27

0 1 0
                                    

tiba tiba Ibrahim menelepon keyla

ibrahim
assalamualaikum dek lagi ngapain

keyla
waalaikumusaalam lagi ngambil berkas di bagasi, ente sendiri

Ibrahim
lagi ngopi bentar, inget apa yang ane bilang gak boleh makan mie

Keyla
nggih raka

ibrahim
yo wes ane mau ngelanjutin perjalanan rayi baek baek di situ

keyla
iya raka, udah dulu assalamualaikum

ibrahim
waalaikumusaalam rayi

setelah ibrahim menutup telfon nya keyla menuju ruangan nya, ning iza yang tak sengaja mendengar keyla

"maaf ustadzah key ditunggu bang fauzan di taman"ucap ning iza
"eh ning iza, kok manggil nya ustadzah sih manggil biasa aja kek dulu"ucap keyla
"maaf ustadzah, ummi yang nyuruh begini"
"em baiklah"

keyla menuju taman ndalem

"ya allah raka?  siapa kah yang ustadzah keyla maksud, aku harus menanyakan nya"batin ning iza

"assalamualaikum maaf gus ada perlu apa memanggil saya"ucap keyla yang cool
"waalaikumusaalam ustadzah saya ingin menyampaikan sesuatu, em saya ingin mengutarakan perasaan saya"ucap gus fauzan
"? "isyarat keyla
" saya menyukai kamu sejak dulu namun saya tidak bisa mengatakan nya dan baru sekarang saya dapat melakukan nya, maukah kau menikah dengan ku"ucap gus fauzan ia sungguh gugup saat ini

Sedangkan key ia bagaikan di sambar petir di siang bolong, gus fauzan mengungkapkan perasaan nya sedangkan ia tak memiliki perasaan itu pada gus fauzan

"ya allah aku bimbang disini aku menjawab iya atau tidak aku menyukai raka ibrahim tetapi gus fauzan tentu ia akan merasa sedih, namun raka ibrahim dia juga menyukai ku dia mencintaiku lebih dari diri nya sendiri"

"aku tau key kamu butuh waktu untuk ini aku akan menunggu hingga satu bulan berlalu semoga kamu mendapat jawaban itu"

"maaf gus saya harus pergi, tidak enak dilihat santri lain nya"
keyla langsung pergi

isma yang melihat keyla mondar mandir di samping mobil nya menghampiri nya

"key" isma menepuk pundak nya perlahan

"eh isma"
"kamu kenapa hm"
"emm"
"ayolah cerita key ada apa"
"aku bingung is, gus fauzan ngelamar aku tadi dan aku?  aku ga ada rasa apa pun"
" key ibrahim baik sama kamu dia sangat menyukai mu itu terlihat jelas di raut wajah nya"
"terus gimana dong, gus fauzan ngasi aku kira kira 1 bulan buat mikir"
"eh bentar is ada yang nelfon tunggu sini ya"

keyla merogoh kantong nya melihat benda pipih yang ada di tangan nya, panggilan dari ibrahim

"raka ibrahim ada apa kok nelfon lagi"

keyla mengangkat vidio call dari ibrahim

ibrahim
assalamualaikum dek maaf ganggu aku dah sampai niki teng ndalem

keyla
waalaikumusaalam engga papa, alhamdulillah kalo udah nyampek

ibrahim
ini umi mau ngomong sama kamu

Cahaya dilangit Pesantren Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang