20.Welcome baby boy

3.3K 157 0
                                    

Kini pembukaan veli sudah 9 sekarang Vero sedang menuntun veli agar jalan jalan kecil supaya pembukaannya cepat dari tadi Vero Hanya mendengar rintihan veli yg selalu bergumam"sakit" Vero sungguh kasihan karna veli menahan sakit sendirian andai aja ia juga merasakan nya ia akan membuat semua sakit yg dialami veli ditaruh di dirinya saja.

"Aduhh kak gk kuatt shhh,,,huhh..huhh..huhh..shhh...kak hikss.. sakittt,,huhhh,,huhhh"rintih veli sambil bersandar di dada Vero dgn tangisan nya.
"Yg kuat yaa bntr lagi adek bayinya lahir trus gk sakit lagii"ucap vero
"Aduhhb sakittt gkk kuattt eghhh"balas veli dan tiba-tiba ia mengejan kecil
"Syg jangan ngejan dulu kita balik yaa lihat pembukaannya".

Ketika hendak berjalan ke ruangan bersalin tiba tiba veli ngerasain ada air yg mengalir di pahanya ia menghentikan langkahnya dan melihat ke bawah dan benar saja air ketubannya pecah..

"Kak ketuban ku pecah"
"Ha?ywdh Ayok cepetan hati hati"ucap vero sambil menuntun veli dgn hati hati

Sesampainya di ruangan veli lngsung dibaringkan dokter pun memeriksa nya dan pembukaan veli sudah sempurna semuanya keluar hanya dokter, suster dan Vero yg menemani veli.

Dokter perlahan mengambil sarung dan menaruh nya di atas perut veli dan mengangkat kaki veli untuk ditekuk dan sedikit ditutupi oleh sarung itu,Vero duduk di kursi yg berada di dekat kasur veli dan  menggenggam tangannya..dan dokter pun mulai menginstruksi kan veli

"Ayok tarik napas dalam-dalam dan hembuskan perlahan setelah itu dorong sekuat mungkin"ucap dokter
"Huhhh..huh...eghhhhhh...hahh.."veli lngsung mengikuti ucapan dokter sambil menjambak rambut Vero

Vero hanya bisa pasrah saja ia lebih baik diam dan memberi semangat pada veli.

"Ayok ulangi lagi tarik nafas lagi habis itu hembuskan yaa dorong".
"Huhh..Eghhh...Eghhh..eghh...hahhh.."kali ini veli menarik narik jaket Vero dan mulai meremas nya sehingga jaketnya sedikit sobek Vero biar saja ia tdk peduli jaketnya rusak atau tdk,itu semua tdk penting.
"Ayok semangat yaa sedikit lagi"ucap vero memberi semangat
"Aduhhhh....eghh..eghhhh...huhhhh...huhhh...huh...eghhhhh"ejan veli
"Ayok mbak sedikit lagii".
"Gkk kuat dokter....Akhhhhhhhhhh"ejan veli panjang dan keluar lah bayi mungil yg mereka tunggu selama sembilan bulan

Oekkk...

Oekkk...

Oekkk...

"Alhamdulillah bayinya laki sehat saya bersihkan dulu"ucap dokter dan membawa bayi veli untuk dibersihkan

Vero dan veli sudah menangis karna bayi mereka sudah keluar, begitu pula veli kesakitan nya semua tlh terbayar oleh bayi kecilnya yg lahir

"Mkshh sayang"ucap vero sambil memeluk dan mencium semua wajah veli
"Iya kak,aku mau istirahat dulu capek"
"Tapi kmu gk kmn2 kan?"
"Ya nggk lah aku mau tdr capek"
"Kirain kmu.."
"Udh gk usah macem macem".
"Iya iya ywdh aku keluar dulu".

Vero perlahan keluar dari ruang persalinan dan melihat semua orang menatap nya dan bertanya gmn keadaan veli,Vero hanya mengangguk pertanda baik baik saja setelah nya ia menuju ke tempat bayinya ia melihat bayinya sedang tdr sambil menggeliat geliat seperti ulat,anaknya ini sama persis sekali dengan wajahnya.

"Welcome baby VERNANDO"Batin vero

BADBOY MY SWEET HUSBAND {END}✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang