ENAM

886 158 3
                                        

Haloo sobat🤎💨
Bertemu lagi dengan saya cicil yang paling cantik,imut, baik hati dan tidak sombong 😭👍

Gaisekkk.,..

🐷🤍

Spily menatap penuh kekecewaan pada Arshaka yang memeluk Nora. Tampaknya lelaki itu sangat menyayangi mantannya itu. Spily sadar Arshaka menjadikannya milik lelaki itu hanya karena ingin memenuhi wasiat sahabatnya Laskar tapi entah mengapa hati kecil Spily teriris melihat itu. Sepertinya Spily harus membiarkan mereka bersatu ia tak ingin dirinya menjadi benalu dalam hubungan Arshaka. Pria itu bahkan sudah cukup baik terhadapnya.

Gadis itu tersenyum walau hati tak sesuai dengan wajahnya kemudian beranjak dari balik tembok.

Spily menghampiri Khalisa terlihat ada Abun yang berusaha menenangkannya dan tak lupa pula Fadhli dan Galang yang juga ada di sana "Udah khal gue gakpapa kok" katanya mengelus bahu sahabatnya sembari tersenyum.

"Lo tu bener bener ya Ly!! Lo masih bisa aja senyam senyum padahal Lo liat sendiri cowok Lo sama cewek lain!" Marah Khalisa tak habis pikir.

Spily mendudukkan tubuhnya di samping Khalisa "Shaka gak salah, gue yang salah gue yang masuk ke kehidupannya. Lagian dia juga deket sama gue kan bukan karena suka ataupun cinta dia sama gue ada karena wasiat Laskar,sahabatnya"ucapnya.

Semua terdiam mendengar itu. Spily mengatakan yang sebenarnya iya, itu memang benar.

"Dia udah menuhin wasiat cowok gue. Dia jagain gue karena perintah cowok gue. Gue juga udah bahagia sama dia selama dua tahun ini, tapi gue gak bisa maksa dia buat suka sama gue. Dia bebas nentuin pilihannya dan gue sebagai pacar titipan gak bisa apa apa" ucap Spily lagi.

Lagi lagi Khalisa,Abun, Fadhli dan Galang terdiam melihat senyuman Spily. Mengapa gadis ini begitu sangat kuat? Apa yang ada di dalam hatinya?

Hati khalisa mencelos mendengar itu "hati Lo terbuat dari apa sih Ly?" Tanyanya dengan mata yang berkaca-kaca. Khalisa selalu lemah jika melihat senyum palsu sahabatnya itu.

"Hati gue mungkin terbuat dari baja" jawab Spily dengan kekehannya.

"Gue duluan" pamitnya.

🐊💨

Spily menatap kosong ke arah televisinya yang menyala. Gadis itu memang sedang menonton televisi namun pikirannya masih berada pada peristiwa tadi siang.

Gadis itu membuka WhatsApp nya berharap diberi penjelasan oleh Arshaka namun yang ia dapatkan hanya pesan dari Khalisa dan mama papanya.

Spily lebih dulu membaca pesan dari sahabatnya itu menurutnya mama dan papanya bisa belakangan saja, pesan mereka juga tak penting penting amat

Khall🐷
Maafin gue ya Ly soal tadi gue emosi gue gak akan lakuin lagi deh beneran. Tapi jangan marah sama gue,gue gak kuat tanpa Lo beneran deh.

Me
Lebay Lo sialan! Santai, gue cuman kecewa sama
Shaka aja kok bukan sama Lo

Khall🐷
Ahh Lo itu emng bestod gue yang paling b aja

Me
Anak anjing🤍

Spily tertawa membaca itu. Ia beralih membuka pesan dari mamanya.

Mama
Mama gak bisa datang jenguk kamu
Kamu udah besar kamu bisa jaga diri
Kamu sendiri. Mama udah transfer

Gadis itu hanya tersenyum pedih kemudian melihat pesan papanya berharap papanya tidak akan sibuk seperti mamanya.

Papa
Papa lagi liburan sama keluarga papa jadi papa gak bisa jenguk kamu. Tapi kamu tenang aja papa udah transfer.

Spily tertawa kecil sembari menggeleng gelengkan kepalanya sungguh sangat luar biasa dunia ini. Ia mulai bersih bersih lalu mengambil tasnya kemudian pergi entah kemana.

Disisi lain Arshaka mengacak rambutnya frustasi. Apa yang cowok itu lakukan pada Spily? Apakah cowok itu keterlaluan terhadapnya? Arshaka benar benar tak tau apa yang harus dirinya katakan pada Spily.

Sejujurnya ia menolong Nora karena perintah Mami dan papi Nora kemarin.

Flashback on

Arshaka mematikan telfonnya dan Spily kemudian beranjak keluar dari kamar. Cowok itu mematung melihat Nora yang berada di hadapannya lengkap dengan mami dan papinya.

Sebenarnya jauh di dalam hatinya,cowok itu masih menyimpan rasa pada mantannya itu namun keadaan lah yang membuat mereka putus. Ya tepat saat Nora ingin pergi ke Belanda, Nora memutuskan hubungan mereka.

Nora berdiri dari duduknya kemudian berlari memeluk Arshaka "aku kangen banget sama kamu" ucapnya.

Arshaka tak membalas dan juga tak melepaskan pelukannya itu. Pelukan yang sama,pelukan hangat yang selalu bersamanya dulu.

"Eh udah kangen kangennya sini duduk" panggil Donny papi Nora.

Dengan Nora yang bergelayut manja di lengannya, Arshaka menuruti perintah Donny.

"Om titip Nora yah disini jagain dia baik baik dia mudah nangis dan kamu tau itu" ucap Donny

"Jangan buat anak Tante nangis" lanjut damara mami Nora.

"Iya" jawab Arshaka tak banyak kata yang bisa keluar dari mulutnya karena shok.

Flashback end

Arshaka menghembuskan nafasnya gusar menggingat kejadian tadi malam. Dengan perasaan yang berkecamuk, cowok itu mengirimi Spily pesan.

Me
Maafin gue Ly, tadi gue cuman mau ngelakuin perintah Mami papinya Nora supaya gak buat dia nangis.

Bocil gue😘
Hak Lo

Me
Maafin gue Ly,besok gue jemput ya

Bocil gue😘
Iya

Sudah Arshaka pastikan bahwa Spily masih marah kepadanya. Cowok itu gagal, gagal menjaga Spily, gagal menjalankan wasiat sahabatnya,gagal membuat Spily bahagia.

🐊💨

Spily terduduk di kursi rumah sakit menatap hasil cek up miliknya lagi. Bukannya makin membaik, itu malah makin membuat leukimianya makin bertambah parah.

Gadis itu merasa sangat lemah saat ini. Dia menunduk menatap kertas itu sembari menangis mengumpati dirinya sendiri.

"Kenapa Lo ngak ngomong sama gue Ly? Kenapa Lo nyembunyiin semuanya ke gue?" Tanya seseorang.

Spily menggangkat wajahnya menatap orang itu dengan mata yang masih tak henti hentinya mengeluarkan air mata. Khalisa mendudukkan dirinya di samping Spily yang sangat rapuh. Spily menyenderkan kepalanya di bahu sahabatnya itu "gue lemah Khal" ucapnya

"Lo gak boleh ngomong kayak gitu lagi Ly,Lo punya gue" ucap Khalisa.

"Kita bisa lewatin ini bareng bareng"lanjutnya.

🐊💨

Hai gimana part ini?

Part 7 aku UPDATE MALAM INI 😘

CICIL 🐷

Aruka -TERBITTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang