" Jadi gimana ceritanya lo bisa kayak tadi ren? " Tanya Lea sambil membawa pesanan mereka
" Gimana ya ceritanya...... " Ujar rena ragu " Gue lupa la hehe " Lanjutnya bohong
" Gak usah bohong lo, gue tau lo bohong ya ren! " Ngegas lea
" Cepetan cerita!! "
" Iss.... Iya iya gue ceritain " Ujar rena menyerah
" Jadi tadi tuh gue kan lagi-"
FLASHBACK ON
" sumpah panas banget hari ini " Ucap rena
" Tapi gak papa kalo dihukum bareng lo " Lanjutnya sambil melihat ekspresi anggara
Datar....
Satu kata yng dapat mendeskripsikan ekspresi anggara sekarang" Anggara lo marah ya gue ngadu ke pak indra soal lo yang ikutan manjat? " Tanya rena basa basi
" Menurut lo! " Ujar anggara sinis
" Ya maaf.... Lagian lo nya sih pake bilang kalo gue kerdil, kan gue jadi ngambek! "
" I don't fucking care! " Tegas anggara tak memandang lawan bicaranya
" Iss lo nih cuek banget sih jadi cowok " Ucap rena " Senyum dikit napa? " Perkataan rena tak di ubrik oleh anggara
Dia memilih diam dari pada harus mengeladeni sikap perempuan di sebelah nya .
" Lo itu ganteng tauk "
" Lo gak mau gunain kegantengan lo gitu buat dapetin pacar? "
Melihat anggara yang menatapnya dengan tatapan predator membuat rena merasa takut sekaligus gugup
" B-biar lo gak jomblo lagi! " Rena mencoba untuk tidak gugup dan membalas tatapan anggara tak kalah intens nya
Sunyi, Canggung
Dua kata yang tengah terjadi sekarang ,
Rena dan Anggara terpaku cukup lama antara satu sama lain' ni beruang kutuk kenapa liatin gue gitu amat sih? ' pikir rena dalam hati
'G-gue kan jadi gerogi! ' lanjutnya
Akhirnya setelah berhasil mengumpulkan kekuatan, rena membuka suara terlebih dahulu
" Lo kenapa liatin gue kayak gitu?! " Ucap rena was was
" Awas lo ya kalo sampai macem macem! " Ancam nya
" Atau jangan jangan lo suka lagi sama gue pada pandangan pertama! " Ucap rena pede
" Ngaku aja! ,Gak papa kok lagian gue udah biasa kali " Paksa rena
" Dih malah diem aja lu tong, gue lagi ngomong ini! Kalo orang ngomong tuh liat matanya bukan bibirny-" Rena menghentikan ucapannya ketika sadar tatapan mata anggara beralih ke bibir nya
" W-woy g-gue ngomong ini! " Gugup rena namun tetap ngegas
Bukannya berhenti , Anggara malah tetap dalam posisi diam mematap bibir rena dengan muka datarnya
" L-lo jangan macem macem ya!! " Ujar rena was was
Anggara berjalan mendekati rena membuat jarak di antara mereka semakin menipis
' i-ini g-gue mau di cium apa gimana?! ' ucap rena histeris di dalam hati
Tubuh anggara semakin dekat dengannya
' fiks gue mau di cium sama Anggara! ' fikirnya lagi' sumpah gue harus apa nih? ' panik rena
' tutup mata aja lah, bodo amat! ' histeris rena lalu menutup matanya sambil memanyunkan bibirnya

KAMU SEDANG MEMBACA
ANGGAREN
Short StoryMey Rena selviana gadis berparas cantik yang tumbuh di dalam keluarga yang sangat berkecukupan. sejak kecil ia selalu di tinggal kan oleh orang tuanya dengan alasan pekerjaan, yang membuatnya tumbuh menjadi sosok gadis yang haus akan perhatian dan k...