DELAPANBELAS

719 71 4
                                        

Hallo apa kabar hm?
Hari ini aku update🥰

Absen dulu pake nama kota kalian🌿

Jangan lupa klik bintang ya. Itu berguna banget soalnya.

➡️ Happy reading ⬅️

_____________

Spily menatap bahagia ke teman temannya. Gadis itu jadi mengingat lagi saat Laskar menjailinya dengan ikan.

Flashback on

Laskar tak henti hentinya mendekatkan ikan yang masih hidup itu ke arah Spily yang memasang wajah kesal dan cemberutnya. Laskar memang sangat menyebalkan namun dia juga sayang pada cowok itu.

"Ih Laskar geli!!"

"Haha ikan ini jelek banget mirip elo!"

"Dih enak aja!"

Spily kemudian menyiram Laskar menggunakan air sungai dan membuat baju Laskar menjadi basah. Laskar menyempitkan matanya kesal lalu mengejar Spily yang mulai berlarian.

Akhirnya aksi kejar kejaran pun di mulai.

Flashback end

Spily sangat Ingat waktu itu. Gadis itu sangat sulit melupakan Laskar. Entah apa yang cowok itu miliki yang jelas Spily sangat mencintai Laskar.

Setelah mengambil cukup banyak ikan, saatnya mereka kembali ke rumah pohon dan membakar ikan itu. Khalisa mengabadikan setiap momen yang mereka lakukan tanpa jeda.

Sudah sore jadi mereka memutuskan untuk bermalam saja di sini. Galang membuat api lalu segera membakar ikan yang tadi mereka tangkap. Spily duduk di depan api sembari menatap langit malam serta Arshaka yang berada di sampingnya sembari merangkulnya. Tak lupa juga Abun dan Khalisa yang tak bosan bosannya menebar kemesraan. Dan Fadhli yang sibuk mengumpulkan kayu bakar.

Fadhli berdengus kesal "berasa jadi babu gue sama yang bulol!"

Spily menatap Fadhli polos "bulol apaan?" Tanya gadis itu.

"Bucin tolol!" Sahut Galang yang mengembalikan ikan ikannya yang mulai masak.

Spily melepaskan rangkulan Arshaka lalu duduk di samping tebing yang agak curam Arshaka ingin menyusulnya, namun Galang mencegahnya "gue mau ngobrol sama via" ucap Galang.

"Gue udah berapa kali ngomong ke lo, gue gak suka lo manggil Ily lo pake nama itu!" Sarkas Arshaka.

"Apa urusan lo? Mantan juga bukan" cibir Galang mengoreksi.

Galang lalu mendekati Spily dan duduk tepat di samping gadis itu sembari merangkulnya. Sejujurnya Galang sangat menyayangi Spily, bahkan juga mencintai gadis itu. Namun cowok itu memendam perasaannya dan membiarkan rasa itu menghilang di telan waktu.

Lagi pula Spily dan Arshaka sangat bahagia dahulu. Galang sangat tidak menyukai jika Spily menangis bahkan sampai terluka. Apalagi yang melukai gadis itu adalah sahabatnya sendiri. Galang tau bahwa Spily dan Arshaka memang hanya pacaran karena wasiat dari Laskar tapi Galang melihat mata Arshaka yang sepertinya sangat mencintai Spily membuat cowok itu mundur.

Aruka -TERBITCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang