Aku Yang Jatuh Cinta
Biji kopi
Mari berlayar
Hati hati ada typo
Happy reading
.
.
.
Pulang sekolah gang EXO berencana untuk kumpul kumpul di apartemen yang mereka beli dari hasil patungan, walaupun mereka dengan gampang bisa membeli satu orang satu apartemen mereka memilih untuk patungan agar lebih adil
Apartemennya juga sangat mewah, uang yang mereka gunakan untuk membeli apartemen ini adalah uang hasil mereka lomba, untuk kebutuhan air, listrik dan makanan setiap satu bulan sekali bergantian setiap anggota untuk membayarnya
Satu persatu sudah sampai di apartemen mereka mulai melaksanakan kegiatan masing-masing, ada yang mengerjakan tugas sekolah ada yang bermain game, ada juga yang tidur, dia adalah Jongin karena dia merasa tidak enak badan, sampai sampai saat dia berada di apartemen ini langsung pergi ke kamar tidur tanpa menyapa teman-temannya
Jongin satu kamar dengan Chanyeol, awalnya dia sedikit kecewa karena tidak bisa bersama Sehun, tapi lama kelamaan dia mulai menerima itu, Chanyeol juga satu-satunya orang yang mengetahui bahwa Jongin suka Sehun
Chanyeol tahu hal itu saat Sehun jadian dengan mantan pacarnya, saat itu dia yang sedang berkumpul merasa khawatir karena Jongin tidak keluar dari kamar selama tiga hari penuh,Chanyeol pun harus tidur bersama Xiumin yang mamang tidak memiliki roommate, karena khawatir dan tidak enak terus tidur bersama Xiumin, Xiumin sih tidak masalah yang jadi masalah itu kasur yang ada di kamarnya, karena ukurannya yang tidak memungkinkan untuk tidur berdua apalagi Chanyeol tinggi besar, terhimpit lah Xiumin di antara tembok dan badan bongsor Chanyeol
Dengan itu semua Chanyeol membuatkan tekad dan menghancurkan kunci pintu kamar yang di tempati oleh Jongin
Keadaan Jongin sangat kacau, tubuhnya sangat kurus, kelopak matanya hitam dan membengkak, Chanyeol segera menelpon ambulans, agar Jongin bisa cepat di tangani oleh orang yang lebih profesional
Di rumah sakit Chanyeol sesekali menemani Jongin, dan di sanalah Jongin berterus terang, Chanyeol yang mendengar itu bersimpati, dia juga merasa sakit mendengar penuturan Jongin
Sejak saat itu Jongin tidak pernah diberi kunci kamar agar dia tidak mengunci diri lagi, kamar Chanyeol dan Jongin juga di beri peredam suara agar Jongin bisa bercerita dan menangis di dalam kamar tanpa orang lain ketahui kecuali Chanyeol pasti
Chanyeol yang baru sampai ke apartemen tidak langsung ke kamar untuk menyimpan barang barang yang di bawa dia malah duduk bersama yang lain di ruang keluarga
"Chanyeol jangan menyimpan barang sembarangan, cepat simpan tas itu di kamarmu" ucap Suho yang sedang membantu Kyungsoo memasak dan melihat Chanyeol datang
Chanyeol segera menyambar tasnya dan langsung berlari ke arah kamar, masuk ke kamar dan menyimpan tas ke meja, menghampiri Jongin dan memeriksa keadaannya, suhu tubuh Jongin sangat tinggi tapi dia menggigil
"Ini pasti karena kemarin kamu ngasih payung kamu sama Sehun kan? Dan berakhir kamu hujan-hujanan, mana rumah kamu paling jauh dari sekolah" ucap Chanyeol
"Hehehe aku baik-baik aja kok, nanti juga sembuh" Jongin
Chanyeol menghembuskan nafasnya, dia sudah bicara berkali-kali untuk melupakan Sehun dan Jongin selalu mencoba tapi nyatanya itu tidak pernah berhasil, Jongin tidak pernah bisa melupakan Sehun, padahal waktu itu dia mencobanya dengan dekat bersama orang lain agar melupakan Sehun dan ternyata Sehun masih tetap berkeliaran di kepalanya
"Kalau begitu nanti aku bawakan makan dan obatnya, kau tidurlah lagi" Chanyeol
Jongin tersenyum mendengarnya
"Terima kasih Chan, kau yang terbaik" Jongin
"Huh, kau bicara seperti itu hanya ketika kau merasa tidak enak, tenang saja kita itu sudah seperti keluarga, kita pasti saling membantu sekuat yang kita bisa" jelas Chanyeol
Jongin tersenyum dan memejamkan matanya, rasa-rasanya mata dia akan keluar jika tidak segera menutup kelopak matanya
Chanyeol keluar dari kamar dan menuju Suho
"Kak" panggil Chanyeol kepada Suho
Suho yang tengah fokus teralihkan
"Tolong buatkan makanan untuk Jongin , dia sakit" ucap Chanyeol
Menunggu balasan dari Suho setelah itu dia kembali duduk bersama Baekhyun dan Chen yang sedang bermain game
Tidak lama Sehun datang, dia segera duduk di sebelah Chanyeol menyenderkan kepalanya di pundak Chanyeol
"Kau kenapa Sehun?" Chanyeol
"Aku baik-baik saja, biarkan aku tidur sebentar" ucap Sehun dengan kepalanya yang masih menyender di bahu Chanyeol
Chanyeol membiarkannya dan memainkan handphone nya, Chen dan Baekhyun pergi dari sana, membiarkan mereka berduaan, dan pergi menuju ruang makan, mereka berbincang-bincang dengan Xiumin dan lay yang menunggu makanan dengan cara mengobrol, kadang Suho dan Kyungsoo juga menanggapi obrolan mereka
"Baekhyun tolong panggilkan Chanyeol dan Sehun" perintah Suho
Baekhyun menjalankan seperti apa yang di perintahkan, Chanyeol dan Sehun mengekorinya di belakang
"Wah, makanannya kelihatan sangat enak" puji Sehun
Tidak hanya Sehun yang memuji, Chanyeol, Baekhyun, Chen, Lay, dan Xiumin juga ikut memuji masakan Suho dan Kyungsoo
Mereka makan dengan khidmat, selesai makan Chanyeol dan Sehun yang mencuci semua piring kotor dan wajan bekas masak, tapi sebelum mencuci Chanyeol menyempatkan diri membawa makanan untuk Jongin
Chanyeol membawa makanan yang sudah di pisahkan dan obat menuju ke kamar Jongin, mengetuk pintu dengan pelan dan masuk ke kamar
"Jongin bangun, ayo makan dulu, terus minum obat" ucap Chanyeol
Jongin perlahan membuka kelopak matanya, menundukkan dirinya dan menyandarkan punggungnya ke kepala ranjang
"Kau bisa makan sendiri?" Tanya Chanyeol
Jongin mengangguk, Chanyeol menyimpan nampan tadi di nakas, membawa meja khusus agar Jongin bisa memakan makannya di atas ranjang
Menunggu makanan Jongin habis, membukakan obat untuk Jongin, Chanyeol memberikan obat tadi ke Jongin, dan dia meminumnya, menyimpan gelas, Chanyeol membereskan kembali meja yang dipakai Jongin
"Semoga cepat sembuh" ucap Chanyeol
Chanyeol keluar dari kamar dan menutupnya, dia membawa piring dan gelas kotor ke tempat cuci piring untuk dia dan Sehun cuci
Setelah selesai membereskan itu semua, mereka berkumpul di ruang keluarga, membicarakan banyak hal, tertawa, dan saling melemparkan candaan
.
.
.
TBC
Hai, ketemu lagi sama aku😭
Maaf lama banget, aku kehilangan semangat nulis aku😭
Dan dengan di updatenya cerita ini semoga kedepannya aku makin rajin update 😭
Semoga kalian suka ya, maaf pendek banget, see you guys next time, bye
Dipublikasikan 27 Febuari 2022
Dipublikasikan ulang 19 September 2022
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku Yang Jatuh Cinta
FantasyBerulang ku ketuk aku mencintaimu Tapi dirimu tak pernah sadari Aku yang jatuh cinta
