi balik kesini.Saat ini veli sedang tidur karna tadi sempat mengalami kontraksi lagi.
"Kasian veli pasti sakit bnget tuh"ujar Mona
"Iya Mon mana umurnya masih 17 ngeri dah umur segitu udh ngerasain melahirkan". balas Seli.Lain dengan Vero dari tadi ia hanya duduk diam di sofa karna sangat khawatir dgn kondisi veli seno dan felix lama lama Gedeg dgn tingkah laku Vero istrinya lagi mau melahirkan ia malah ngelamun.
"Woyy ver lu knp sih diam mulu sana temani istri lu"ucap Felix
"Iya ver bntr lagi veli kontraksi lagi kan barusan lu liat sendiri gmn?"balas seno
"Gw takut"lirih Vero
"Apa yg mau ditakuti?"
"Gww takut kalau liat veli kesakitan kasian ini semua salah gw juga,gw yg udh buat dia begini".
"Udahlah ver Lo ngapain sih mikir masalalu lagi semuanya udh kyk gini jangan selalu kyk gini trus veli butuh Lo"jelas Seno
"Sekarang Lo temani veli gw keluar dulu sama Felix,Mona, dan Seli"Setelah kepergian mereka Vero mendekati veli dan lngsung mengecup dahi nya.perlhan ia mengelus perut veli"dek cepet keluar ya kasian mama bantu mama ya"ucap vero berbicara dengan bayi nya.
"Shhh aduhh kak sakit lagiii shhh aduhh"rintih veli dan lngsung meremas rambut Vero
"Shutt tenang yaa tdr lagii"ucap vero sambil menenangkan veli yg sedang kontraksi lagi
"Aduhh ..shhh..huh..huhh...shhhh"rintih veli

KAMU SEDANG MEMBACA
BADBOY MY SWEET HUSBAND {END}✔️
Teen Fiction•Seorang gadis yang harus hidup sendiri di kontrakan sederhana dan mempunyai sahabat yg sama sekali menerima apapun keadaannyaMempunyai wajah yang cantik, baik, dan lembut yang membuat semua kaum lelaki nyaman. {Velli Alexander} •Seorang cowok bad...