Hingga hujan redah, kita masih ragu siapa yang ingin memulai.
Jarum jam terus berputar semakin mendesak tapi kau dan aku masih egois.
Hingga akhirnya rela menyiksa diri.
Malam semakin pekat dan kita tetap saling menunggu siapa yang memulai
"Aku mencintaimu".
ANDA SEDANG MEMBACA
Tentang Kita
ПоэзияKu kira kehadiranmu itu cuma sekadar teman namun kita telah pergi jauh. Kini, kehilangan dirimu itu menjadi salah satu ketakutan dalam diriku.
