DUA PULUH TIGA

593 52 7
                                        

Hallo aku kembali 😴

🎶🎧Putar musiknya ya! Biar rileks❤️🔥

⚠️Typo bertebaran dan diminta untuk menandai setiap typo!!!⚠️

Terimakasih 🔥

📖 HAPPY READING 📖

📖 HAPPY READING 📖

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

____________

Spily tersenyum menatap foto-fotonya dan Laskar. Ia sebenarnya ragu untuk masuk dengan keluarga baru papanya. Namun ia harus bisa mencobanya dan merasakan bagaimana rasanya memiliki keluarga yang lengkap dan harmonis. Spily merasa Hasna sangat tulus dan hangat, Spily bahkan bisa luluh dengan sikap hangat wanita itu padahal mereka baru saja bertemu.

Spily mulai membereskan pakaiannya satu persatu lalu keluar dari kamarnya. Terlihat Abun yang sibuk dengan ponselnya. Ia menggeleng tak menyangka Abun, pacar sahabatnya dan orang yang selalu bertengkar dengannya ini akan menjadi kakak untuknya.

Abun tertawa sinis melihat Spily yang juga melihatnya "apa?!" Sewot Abun.

Spily menyengir "gimana ya, kalo Khalisa tau elo kakak gue. Dia pasti gak percaya deh" kata Spily sambil terkekeh kecil.

"Gue aja masih gak nyangka. Tapi gue harap lo bisa nerima nyokab gue"

"Semoga aja" gumam Spily yang masih bisa di dengar Abun.

Abun tak berhenti memaki Spily. Cewek itu tidak ingin langsung pulang dulu melainkan memilih untuk makan membuat Abun rasanya ingin menyumpal perut karet milik Spily yang sialnya adalah adiknya kini "lo tuh gak ada kenyang kenyangnya sama sekali ya! Tadi lo bahkan udah makan banyak di rumah!"

Spily melotot tak terima "eh sialan lo! Manusia itu butuh makan, dan sekarang gue laper! Lo harus bisa jadi kakak yang baik dong"

"Terserah!"

Spily bahkan sangat rakus. Cewek itu sudah memakan tiga mangkuk bakso yang membuat Abun menutup mukanya karena malu "sumpah bukan adek gue. Bener deh!"

"Apa lo bilang?! Gue bilang nanti ke mama! Biar lo di sate sekalian!" Sewot Spily. Mungkin mengganggu kakaknya adalah hobi barunya sekarang.

"Enak aja lo! Nanti cewek gue nangis kejer" ucap Abun.

Spily menatap sinis kakaknya "dih! Sahabat gue cantik! Dia bisa cari yang lebih ganteng dari elo"

"Gitu amat adek gue" cibir Abun.

Setelah puas menikmati lima mangkok bakso, Spily dan Abun akhirnya pulang.  Sesampai mereka di rumah, ternyata Hasna tengah tertidur di depan televisi. Mungkin Hasna sedang menunggu kepulangan mereka.

Aruka -TERBITCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang