2

17 11 0
                                    

hari demi hari kulalui, ku rasakan kembali keharmonisan keluarga ku.
dari papa yang mulai bersikap lembut kepadaku dan mama
dari mama yang mulai bisa tersenyum seperti dulu
dari mereka yang mulai bercanda dan tertawa bersama
dari mereka yang mengajakku berlibur dan bersenang-senang
dari mereka juga yang mulai fokus pada diriku dan menyayangi ku seperti dulu

tapi ternyata semua itu tidak seperti yang kukira
semua nya tak berjalan lama

seperti biasa, mereka mulai bertengkar hanya karna hal hal kecil dan lagi lagi ku menyaksikan pertengkaran mereka.

saling membentak dan berbicara kasar
lagi lagi ku hanya bisa menangis tanpa bisa memisahkan mereka.

aku merasa, aku seperti anak yang tak berguna bagi mereka.
aku tak tau apa yang mereka ributkan.
kembali dengan rasa takut dan hanya bisa menangis sambil menutup kedua telingaku.

mama kembali melihatku menangis, ia menghampiriku lalu memeluk dan menenangkanku

saat itu, mama tidak bisa menahan tangisnya
mama memelukku dan  mama menangis
aku dan mama sama-sama menangis
sedangkan papa, dia pergi begitu saja tanpa berucap apapun kepadaku ataupun mama

mama membawaku ke kamar dan memelukku sampai aku tertidur

pagi harinya, kulihat mama tidak ada di sampingku
kembali lagi aku menangis mengingat kejadian semalam.
tak mau membuat mama khawatir aku segera menghapus air mataku

aku tidak mau membuat mama khawatir
aku tidak mau membuat mama kepikiran
aku tidak mau sampai mama sakit

aku sayang mama, aku sayang papa

call me oviiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang