episode 9

4 1 2
                                    



" Jadi gimana ceritanya lo bisa kayak tadi ren? " Tanya Lea sambil membawa pesanan mereka

" Gimana ya ceritanya...... " Ujar rena ragu      " Gue lupa la hehe " Lanjutnya bohong

" Gak usah bohong lo, gue tau lo bohong ya ren! " Ngegas lea

" Cepetan cerita!! "

" Iss.... Iya iya gue ceritain " Ujar rena menyerah

" Jadi tadi tuh gue kan lagi-"

FLASHBACK ON

" sumpah panas banget hari ini " Ucap rena

" Tapi gak papa kalo dihukum bareng lo " Lanjutnya sambil melihat ekspresi anggara

Datar....
Satu kata yng dapat mendeskripsikan ekspresi anggara sekarang

" Anggara lo marah ya gue ngadu ke pak indra soal lo yang ikutan manjat? " Tanya rena basa basi

" Menurut lo! " Ujar anggara sinis

" Ya maaf.... Lagian lo nya sih pake bilang kalo gue kerdil, kan gue jadi ngambek! "

" I don't fucking care! " Tegas anggara tak memandang lawan bicaranya

" Iss lo nih cuek banget sih jadi cowok " Ucap rena " Senyum dikit napa? " Perkataan rena tak di ubrik oleh anggara

Dia memilih diam dari pada harus mengeladeni sikap perempuan di sebelah nya .

" Lo itu ganteng tauk "

" Lo gak mau gunain kegantengan lo gitu buat dapetin pacar? "

Melihat anggara yang menatapnya dengan tatapan predator membuat rena merasa takut sekaligus gugup

" B-biar lo gak jomblo lagi! " Rena mencoba untuk tidak gugup dan membalas tatapan anggara tak kalah intens nya

Sunyi, Canggung
Dua kata yang tengah terjadi sekarang ,
Rena dan Anggara terpaku cukup lama antara satu sama lain

' ni beruang kutuk kenapa liatin gue gitu amat sih? ' pikir rena dalam hati

'G-gue kan jadi gerogi! ' lanjutnya

Akhirnya setelah berhasil mengumpulkan kekuatan, rena membuka suara terlebih dahulu

" Lo kenapa liatin gue kayak gitu?! " Ucap rena was was

" Awas lo ya kalo sampai macem macem! " Ancam nya

" Atau jangan jangan lo suka lagi sama gue pada pandangan pertama! " Ucap rena pede

" Ngaku aja! ,Gak papa kok lagian gue udah biasa kali " Paksa rena

" Dih malah diem aja lu tong, gue lagi ngomong ini! Kalo orang ngomong tuh liat matanya bukan bibirny-" Rena menghentikan ucapannya ketika sadar tatapan mata anggara beralih ke bibir nya

" W-woy g-gue ngomong ini! " Gugup rena namun tetap ngegas

Bukannya berhenti , Anggara malah tetap dalam posisi diam mematap bibir rena dengan muka datarnya

" L-lo jangan macem macem ya!! " Ujar rena was was

Anggara berjalan mendekati rena membuat jarak di antara mereka semakin menipis

' i-ini g-gue mau di cium apa gimana?! ' ucap rena histeris di dalam hati

Tubuh anggara semakin dekat dengannya
' fiks gue mau di cium sama Anggara! ' fikirnya lagi

' sumpah gue harus apa nih? ' panik rena

' tutup mata aja lah, bodo amat! ' histeris rena lalu menutup matanya sambil memanyunkan bibirnya

ANGGAREN Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang