✎ 177. Luka yang Abadi

11 1 0
                                        

Di bawah langit jingga, aku membawa raga bersama harapan yang 'tak kunjung nyata.

Hancur. Hati yang selalu berharap agar dicintai, lagi-lagi hanya tersakiti.

Luka yang dulu belum sepenuhnya sembuh, malah kambuh.

Patah. Aku juga patah, bakal hampir memilih menyerah karena kalah oleh keadaan.

Sampai kapan ini semua menghampiriku?

Raga dan hati ini, bukan untuk ditemani oleh luka yang abadi, bukan?

—Vanila Anjani 🦋

ASMARALOKA [Terbit] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang