33. end

2.7K 81 3
                                    

"ka El ayo bangun dong, udah 2 hari ka El ngga sadar-sadar" ucap kanara

"Ra, kata dokter kan kita harus nunggu 3 hari" ucap bunda

"Ya masa ka El ngga bosen sih pingsan Mulu, kanara aja yang nungguin nya bosen"

"Ohh, jadi kamu bosen nunggu Elvaro"

"Sedikit" ucapnya

Setelah berbincang lama tak di sangka jari El pun mulai bergerak

"Ra, ja-jari elvaro" ucap bunda

"Wahh, iya bunda gerak, udah kaya di sinetron aja"

"Ish kamu ini cepet panggil dokter"

"Suster aja bunda yang gampang tinggal pencet tombol kesini sendiri"

"Yaudah terserah kamu"

Kanara pun mencet tombol merah itu dan beberapa saat kemudian suster pun datang

"Ada apa ya Bu?"

"Ini sus tadi suami saya tangganya gerak-gerak, kayanya dia udah sadar deh"

"Sebentar ya saya panggilin dokter"

"Tau gini tadi nurut bunda supaya langsung panggilin dokter" batin kanara

"Kan apa kata bunda kamu sih susah di bilangin" batin bunda

"Iya sus"

Suster pun pergi untuk memanggil dokter

"Kan bunda bilang juga apa, Langsung panggil dokter"

"Hehe, sesekali bunda nyusahin suster"

"Ish kamu ini"

Setelah menunggu beberapa menit akhirnya dokter pun datang

"Saya priksa dulu ya"

"Iya dok"

"Wah keadaan nya semakin membaik, dan El sekarang sudah sadar luka-luka yang di bagian wajah juga sudah mulai mengering"

"Alhamdulillah"

"baik Kalau begitu saya permisi ya"

"Iya dok trimakasih"

"Iya sama-sama"

Setelah itu dokter pun pergi dari ruangan tersebut lalu di susul dengan susternya

"Ra kamu belum makan kan?" Tanya bunda

"Belum bund"

"Yaudah bunda beli makanan dulu ya di kantin kan anak km juga perlu makan"

"Iya bunda sayang"

Bunda pun langsung pergi ke kantin rumah sakit untuk membeli makanan

"Ra.." bisik El

"Kenapa ka?" Kanara pun kembali menjawabnya dengan berbisik

"T-tolong ambilin minum"

"Iya ka" kanara pun langsung mengambil air putih yang ada di meja samping kasur rumah sakit dan langsung membantu El untuk duduk dan meminumnya

"Ra..m-maafin ka El ya udah buat kamu c-cemas" bisik El

"Iya ka ngga papa yang penting ka El selamat aku udah seneng" bisik balik kanara

"Ka El, kok kita ngomong-nya bisik-bisik sih?" Tanya kanara dengan wajah polosnya

"Seharusnya ka El yang nanya kenapa kamu ikutan bisik-bisik?"

El pun ingin tertawa melihat tingkah isterinya itu tapi apalah daya, dia ingin tertawa tapi di pipinya ada luka bakar yang belum sembuh jika ia tertawa dia akan merasakan sakit

ELNARA  [Sudah Terbit]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang